‎ ‎
personal lifestyle blogger jember

Insiden di Pergantian Tahun 2024


Insiden di Pergantian Tahun 2024

Bismillaahirrohmaanirrohim

Halo sobats,,, biasanya malam pergantian tahun adalah salahsatu hal yang sangat diharapkan akan berakhir dengan bahagia dan penuh tawa ceria penuh rasa senang. Apalagi jika merayakan bersama keluarga besar atau hanya dengan pasangan. Sepertinya hal tersebut yang juga saya harapkan untuk tahun 2024. Buktinya sebelum tanggal 1-1-2024 saya sempat mengunjungi 2 tempat wisata di kota Jember.

Wisata pertama berupa perbukitan, sungai, pegunungan, dengan aneka arena bermain anak-anaknya. Sedangkan tujuan tempat wisata kedua lebih ke pantai. Soalnya sudah lama tidak bermain air pantai. Paling happy banget sih suami. Karena beliau berasa puas selama main di pantai

saat ambil foto ini aja saya menahan rasa nyeri di kaki

Tapi kejadian tidak terduga terjadi setelah saya mengunjungi tempat makan hits di wilayah Puger. Kaki kanan saya terasa sangat nyeri, apalagi untuk berjalan. Bahkan sekadar dokumentasi saya menahan diri agar kaki saya tidak begitu terasa sakit. Tidak ada yang tahu pasti mengapa hal itu terjadi.

Kami pun tidak begitu berlama-lama di cafe tersebut. Langsung segera pulang ke rumah untuk mengistirahatkan kaki saya. Saya pikir hanya nyeri kaki saja, ternyata saya juga dilanda demam, sobats. tapi hal itu tidak berlangsung lama. Di malam harinya saat bakaran yang lokasinya di rumah kakak yang berada di belakang rumah, saya ikut bergabung untuk makan-makan juga. Tapi saat jalan sambil menahan kaki kanan yang super nyeri banget, banget, banget.

Kalau tidak bergabung dengan yang lain, kurang seru karena biasanya saya selalu merayakan hari pergantian tahun di rumah suami. Jadi bakaran kemarin adalah suatu hal yang langka, walau kaki terpaksa jalannya harus sedikit pincang.

Hingga pagi harinya, saya pun masih di rumah emak. Tapi sekitar jam 06.00 WIB saya sudah persiapan balik ke rumah suami walau kaki kerasa banget masih sakitnya. Bahkan sepanjang jalan, kadang kaki kanan saya pijakkan, kadang juga tidak, tapi cukup kerasa sakit kalau tidak dipijakkan.

Menelaah Nyeri Kaki Kanan

Begitu sampai di rumah suami, saya pun menelaah sendiri apa kiranya yang membuat kaki kanan saya yang memang dulunya pernah kecelakaan lalu sekarang mengalami nyeri? Jika dilihat dari aktivitas yang saya lakukan, seperti: jalan kaki mengitari gedung olahraga beberapa kali selama beberapa hari. Setelah itu ditambah waktu ke tempat agrowisata saya sempat naik gunung, walau ketinggiannya tidak begitu tinggi, betulan, dan mudah dicapai. Lanjut ke pantai yang berat kali jalannya terkena pasir pantai. Apakah karena kecapekan atau hal-hal lain?

Jawabannya datang setelah saya melakukan tes lab di dekat rumah. Lebih akurat lagi harusnya ke MRI supaya lebih tahu bagaimana kondisi kaki kanan saya yang sebenarnya. Berhubung saat rontgen pakai biaya mandiri, untuk MRI sepertinya perlu memanfaatkan asuransi kesehatan yang dipunya, deh.

Alhamdulillahnya setelah hasil rontgen nya keluar, saya diberikan dua obat yang berfungsi sebagai pereda nyeri dan demam, satunya lagi antibiotik. Tapi sayangnya untuk yang anti nyeri hanya saya habiskan 1 lembar saja. Padahal isinya 4.

Sejauh Mana Perkembangan Kaki Kanan?

Di tanggal 19 Januari 2024 ini, alhamdulillah jalannya masih pelan-pelan, tidak bisa dadakan untuk yang kanan. Jadi biasanya saya perlu melakukan pemanasan sebentar untuk posisi yang pas kaki kanan bagaimana saat berjalan. Begitu sudah pemanasan baru bisa jalan pelan-pelan kayak anak yang baru bisa jalan begitu, deh. Jadi tidak bisa sat-set.

Terus apa-apa juga harus diawali dengan kaki kiri. Kalau kanan yang dibuat menumpu pertama, sudah pernah saya coba rasanya sakit dan reflek saya berteriak. Jadi saat jalan, maka saya dahulukan kaki kiri terlebih dahulu, baru kaki kanan. 

ayo sehat biar bisa jalan-jalan lagi

Jika sekarang jalannya lebih smooth, memang harus perlu terus berlatih supaya bisa berjalan normal kembali. Doakan ya teman-teman. Perlahan, insyaallah saya dapat menjalankan aktivitas seperti biasanya kembali. Amiin....

Terima kasih telah berkunjung dan membaca artikel ini, semoga sobats semua beserta keluarga dalam keadaan sehat selalu di manapun berada, ya.

Blessed

Khoirur Rohmah

 

9 komentar

Terima kasih sudah membaca dan berkunjung kemari.
Salam kenal, jangan lupa tinggalkan komentar kalian ya, supaya bisa berkunjung balik. Hhee. ^_^
  1. Jadi, apa penyebabnya rasa nyeri itu? Apakah asam urat/syaraf? Awalnya kukira tertusuk 'bulu babi' karena hbs dari pantai..

    BalasHapus
  2. Jadi penasaran juga nih sebab kaki sakitnya kenapa? Apakah kena semburan ubur-ubur waktu di pantaikah? Atau faktor lain? Btw, apapun itu semoga lekas membaik dan pulih seperti sedia kala ya kak..

    BalasHapus
  3. Sekarang gimana Mbak, udah sehat? Ini karena kecapekan apa terlalu tinggi kadar kolesterol sehingga kakinya sakit?

    BalasHapus
  4. Semoga sehat kembali ya mba kakinya, semoga pulih secepatnya biar bisa berjalan lancar kemana pun yang mba mau, namun alangkah lebih baik untuk segera memeriksakannya kak, namun semoga lekas pulih sesegera mungkin dan hanya faktor kelelahan saja, karena kadang saya pun begitu kalau abis perjalanan jauh suka ngilu dan sakit tapi setelah itu pulih lagi

    BalasHapus
  5. Apakah kakinya bengkak, dan ada indikasi asam urat? Saya pernah merasakan gejala yang sama, saat pulang kampung, dan bepergian ke sana ke mari, malamnya tiba2 demam, dan berujung kaki sebelah kanan bengkak. Nyeri banget, bahkan untuk jalan saja susah.

    BalasHapus
  6. Syafakillah syifaan ya mbak. Semoga kakinya cepat pulih lagi. Kalau sakit kaki itu agak linu gimana ya mbak.

    BalasHapus
  7. Ya Allah, Kak. Jadinya hasil periksa rontgennya menyebutkan kenapa Kak? Semoga lekas pulih kembali kakinya, Kak. Pelan-pelan jalannya asal ada peningkatan ya, Kak. Ikutan ngeri sendiri tiba-tiba nyeri gitu.

    BalasHapus
  8. Ya Allaa~
    Syafakillahu, Rahmaa..
    Semoga lekas fit dan sehat kembali.

    Kaki nyeri kalau mamaku dikasih counterpain berwarna biru putih ((sebut merk gapapa yaa.. aku bingung nyensornya)) yang dingin itu, Ma.. Katanya bukan efek panas yang menyembuhkan atau meredakan urat/ syaraf, tapi justru bahan aktif yang terkandung di dalam krim tersebut. Dan memang direkomendasikan untuk para olahragawan.

    Maaf, Ma..
    Aku barruu inget sekarang.

    BalasHapus
  9. Jadi apa penyebabnya Mbak Rohmah, apakah keseleo? Coba ke fisioterapi mungkin bisa jadi solusi dibanding urut tradisional khawatir tambah nyerii

    BalasHapus

Chingudeul