Postingan

Menampilkan postingan dari November, 2015

Ceritaku tentang Gamis dan Mukena

Gambar
Assalamualaikum, Readers , pastinya sudah tahu kan, jenis pakaian muslimah itu apa saja ?? Yah, banyak macam dan beragam jenis-jenis dari pakaian muslimah tersebut.   Yang pastinya pakaian yang dapat menunjukkan jati diri seorang muslimah, yang dapat berfungsi sebagai penutup aurat seorang muslimah tersebut, di mana pakaian tersebut termasuk pakaian yang sesuai dengan syariat islam atau syar’i. Seperti contoh : gamis , baju atasan, rok, jilbab, kerudung, serta pakaian muslimah yang digunakan untuk mendekatkan diri kepada-Nya yakni Mukena . Nha, kali ini saya akan bercerita mengenai salahsatu pakaian muslimah tersebut, yaitu Gamis dan Mukena . Gamis merupakan salahsatu pakaian yang sering saya gunakan ketika ada acara hajatan atau pada acara keluarga, seperti silaturrahmi, dan sebagainya. Sedangkan setiap hari, saya lebih sering memakai rok dan atasan. Heee. Karena itulah, intensitas jumlah gamis saya lebih sedikit daripada jumlah rok dan baju atasan saya. Hehee Gamis yang saya

Ketika November Rain Menyapa

Gambar
Musim hujan adalah musim yang sangat di nanti oleh setiap orang. Apalagi setelah musim panas berkepanjangan, hingga menyebabkan sebuah kobaran api yang meluas di beberapa daerah di Indonesia, seperti di Kalimantan dan Sumatera. Alhamdulillah... Ketika musim hujan tiba, terjadi pada awal November kemarin. Senang bukan kepalang. Karena akhirnya para saudara saya yang mengalami kebakaran, bisa sedikit lega dengan kehadiran sang hujan. Begitu pun dengan saya. Kembali mencium aroma tanah yang diguyur oleh hujan. Terasa segar dan memberikan semangat baru untuk mengawali hari di awal November Rain. Awal bulan November kali ini, ketika hujan menyapa desa saya, alhamdulillah, motor saya baru saja diperpanjang masa penggunaannya. Ya Allah, akhirnya motor saya kembali aktif lagi, setelah 3 tahun mati, karena belum diperpanjang masa penggunaannya. Ada juga rasa kalut, ketika hujan datang. Hal itu terjadi di tahun kemarin, ketika hujan mengguyur deras desa saya. Hingga ketika saya pula