Cerita Tentang Seorang Ernawati Lilys

Rabu, 30 Maret 2016

Jember, Jember Regency, East Java, Indonesia
23 komentar


Sosok pada arisan link III Blogger Perempuan kali ini adalah Mbak Ernawati Lilys. Dia adalah seorang perempuan yang telah berkeluarga dan dikaruniai dua putra. Yang pertama berumur 3 tahun, bernama Fatih, sedangkan putra kedua bernama Fay, yang masih berumur 1 tahun.

Nenglisojung yang merupakan nama pena dari Mbak Ernawati Lilys ini telah resmi mendapatkan gelar sebagai seorang sarjana sastra Jepang, dan telah menelurkan segudang prestasi. Utamanya dalam hal karya tulis. Jangan diragukan lagi kualitas tulisan dari mbak Erna yang bagus sekali, karena kerap kali dimuat dalam beberapa majalah, selain itu, dia juga menelurkan beberapa buku hasil karyanya sendiri, dan juga menjuarai berbagai lomba even kepenulisan. Tak hanya itu, dia juga merupakan salahsatu pembimbing dalam grup Kelas Menulis Online (KMO). Jadi, sudah dipastikan kualitas tulisannya mbak Erna ini, te o pe be ge te. Hehehe

Read More

8 Things I Wanna Do Before Coming The Death – 8 Hari Menuju Kematian

Minggu, 27 Maret 2016

20 komentar


Oleh : Khoirur Rohmah
Banner Giveaway

“Banyak-banyaklah mengingat penghapus kenikmatan, yakni kematian.”
(HR. Tirmidzi)

Membaca kata mutiara di atas, seperti memberi sebuah indikasi kepada setiap manusia untuk senantiasa mengingat kematian. Kematian yang pasti akan kedatangannya, yang ketika tiba masanya, menimbulkan banyak keresahan, hati dirundung cemas, dan juga kesedihan. Kematian yang membuat seseorang terpisahkan dengan yang dicintai dan dikasihinya. Kematian jugalah yang tidak akan pernah bisa dihindari, meski seseorang telah bersembunyi di tempat yang terpencil, teraman macam apapun itu.

Read More

Inilah Kisah Aku dan Buku, sang Sahabat Setia Yang Tak Lekang Waktu – Baca Buku Biar Keren

Minggu, 20 Maret 2016

Jember, Jember Regency, East Java, Indonesia
37 komentar


“Buku adalah sahabat paling setia, rela mendampingi sepanjang waktu di manapun aku berada tanpa pernah memikirkan dirinya” – Abdurrahman Faiz

Pada Tanggal 23 April telah dipertingati sebagai hari Buku Sedunia. Bicara tentang buku, hal itu pastinya tidaklah lepas dengan kegiatan/budaya membaca. Dengan membaca buku, kita akan mendapatkan ilmu. Bahkan di dalam agama islam, Allah telah menurunkan wahyu pertama kepada Rasul-Nya dalam hal membaca/belajar. Sesuai dnegan firman-Nya dalam surat Al-Alaq ayat 1 – 5 yang berbunyi sebagai berikut ini :

Read More

Mengenal Lebih Dekat Sosok Muna Sungkar, Seorang Mom Traveler yang Ramah dan Kalem

Selasa, 15 Maret 2016

Jember, Jember Regency, East Java, Indonesia
18 komentar


Siapa sih yang tak mengenal Muna Sungkar? seorangTravel Blogger yang sudah banyak menjejakkan kakinya diberbagai sudut wilayah negeri ini dan beberapa Negara di pulau tetangga, seperta Malaysia. Tak hanya itu mama dari Nadia ini juga seorang wanita blasteran asal Aceh dan Arab. Nha, kalau di desa saya dinamakan “Iyek” iya, mereka adalah sebutan untuk orang-orang yang memiliki keturunan langsung dengan orang Arab yang memiliki hidung mancung, seperti mbak Muna Sungkar ini. Hehehe


Read More

Ceritaku Tentang Teman Nge-Blog

Jumat, 11 Maret 2016

Jember, Jember Regency, East Java, Indonesia
11 komentar

Ini Ceritaku Bersama Teman Nge-Blog ku


Assalamu’alaikum …..
Bagaimana kabar kalian hari ini ? semoga senantiasa berada dalam lindungan-Nya ya… aminn….

Oh iya, lama juga saya tidak nge-blog atau memposting sesuatu hal yang baru untuk dibagi. Padahal ada banyak blogger yang aktif dan berlomba-lomba menulis maupun berbagi tulisan mereka. Sangat disayangkan sekali, bukan, jika saya harus mangkir dari jadwal nge-blog? Hehehe… maka dari itu, saya masih berusaha memposting sebisa saya untuk mengejar keterlambatan saya terhadap blogger-blogger lain, hehehe.

Tapi, ada hal lain yang membuat saya bersyukur karena ada teman atau sahabat nge-blog yang senantiasa mengingatkan saya untuk selalu posting di blog. Bahkan hal itu sebuah peringatan kepada saya untuk meningkatkan semangat yang membara nge-blognya. Meski belum semahir blogger-blogger di sana yang jago adsense, jobreview, dan semacamnya, tapi saya sudah bersyukur untuk bisa share apapun di blog. Terpenting, menulis dan post. Hehehe.

Karena itulah, ada manfaat sekali jika mempunya rival nge-blog berupa teman-teman yang baik, dan selalu memberi semangat dan motivasi satu sama lain. Sesuai dengan nadzoman pada kitab Alala yang kebetulan minggu kemarin saya jadikan soal di madrasah diniyah, seperti inilah lafadzhnya.




Maksud dari bacaan di atas adalah, “jika kamu berada pada sebuah kaum, maka pilihlah orang yang terbaik dari mereka. Dan jangan berteman dengan orang yang hina, niscaya kamu akan terhina bersama mereka,”

Nha, jadi kalau berteman, dianjurkan untuk berteman dengan orang-orang terbaik. Ibaratnya, kalau berteman dengan penjual minyak wangi, kita kecipratan wanginya. Begitupun sebaliknya. Dan konsep berteman itu tanpa mengenal kasta, ataupun ras, dan semacamnya. Kalau udah punya kecocokan dalam suatu bidang, pasti kita mudah untuk menyesuaikan diri, bukan ?

Sebenarnya, teman itu apa sih ?
 


Gambar quote friends versi inggris


Sedangkan kata “teman” menurut KBBI (Kamus Besar Bahasa Indonesia) adalah sahabat, kawan, orang yang bersama-sama bekerja, berbuat, berjalan, lawan bercakap-cakap sesuatu yang jadi pelengkap, pasangan.


Jadi, teman yang saya maksud di sini adalah teman nge-blog, yang meski tidak ada ikatan darah atau persaudaraan sebelumnya, tapi memiliki passion yang sama dan saling support satu sama lain, walaupun kami tidak pernah bertemu sebelumnya. Hanya bersua lewat aplikasi di handphone dan social media, serta rumah maya yang kami punya.

Nha, kini saatnya saya kenalkan dengan teman-teman nge-blog yang saya temui dan jumpai ketika saya masih sangat aktif nge-blog, dan Alhamdulillah sampai saat ini kami tetap berkomunikasi meski intensitasnya tidaklah terlalu sering. Yang penting hubungannya tetap bisa connect. Berikut rangkuman tentang teman nge-blog saya :

 

1. WITRI PRASETYO AJI

Teman Nge-blog saya yang pertama adalah seorang mbak yang bernama Witri, lebih biasa disapa dengan Witri Prasetyo Aji. Mbak Witri ini adalah seorang ibu muda yang berdomisili di kota Boyolali, yang bekerja sebagai ibu rumah tangga sekaligus menjadi bagian tatausaha di sekolah swasta SMP Islam Sudirman di kotanya, dia juga seorang penulis. Saya mengenal mbak Witri ketika mengikuti giveaway yang diadakan pertama kali di blognya. Dan Alhamdulillah, kebetulan saya berkesempatan mendapatkan hadiah buku karyanya berjudul “Love is Friendship”.

Setelah itu, entah karena apa, kami mulai berkenalan lebih luas lagi, sedikit demi sedikit meski tidak secara langsung, sih. Kadang mengomentari postingannya yang di share di facebook, dan akhirnya bisa seperti sekarang ini. Apa lagi kalau ada info lomba, giveaway, kami sering berbagi informasi tentang hal tersebut. Jadi saya sungguh salut sama mbak Witri ini, karena dia seorang deadliner sejati. Selain itu, kini dia menerapkan komitmen onedayonepost untuk selalu sharing postingan di blognya. Sugoi. Ini nih perlu ditiru semangat yang membara dari mbak yang satu ini.

Oh iya, kami sering berkomunikasi atau membahas hal-hal terkait blogging via BBM, Whatsapp, Messenger, dan Email, jadi, bisa solid untuk saling komunikasi. Kami juga sering berbagi link-link yang sedang mengadakan lomba blog atau giveaway. Selain itu, kami juga berbagi banyak hal selain nanya kabar, juga saling menyapa di beberapa social media yang kami punya.   Proud of you mbak. Makasih udah banyak support aku ya mbak. Hehehe


2. RATNA HANA MATSURA

Mbak yang bernama asli Ratnani Lathifah ini adalah seorang penulis yang menurut saya sudah tidak diragukan lagi kemampuan menulisnya. Apalagi dalam merangkai kata untuk penulisan cerpen, artikel, resensi, ataupun review. Tulisannya pun sering sekali nampang di majalah online dan offline. Mbak Ratna ini adalah figur teman sharing saya untuk pokok pembahasan yang searah khususnya dunia tulis menulis. Apalagi, saya banyak belajar menulis resensi maupun review dari tulisan yang ada di blog mbak Ratna.

Saya juga sering sekali Tanya-tanya beberapa nama alamat email untuk redaksi yang sering memuat tulisannya. Yah, kali aja saya juga bisa berkesempatan seperti mbak Ratna, yang rajin mengirimkan email ke beberapa redaksi baik offline maupun online untuk karya tulis .

Kami juga sering sharing jika ada info lomba blog dalam hal kepenulisan, saling support satu sama lain dan memberi motivasi satu sama lain pula. Oh iya, kemarin Alhamdulillah kebetulan kami bisa menang dalam satu event tertentu di twitter. Ga pernah nyangka  kalau teman nge-blog yang sering cuap-cuap dari dunia maya bisa secara kebetulan menang, hehehehe. Alhamdulillah. Mbak Ratna sering banyak menjadi teman nge-blog saya untuk blog kepenulisan yang saya miliki selain personal blog ini. Hehehe.

Kami juga banyak mengahabiskan waktu dalam berkomunikasi via messenger, twitter, serta BBM. Seperti inilah cuap-cuap cantik kami, teman nge-blog ^_^




3. EVRINA BUDIASTUTI (Evrinasp)

Teman Nge-blog saya selanjutnya adalah seorang blogger yang sering menyabet banyak juara. Hhheee. Mbak Evrina ini adalah mbak Blogger Idola saya. Saat itu saya mengenal mbak Evrina ketika saya akan masuk ke grup Warung Blogger. Setelah kenal, saya dan Mbak Evrina juga sering chit chat masalah blog Via WA, Messenger, dan Email.  Mbak Evrina ini juga termasuk figure saya dalam nge-blog. Saya lebih sering sharing tentang blog  personal ini kepada Mbak Evrina. Bahkan untuk pemilihan template blog pun, saya meminta pendapat dari Mbak Evrina.

Saya banyak belajar dari kesuksesan yang diraih selama nge-blog dari mbak Evrina. Konten yang ditulisnya benar-benar berbobot. Selain itu, infografis yang dia cantumkan di blog juga sangat tidak diragukan lagi kualitasnya. Saya salut sekali dengan Mbak Evrina. Karena tugasnya seorang penyuluh pertanian, tapi prestasi yang dia raih dalam hal blogging tidak diragukan lagi. Mbak Evrina juga termasuk orang yang ramah sekali ketka diajak berkomunikasi. Meski sebelumnya kami tak pernah bertemu. Hehehe. Terima kasih banyak sudah mau menjadi teman nge-blog saya ya, mbak. Mbak Evrina sangat menginspirasi sekali bagi saya.


4. RIZAL B. FIRMANSYAH

Dan teman  nge-blog saya berikutnya adalah seorang cowok. Hehehe. Sebenarnya kami sudah kenal beberapa tahun yang  lalu dan sudah pernah bertemu. Mas Firman ini juga salahsatu teman nge-blog saya. Yang memang intensitas komunikasi dalam bloggingnya lebih sering karena memang suatu hal tertentu. #tsah.. Terutama untuk bahas blog buku yang kami punya. Karena memang niche blog dia khusus untuk buku saja. Kami lebih sering banyak menghabiskan komunikasi via SMS saja. Selain itu, kami juga banyak berbagi info apabila ada website yang mengadakan lomba blog, sekaligus sharing tentang ilmu blog yang kami punya seperti dalam hal desain blog, maupun untuk koding sebisanya. Meski masih dalam tahap belajar, kami berusaha menjadi rekan yang baik dalam nge-blog. Hehehehe



Urutan di atas bukan berarti urutan teman nge-blog yang begitu dekat dalam hal sharing ya, teman-teman. Hehehee. Oh iya dari keempat teman nge-blog saya tersebut, ada rival yang sangat dekat sekali dengan saya dalam nge-blog. Teman nge-blog ini sangat setia kepada saya dalam pembuatan outline untuk postingan blog saya. Mereka adalah ……..




Yah, benda-benda di atas adalah teman setia saya, dan merupakan saksi bisu teman yang tak pernah lelah mengingatkan saya untuk senantiasa menulis postingan di blog. 3 komponen tersebut sangat berkaitan erat. Pasalnya, saya menulis di buku terlebih dahulu, barulah saya membuat draft di handphone atau kadang di komputer tempat saya bekerja. Mereka adalah rival terdekat nge-blog saya.

Meski ada suka dan duka bersama 3 benda di atas ketika memposting sebuah tulisan, tapi, rasa capek tersebut kembali bermakna ketika tulisan kelar di posting dan banyak yang membaca dan mengunjungi.

Biar kata saya belum terlalu jago SEO, Google Analitics, Job Review, dan yang lainnya, karena masih jadi anak kemarin yang masih belajar nge-blog. Tapi saya berusaha bergerak layaknya seekor kupu-kupu , perlahan tapi pasti, semoga saya bisa mempelajari dunia blogging seutuhnya,, #Tsahh. Lewat perantara teman-teman nge-blog saya, maupun para blogger lainnya.

Oh iya, kalian yang membaca postingan ini, juga merupakan teman nge-blog saya yang mengajarkan kepada saya untuk bersilaturrahmi / blogwalking ke rumah maya kalian, hehehe. Supaya kita lebih akrab lagi dalam berteman, hehehe.

Terima kasih banyak untuk semua dukungan dan motivasi yang telah kalian berikan kepada saya, temang nge-blogku. Semoga kalian juga bisa mencapai apa yang belum kalian capai selama nge-blog. Amiiin…

Mungkin itu saja yang bisa saya share sekarang, tapi pastinya, terimakasih banyak udah mau jadi teman nge-blog saya. Buat Mbak Witri, Mbak Ratna, Mbak Evrina, dan Mas Firman, you are my everything. And You are my inspiratory. Thank you so much. ^_^

Tanpa Kalian, saya bukanlah apa-apa

Wassalamu’alaikum.

Jangan lupa tinggalkan komentar kalian di bawah ya, teman-teman, supaya bisa berkunjung balik, hehehe ^_^

Tulisan ini diikutkan dalam Irly & Diah's GA Collaboration: Teman Nge-Blog" 




Read More

LIBURAN TANPA PLANNING KE BEE JAY BAKAU RESORT (PART 1)

Rabu, 02 Maret 2016

9 komentar
 LIBURAN TANPA PLANNING KE BEE JAY BAKAU RESORT (PART 1)


Assalamu’alaikum…

Di akhir bulan Januari 2016 ini, saya akan sharing tentang pengalaman saya Minggu pertengahan kemarin, lebih tepatnya pada tanggal 17 Januari 2016. Sebuah perjalanan yang mengantarkan saya dalam sebuah tempat wisata yang tak pernah saya duga sebelumnya. Dan perjalanan yang didasari dengan sebuah kenekatan antara saya dengan sahabat saya.


Adakalanya, perjalanan yang dilalui tanpa persiapan itu sungguh mengesankan
meski awalnya harus diawali dengan rasa cemas dan khawatir


Rencana akhir pekan pada tanggal 17 Januari 2016 kemarin sebenarnya akan saya habiskan bersama Fiqi – sahabat saya – di sebuah air terjun yang lokasinya di perbatasan Kota Jember dengan Kota Banyuwangi. Planning itu sudah kami persiapkan jauh-jauh hari bersama dengan teman saya yang rumahnya tidak jauh dari lokasi air tejun.

BJBR

 
Lokasi air terjun tersebut berada di Kecamatan Ledokombo. Di sana terdapat dua buah air terjun yang sangat berdekatan letaknya. Saya yang terlebih dahulu mencetuskan ide untuk berlibur kesana. Karena tidak begitu jauh dari Kota Jember. Sedangkan Fiqi mengiyakan, karena juga ingin menikmati liburan akhir pekan – kebetulan – karena dia bekerja di sebuat minimarket yang lumayan ternama. Barulah kemudian, Fiqi yang memberi kontak ke Miftah – teman saaya – jika kami Minggu, 17 Januari 2016 tersebut, bermaksud ke air terjun yang pernah ditawarinya bebrapa bulan lalu.

Hingga hari H itu tiba, segalanya berjalan lancar. Saya pun juga sudah mempersiapkan semua benda-benda untuk saya bawa. Seperti Handphone *tidak lupa, Water Proof pelindung HP, tingsis, buku bacaan, polpen, masker, dan cukup itu saja. Karena, mau bawa Powerbank untuk ngisi ulang baterai saat jepret foto  sering habis, eh ternyata Powerbank-nya masih tertinggal di counter terdekat. Hehehe…

Minggu pagi, saya BBMFiqi, menanyakan perihal jadi atau tidaknya liburan akhir pekan tersebut. Karena, biasanya, sebelum kami akan pergi di pagi hari, malamnya, kami maish membahas hal tersebut. Namun, saya ragu kenapa Fiqi tidak menghubungi saya sama sekali.

Cukup lama dia tidak merespon, akhirnya setelah misscal beberapa kali, dia respon pesan saya. Katanya, Miftah tidak dapat menemani kami di pagi hari untuk melihat dan menikmati pemandangan air terjun di Ledokombo.

Saya yang mengetahui hal tersebut, langsung melonjak kaget, karena kenapa harus tiba-tiba. “Terus, nanti mau kemana, Lek,?” tanya saya dengan penasaran. Fiqi hanya bergeming dan lama membalasnya.

“Apa kata nanti wes, Mah, aku juga bingung,” balasnya dengan tanpa emoticon apapun.

Nha, sambil menunggu jawaban yang pasti. Saya pun pamit dan ijin sama Fiqi untuk membantu Ma’e membersihkan kayu di belakang rumah sebentar. Fiqi pun juga mengiyakan dengan sepertinya masih cemberut karena gagal rencana sebelumnya.

Setelah beberapa menit saya bantu bersiihkan kayu mangga, saya pun BBM Fiqi lagi. Dia menyuruh saya untuk segera berangkat ke rumahnya. Ya sudah, tanpa banyak cakap, saya pun segera mandi dan siap-siap berangkat, tanpa makeup sama sekali. Hingga saya lupa untuk memakai Lipbalm yang sering saya pakai. Itu dikarenakan terburu-buru.

Dengan kecepatan yang dibilang cepat lah untuk saya saat mengendarai motor di jalan raya pedesaan. Akhirnya sampai juga di rumahnya Fiqi. Setelah mengucap salam, saya melihat Fiqi dengan raut wajah cemberut. Ahh… dia tidak suka menunggu terlalu lama. Oleh sebab itulah, saya menikapi dengan sikap yang biasa saya lakukan ketika dia sudah cemberut seperti itu.

Barulah kemudian kami langsung berangkat menuju Kota Jember mengendarai sepeda motor Fiqi. Karena saya masih belum berani naik motor di jalan raya besar, apalagi Kota Jember.

Cukup santai laju sepeda motor yang dikendarai oleh Fiqi. Sepanjang perjalanan pun, kami membisu dalm diam, sering kali, saya sendiri yang memecah kebisuan tersebut. Meski akhirnya harus dijawab Fiqi dengan simple. Yang penting tidak garing dalam naik sepeda motor.

Sembari menikmati perjalanan, saya pun berinisiatif mengajak Fiqi untuk ke Gazebo di Jubung, yang dipenuhi dengan pepohonan besar dan tempatnya pun cukup adem. Tapi dia tidak mengiyakan, lantas melaju dengan sempurna hingga menuju alun-laun kota Jember. Nha, dia juga tidak bergeming. Saya pun menawarkan lagi untuk berhenti di alun-alun kota atau ke toko buku Gramedia atau Togamas. Eh.. dia tetap nggak mau.

Ya sudahlah, saya nyerah kalau sudah begitu.

Hingga kami menuju jalur balik dari Kota Jember, Fiqi Pun akhirnya beranjak bicara kepada saya. “Ayo ndek BJBR, Mah,” ajakannya dengan santai namun maish diselimuti awan hitam.

Saya pun hanya melotot dan terlonjak kaget, karena keputusan itu secara tiba-tiba. Apalagi di tengah jalan yang ditemani hilir mudik kendaraan.

Tenane Lek?,” tanya saya dengan nada tidak percaya. “Iyo Lek. Nggowo duwek piro?,” tanya dia lagi. Saya menghitung dengan kira-kira jumlah uang yang saya bawa sekaligus simpanan khusus, hehehe *persiapan untuk akhir bulan yang biasanya cukup pelik, hohoho.

“Dua ratus ribuan Lek,” jawab saya pasti. Dengan cukup tenaga dan cekatan, dia segera melaju dengan pasti dan bergegas sembari menyuruh saya untuk membuka peta, “age bukaen google map, Lek,” pintanya, dengan saya ikuti iya dan laksanakan. Hehehe…

BJBR Universal


Nha, barulah kemudian, perjalanan tanpa rencana itu pun kami lalui. Meski tanpa ada pemberitahuan sama seklai dari Fiqi akan kemana Minggu kemarin jika rencana awal kami gagal. Tanpa ragu, kami akhirnya berangkat ke sebuah wisata yang sangat ingin kami kunjungi dengan biaya yang ala kadarnya, yang sering diistilahkan dengan Bonek, Bondo nekat. Yang pasti, tetap berpikir positif, jika kami bisa lalui perjalanan itu, dengan baik dan selamat.


Keputusan yang tiba-tiba kami buat ini menjadi tolak ukur
Untuk bisa melampui seberapa cerdiknya kita
dalam menangani situasi yang tak pernah kami duga
sebelumnya


To be continue….
LIBURAN TANPA PLANNING KE BEE JAY BAKAU RESORT (PART 2)

Read More
Copyright © Fastabiqul Khoirots. Blog Design by SkyandStars.co