‎ ‎
personal lifestyle blogger jember

Wefie Story Bareng Mase di Terminal Tawang Alun Jember


Gambar 3 (feel so good)



Artikel ini sebenarnya sudah selesai saya ketik kemarin, beberapa hari yang lalu. Berhubung jarang ke warnet, jadi saya tunda untuk meng-upload selfie story ini...

Saya harap, kalian menikmati perjalanan cerita saya dibalik foto saya dan juga kekasih saya di atas tersebut.

happy Reading... ^_^


Selfie Story Bareng Mase di Terminal Tawang Alun Jember 

Hari Kamis yang lalu tanggal 19 bulan Februari, bertepatan dengan Hari Raya Imlek 2566. Saya berjumpa dengan kekasih saya yang sudah lima bulan tidak pernah ketemuan. Sungguh sangat rindu sekali.

Perjalanan saya untuk sebuah pertemuan ini diawali dengan perjuangan yang sangat sulit sekali, yakni izin ibu yang ulet. Beliau tidak segera memberikan restunya kepada saya, kurang lebih beberapa menit, pelan-pelan dengan mengutarakan argumen. Hingga akhirnya saya sedikit memaksa beliau supaya menyetujui kepergian saya, dan memang dia memberi saya kartu hijau, meski sedikit merengut. Heee

Dengan ketentuan, saya harus sampai di rumah tepat di jam 12.00 siang, bayangkan, seperti dongeng Cinderella saja, yaa… heee… tapi tak apa, yang penting sekarang saya sudah mendapatkan sim untuk ketemuan. Alhamdulillah....

Saya pergi ke terminal Balung diantarkan sepupu saya. Kemudian, saya menaiki angkutan jurusan Tawang Alun Jember.  Di tempat itu, saya janjian untuk bertemu, tapi tak tahu di mana lokasi yang akan kami tuju.

Sesampainya di Tawang Alun, saya menghubungi kekasih saya yang bernama Firman. Ternyata dia lebih dahulu datang ke tempat itu, saya pun memberitahukan jika saya menunggunya di tempat berkumpulnya mobil taksi.

Tak lama kemudian saya bertemu dengannya yang sedang mencari-cari keberadaan saya. Di kursi memanjang di belakang tempat taksi berada, saya dan mas Firman berbincang-bincang.

Rasa rindu yang membuncah bercampur jadi satu, tapi bingung untuk mengungkapkan kerinduan itu sendiri. Kemudian dia memberi usulan untuk jalan-jalan di jatian Mangli, Jember. Tapi saya tak mau, karena saya capek, enggan untuk beranjak dari tempat duduk itu.

Dia mengiyakan permintaan saya, jangan bayangkan hal-hal yang tidak mungkin saya lakukan bersamanya. Karena banyak mata yang memandang sana-sini.Hee…

Saya pun mengajaknya untuk foto selfie. Karena saya dan dia tidak pernah berfoto berdua selama pacaran. Heee.

Berkali-kali saya mencoba meletakkan posisi kamera digital yang saya pinjam dari tempat saya bekerja, *karena hape saya gampang mati, jadi saya pinjam barang berharga di tempat saya bekerja, khusus untuk momen penting itu. Iya penting sekali, karena lama tak pernah jumpa itu.Hee…

Ganti posisi bolak-balik tetap saja tidak memberikan foto yang kami harapkan, mulai dari memberi timer, tapi hal itu tidak memberikan hasil sama sekali. Apa memang kameranya rusak, atau saya sendiri yang tidak dapat mengoperasikannya. Haaa… choice kedua baru benar.

Melihat saya sibuk dengan kamera, membuat mas Firman enggan untuk berfoto, karena lama untuk foto, dan juga ada beberapa orang yang memandangi keberadaan kami sedari tadi. Hee… kayak teroris saja ya… jadi pusat perhatian, cieh. Haa… 

Akhirnya saya pasrah, saya pun mencoba foto selfie dengan mengoperasikan kamera menggunakan tangan kanan saya, ini nih, hasil jepretan saya yang pertama.
Gambar 1
haa... bagus ya... wajah saya nggak kelihatan... hahai, *emang gak bakat megang kamera bagus itu.... abaikan :P

Sempat sebel sekali jepret-jepret belum juga berhasil dapatin foto yang diharapkan. Dan Alhamdulillah, foto selanjutnya menurutku bagus sangat, kayak gambar yang di atas itu, paling atas... :D , kayak ini nih...



Wahh, seneng bingo, wajah saya kelihatan, trus cahayanya juga sangat mendukung. Meski saya sendiri  nggak tahu jepretan foto yang bagus itu seperti apa, tapi itu sudah sangat wow, lah bagi saya...

Melihat saya sangat senang, mas Firman juga ikut senang juga. Trus kita coba berfoto setelah itu, dan kalian tahu... haduh... jepretanya udah nggak wow lagi, bayangkan.. eh, nggak deng, liat ini foto di bawah yak...

Gambar 3
Huwaa... fotonya kok kayak gitu, bro, sis?? 
saya sendiri nggak ahu, kenapa harus seperti itu hasilnya...tapi tak apalah, yang penting saya sudah dapetin foto selfie yang paling bagus seperti di atas ituh...
Alhamdulillah...

Rasa pegel itu juga ada saat memegangi kamera, perjuanganjuga, kan? Berkali-kali foto tapi hasilnya kurang maksimal, termasuk juga, kan?

Tapi, berkat foto selfi ini, aku sudah sangat puas sekali. perlu usah keras bingo untuk bisa dapetin foto ini. Dibelain pinjem kamera, apalah-apalah itu wes, apalagi pas jepret-jepret ga kena-kena, hahai...

Tapi saya tidak menyesalinya, kerja keras mengendalikan kamera membuahkan hasil. Meski tidak sempurna pun, tak apa-apa, yang penting saya dan mas Firman bisa bertemu dan juga foto berdua. Alhamdulillah…

oh ya... mungkin kalian mau tanya terkait hal ini nih...
kenapa harus di Tawang Alun? Kenapa tidak di tempat yang lainnya? Itu tuh gambar juga nggak kelihatan Tawang Alunnya, malah kelihatan tempat duduknya dan sedikit dahan pohon di belakang kalian?

iya-iya saya akan jawab satu persatu, ya…

Karena saya enggan untuk beranjak dari tempat duduk sedari saya datang di tempat itu, oleh sebab itu, saya memilih berdiam di sana hingga waktu pulang tiba. Saya bisa saja jalan-jalan kemana pun yang dekat dari Tawang Alun, tapi waktunya memaksa saya untuk tidak berlama-lama di tempat tersebut. 

Pemandangannya memang  tidak mengesankan sekali, saya sendiri juga tidak terlalu memperhatikan hal tersebut. karena memang tujuan utama saya, bisa bertemu dengan kekasih saya, sekaligus foto bersama dengannya. Kalau masalah background yang tidak mendukung, itu adalah sebuah nilai tambahan saya, eh, keliru, nilai min bagi saya… yang terpenting niat saya sudah terkabulkan hajatnya.Hee…

Benar-benar perjuangan yang tidak sia-sia. Saya bersyukur bisa bertemu dengannya, bisa diberi kesempatan untuk berfoto berdua dengannya. Alhamdulillah.
Tepat pukul 10.45 WIB saya beranjak dari tempat duduk bersama mas Firman. Dia mengantarkan saya pulang hingga sampai di Terminal Balung, kemudian.
Mas Firman, I Love You... :-)

Demikianlah artikel saya tentang foto selfie di atas yang saya ikutkan dalam event Blog Competition Selfie Story dalam rangka milad blognya emak gaoel Winda Krisnadefa bersama smartfren.

     
                                                     Banner Smartfren

Saya berharap, semoga foto selfie di atas lebiih berkesan di hati pembaca, yang begitu inspiratif sangat, Amin. Dari situ, kita bisa ambil benang merah saja, kalau kita mendapatkan sesuatu hal yang benar-benar kita harapkan, tiada istilahnya yang instan itu... semuanya butuh usaha dan kerja keras. keberhasilan yang kita dapetin begitu cepat, akan cepat hilang seiring berjalannya waktu.

Menang kalah itu sudah biasa, yang penting saya sudah berusaha sebaik mungkin , semampu saya untuk bisa ikutan event ini...

karena... "Ada Harga yang harus dibayar untuk sebuah keberhasilan"

          Sampai jumpa…
          See You next time… hee…


3 komentar

Terima kasih sudah membaca dan berkunjung kemari.
Salam kenal, jangan lupa tinggalkan komentar kalian ya, supaya bisa berkunjung balik. Hhee. ^_^

Chingudeul