Menjaga Hati

November 27, 2016



 
Sumber Pic : Pixabay.com - Edited by Me

Bismillaahirrohmaanirrohim…
 
Hello world… long time no see you all… 3 hari yang lalu saya ada acara Kelas Inspirasi di Jember. Alhamdulillah saya bisa berkesempatan untuk ikut dan berbagi di dalamnya. Nah, sebelum saya mereportasikan acara yang sungguh berkesan tersebut, saya ingin sedikiit curhat mengenai menjaga hati nih, gaes. Nasib si LDR.ers yang sudah saya dan Mamas ambil. Xooxoxoxo…

Tak mudah bagi LDR untuk terus baik-baik saja dalam menjalani hubungan, apalagi perihal komunikasi dan juga ketemuan. Udah fix memutuskan tanggal dan juga hari, tetapi mendekati hari H, ada saja berbagai halangan yang seharusnya bisa digunakan untuk meet up, emalah ke pending….

Yah… hal itu sudah sangat biasa bagi kami. Apalagi persoalan menjaga hati. Ini nih yang menurut saya syulit banget. Nggak Cuma ujian hidup para jombloers yang mungkin kena bully orang-orang sekitarnya, bahkan yang LDR pun juga demikian, tak jauh beda lah dengan mereka. Hihii… masak hubungan sama hape. Diihh… bomat lah…

Ada juga sih, ujian di mana kita harus menjaga hati pasangan. Tatkala kita butuh sesorang untuk sedikit paham, juga mengerti apa yang kita butuhkan, etapi pasangan masih sibuk dengan rutinitasnya, dan begitu dimintai tolong untuk just listening for a moment, dia nggak bisa. Terkadang kita juga memutuskan untuk share kepada mereka yang dengan senang hati menerima keluhan kita.

Belum lagi saat di mana kita dipertemukan kembali dengan seseorang yang pernah hadir di masa lalu kita. Dia yang dulu sangat mengesankan, kini ia telah jauh lebih mengesankan. Andai ia jadi milikku lagi saat ini. Mungkin itu bayang-bayang yang bisa saja terjadi pada pasangan namun berusaha kita tutup-tutupi, kita sembunyikan demi menyenangkan sekaligus tak ingin membuat pasangan kita sakit, sedih, kecewa, apalagi cemburu.

Iyes, siapa juga yang nggak cemburu kalau pasangan kita begitu kagum dan ingin bersama seseorang di masa lampaunya. Yang mungkin kalian lebih mengenalnya dengan sebutan mantan.


Kita hidup untuk masa sekarang dan juga masa depan,
Bukan masa kemarin yang telah terlampaui


Udeh… apalagi kalau ada sesosok yang teramat kita idamkan dan jauh dari pasangan kita, disitu kadang kala membuat kita jadi ikut menyesali. Andai sosok tersebutlah yang menjadi pasangan kita. Sosok yang seharusnya juga ada pada diri pasangan kita. Bukan pada orang lain tersebut. Membuat kita jadi bimbang dengan hubungan bersama pasangan. Apalagi sampai-sampai terbayang untuk sekedar kata “putus” demi mengejar sosok yang kita harapkan yang berlawanan dengan pasangan kita.

Kalau sudah begitu, terbayang bagaimana jika hubungan yang sudah berjalan sejauh ini bisa pupus sampai di sini? Padahal berdarah-darah kita mempertahankan hubungan jarak jauh ini supaya kita bisa terus bersama. Tak mudah bagi kita meluangkan waktu di kala rasa capek dengan rutinitas yang kita miliki. Tapi demi pasangan yang jauh di sana, dia rela melakukannya.

Dan masih ada banyak lagi rupa-rupa ujian sang LDR, dari orang-orang yang mendukung kita untuk memutuskan jalinan bersama pasangan sebelum terlambat, hingga lain-lain lagi. Bukan berarti satu kota lantas membuat kita memutuskan untuk bisa bertemu dengan mudah. Inilah jalan yang kita pilih di awal kita berhubungan. Tak mudah bagi kita untuk sembarangan bercerai-berai karena kobaran di luar kita.

Walaupun membangun jauh lebih sulit daripada merobohkan. Saya lebih memutuskan untuk bertahan. Bertahan untuk masa depan yang tak pernah saya tahu. Tapi saya yakin akan janji-janji-Nya yang berusaha saya layangkan di sela-sela doa saya ketika berjumpa dengan-Nya di 5 waktu dalam sehari. Semoga jalan yang saya pilih. Yang kami pilih, dari awal, hingga akhir nantinya membawa berkah.

Cukuplah dengan menjaga hati pasangan… membuat kita semakin memperat hubungan, walaupun terbatas tempat juga ketemuan. Biarkan esok hari senantiasa indah seiring berjalannya waktu.

Tetap semangat yaa para LDR.es…

Feel free to drop your comments ya gaes….

Wringintelu, 28 November 2016
Khoirur Rohmah



You Might Also Like

8 komentar

  1. selalu berpikir positif pada pasangan harus lebih dimiliki utk pasangan LDR ya...

    BalasHapus
  2. Terenyuh euih..
    gimana gitu bacanya, ini mah kek aku. huhuhuuu. ldr
    menjaga hati biar indah nantinya.

    semangat.

    BalasHapus
  3. Mbak.. Rohmah.. Aku kok jadi pengen curhat juga ya? Hihi. Semangat ya mbak. Setrong!

    BalasHapus
  4. saya Mba, sejak pacaran hingga menikah ini terus-terusan menjalani LDR, hehehe :)

    BalasHapus
  5. hahahhaha ,,,, kalau aku mah udah kenyang sama yg namanya LDR, tanpa status dan de el el wkwkwk

    BalasHapus
  6. Menjaga hati pasangan ya, tipsnya :))
    thanks for sharing

    BalasHapus
  7. selamat menjaga hati buat yang LDR. hehe
    yang penting komunikasi dan kepercayaan harus tetap terjaga. ya gak

    BalasHapus

Terima kasih sudah membaca dan berkunjung kemari.
Salam kenal, jangan lupa tinggalkan komentar kalian ya, supaya bisa berkunjung balik. Hhee. ^_^

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Contact Me

Jika ingin mengontak saya untuk keperluan publikasi, kerjasama, ataupun pertanyaan lain tentang blog ini bisa dengan mengirim email langsung ke rurohma95@gmail.com.
Terima kasih -
Copyright by Khoirur Rohmah
Fastabiqul Khoirots

Like us on Fanpage

Kicauan Saya