Menikmati Pesona Pantai Pancer, Puger, Jember dengan Si Pemecah Ombaknya

Desember 17, 2017



Bismillaahirrohmaanirrohim...
Halo gaes, akhir tahun ada agenda apa aja nih? Apalagi menyambut tahun baru, rencananya mau berlibur kemana, nih? Kalau punya agenda ke Jember, boleh lah mengunjungi wisata pantai yang ada di Jember Selatan ini, gaes. Pantai yang berhadapan dengan Samudra Hindia ini cukup cantik dan terkenal dengan pemecah ombaknya dan tempat yang pas untuk kamu atau anggota keluargamu yang mencintai dunia memancing.


 
Nah, sebenarnya seperti apa sih Pantai Pancer itu, dan bagaimana bisa sampai ke tempat wisata tersebut? Yuk langsung simak aja berikut ini ya, gaes.

Lokasi Pantai Pancer Puger, Jember

Pantai Pancer ini berlokasi di Kecamatan Puger, Kabupaten Jember. Terletak di bagian selatan wilayah Jember yang merupakan salahsatu sentral penghasil ikan terbesar di Kota Santri ini. Untuk bisa mengakses wisata di Pantai Pancer dari pusat kota, kalian cukup melaju ke arah Rambipuji – belok ke kiri, lurus menuju Kecamatan Balung – terus, melewati Tutul, Jambearum – ada pertigaan Kasiyan, terus lurus – sampai menemukan perempatan jalan setelah melewati Polsek Puger – ambil arah sebelah kanan ya – melewati jembatan yang sedikit menanjak – belok kiri, lurus melewati tiap lekukan arah jalan utama tersebut – sampai menemukan perumahan yang belum jadi, itu terus lurus, belok kanan – hingga menemukan mercusuar yang siap menyambut kalian di pintu masuk Pantai Pancer Puger.

Itu tuuh Mercusuarnya
 
Nah, lewat jalan sini untuk bisa sampai ke Pintu Masuk Pantai Pancer


Jadi, detail rutenya seperti ini, Jember kota – Rambipuji – Balung – Tutul – Jambearum – Kasiyan – Grenden – Puger – Pancer. Nggak jauh beda ketika kamu ingin berkunjung ke Pantai Getem  yang pernah saya tulis kemarin di postingan yang berbeda. Jadi, sebelum ke Pantai Getem, alangkah baiknya teman-teman berkunjung terlebih dahulu ke Pantai Pancer  ya gaes, hehehe...

For Your Information, jalan menuju Pantai Pancer ini sudah diaspal ya gaes. Apalagi setelah kamu sudah ke berada di Loket Masuk. Karena, terakhir waktu kemarin-kemarin main ke Pantai Pancer, jalanannya masih penuh bebatuan, dan cukup lama sampai ke tempat wisata tersebut. Tapi, kalau dari Kota Jember, bisa kamu tempuh dengan waktu kurang lebih satu jam. Di bagian kiri jalan menuju mercusuar tersebut, kamu akan disuguhi dengan berjejer perahu nelayan yang amat cantik dengan pemandangan alamnya. Sungguh. Apalagi kalau mau dijadikan background foto. Hehee

Tarif Masuk dan Fasilitas di Pantai Pancer Puger, Jember

Harga tiket masuk cukup ekonomis ya gaes. Kamu cukup mengeluarkan uang sebesar 5.000-10.000 untuk membayar tarif masuk menuju Pantai Pancer. Pintu masuknya berada disebelah mercusuar menjulang tersebut. Dan sayang banget saya belum punya kesempatan untuk bisa berada di tempat tersebut. Hanya bisa mengambil foto berlatar mercusuar Pantai Pancer, Puger  ini.

Lebih rapi dan segar karena terdapat plangnya jelas sekali gaes.
Setelah melewati pintu masuk, kamu masih harus melaju kurang lebih 5 hingga 10 menit untuk bisa sampai ke titik Pantai Pancer, Puger,  ya gaes. Di sana kamu bisa menitipkan kendaraan kamu ke bagian petugas Tim Sar secara gratis tapi berbatas waktu, karena menjelang sore hari mereka sudah pada pulang. Kecuali jika dititipkan kepada petugas jaga parkir yang dekat dengan lokasi Pantai Pancer, Puger ini, kamu cukup mengeluarkan uang sebesar 3000 sampai 5000 untuk membayar biaya parkir tersebut, sepuas waktu yang akan kamu habiskan di sana ya gaes. Lebih pilih yang mana? Hhee

Untuk fasilitasnya tersendiri, sudah ada toilet. Kalau kamu dari rumah nggak bawa bekal, kamu juga bisa pesan ikan bakar dan semacamnya di warung yang berjejer di jalan masuk Pantai Pancer. Ingin menikmati kelapa muda? Bisa banget. Selain itu, ingin membeli oleh-oleh untuk kerabat jauh, kamu juga bisa membeli aksesoris hasil laut yang dijual di sana. Insyaallah liburan akhir tahun atau awal tahun ke Pantai Pancer, Puger  ini bakalan berkesan lah ya.

Terus nih ya, sewaktu kamu menuju jalanan masuk Pantai Pancer itu, kamu bakalan disuguhi dengan pemandangan di timur sana yang terlihat berbagai nelayan dan juga warga sekitar yang riuh di bagian TPI atau Tempat Pelelangan Ikan. So, semisal sehabis dari Pantai Pancer ingin membeli ikan segar seperti ikan tongkol, ikan tuna, dan lainnya, atau sekedar ingin dibawa pulang untuk dimakan bersama keluaga, ahh... bisa banget gaes. Dan harganya jauh lebih miring ketimbang kamu beli ke pasarnya yah.

Yuk perbaikan gizi, ikan, ikan... hheee

Landscapenya indah sekali, bukan? ini bisa diihat dari Pantai Pancer loh ya

Para Nelayan ^_^

Seger banget ikannya yang baru diangkut, kan?

Para Nelayan siap berburu ikan
 
Selain itu, FYI lagi, jalanan menuju pintu masuk Pantai Pancer, Puger ini terkenal dengan JLS, bukan Jealous ya gaes. Hehhee.. Tapi Jalur Lintas Selatan,  yang juga menjadi akses jalan menuju Pantai Getem. JLS ini sering digunakan untuk pemuda-pemudi berkumpul dengan komunitas mereka, maupun untuk sekedar bercengkrama bersama sahabat, atau dijadikan tempat untuk Pre Wedding. Multifungsi sekali jalanannya. Tapi tetap perhatian sama pengguna jalan ya gaes kalau ingin take picture di sana. Safety first loh ya.



Pantai Pancer, Puger dengan Si Pemecah Ombak


Nah, yang menjadi daya tarik wisatawan itu adalah pemecah ombak yang ada di Pantai Pancer, Puger ini. Tempat tersebut selain menyimpan sisi histori yang magis, juga memiliki fungsi lainnya loh gaes. Karena dekat dengan Plawangan (lawang : pintu) yaitu tempat keluar masuknya perahu nelayan yang mencari ikan, yaitu tempat bertemunya air tawar dengan air. Memiliki ombak yang besar, sehingga cukup berbahaya dan sering memakan korban. Adanya beton pemecah ombak tersebut sebagai cara untuk memecah ombak yang besar tersebut.

Hobi Mancing, yuk ke Pancer berburu ikannya, heee

Welcome to Pantai Pancer

Yuk nikmati kuliner ikan lautnya, rek...

Itu tuh kalau mau beli oleh-olehnya ya, hheee

Mereka pada ngeliat nelayan yang akan mengarungi lautan bersama perahu mereka

So far, rame banget kan? ahh rekomended banget wisatanya
 
Di beton pemecah ombak tersebut juga berfungsi sebagai tempat untuk memancing buat kamu pecinta hobi berburu ikan ya, gaes. Asal bersabar selama mendapatkan ikan yang diinginkan ya, gaes. Selain itu, beton pemecah ombak juga berfungsi sebagai latar tempat untuk berfoto loh gaes. Tapi tetap jaga keselamatan selama bermain atau mengambil foto di sana ya gaes. Jangan karena pencitraan di sosial media, malah bisa menimbulkan hal-hal yang kurang baik untuk kamu, ya.

Nah, rekomendasi buat teman-teman nih. Kalau ingin mendapatkan spot foto yang kece dengan siluet dan latar yang apik di Pantai Pancer ini, tatkala senja kembali ke peraduan ya gaes. Subhanallah banget loh. Apalagi dari kejauhan mercusuar di ujung sana terlihat dengan jelas sekali. Takjub sekaligus syukur menjadi ungkapan yang tepat ketika mendapatkan pemandangan yang demikian, gaes.

Senja kembali ke peraduannya

Itu keliatan mercusuarnya, eh siluetnya juga kan? heee

Subhanallah Wal Hamdulillah...

Oh iya, one more thing again nih ya. Pantai Pancer itu dekat banget sama Bukit Kucur. Untuk menuju bukit tersebut, kamu cukup menaiki perahu nelayan dengan mengeluarkan uang sebesar kurang dari 20.000 untuk bisa sampai tempat tersebut. Di sana, kamu bakalan menemukan spesies seperti kera. Dan ada pemandian dengan air yang cukup segar. 


  

Nah, kiranya kalau kamu berlibur ke Jember, jangan sampai lupa berkunjung ke tempat-tempat ini ya gaes. Insyaallah rutenya sudah jelas, akses jalannya sudah baik tiap tahunnya, apalagi ada plakat yang jelas di depan pintu masuknya tersebut.

Nah Pantai Pancer keliatan cantik dari Bukit Kucurnya

Nangkep apa, pak? ehhe hheee

Subhanallah...
 
Sekali mendayung, dua, tiga, pulau terlampaui. Seperti halnya ketika berlibur ke Pantai Selatan ini. Kamu bisa main ke Pantai Pancer, Puger, lanjut ke TPI / Tempat Pelelangan Ikan,  kemudian lanjut ke Bukit Kucur. Setelah itu kamu bisa langsung menuju ke Pantai Getem.  Ahh... lengkap sekali, bukan?

The Most Impression

Salahsatu hal yang saya sukai dari wisata ini, karena sudah banyak bangunan baru yang kemarin di tahun 2016 waktu itu belum ada. Sungguh progress yang lebih bagus dan maju ya, selama bangunan tersebut memiliki daya tarik serta fungsi lebih lagi untuk wisatawan nantinya. Tapi tetap tidak meninggalkan ciri khas Pantai Pancer Puger  yang terkenal dengan Mercusuar,  serta Pemecah Ombak. Nah mungkin kedepannya bisa tambah lagi tuh, wisata lainnya di sana. Syukur-syukur lah yaa... hehehee
 
Entah bangunan tersebut berfungsi sebagai apa ya, hehee

Di bagian timur mercusuar


Yakin banget liburan kamu bisa lebih berkesan nantinya. Nah, kalau kamu ingin menikmati pesona Pantai Pancer, Puger di Jember dengan Si Pemecah Ombak nya. Kamu bisa banget hubungi saya melalui akun sosial media saya ya gaes. Kali aja nanti kita bisa kopdaran yah...

Semoga apa yang saya tulis di atas bisa bermanfaat untuk list perjalanan liburan kalian di Jember ya gaes. Don’t forget to drop your comments, right.

Nice to see you all, see you on he next post

~Happy Blogging
In the end of 2017th

You Might Also Like

10 komentar

  1. ada tempat pelelalngan ikan jugakah? l asyik bisa beli ikan ya

    BalasHapus
  2. Catet
    Klok pas mudik ke bali lewat jember mau lah mampir di pantai puger. Menikmati pemandangan sambil duduk duduk leyeh istirahat bentar plus tak lupa foto foto cihuy lah yah 😊
    Makasih sharenya mbk

    BalasHapus
  3. waaah... belum pernah ke Pantai-pantai yang ada di Kab Jember... semoga segera berkunjung kesana...

    BalasHapus
  4. wah senjanya oke banget
    apalagi klo sambil bakar2 ikan gitu ya

    BalasHapus
  5. keren banget pantainya...
    cuma dari jakarta jauh bingiitt..hehehe.
    baru tahu juga ada pantai pancer ini di jember. banyak nelayannya juga.

    BalasHapus
  6. Aku belum pernah wisata ke sana. Ke Jember aja bisa dihitung. :D Penasaran nih sama pesona pantainya.

    BalasHapus
  7. Lengkap ni mba pantainya.. bisa berlibur, nikmati udara pantai sekaligus belanja ikan2 segar..

    BalasHapus
  8. Dari dulu pengen mampir ke Pantai Pancer Puger ini biar bisa lihat kehidupan nelayannya, tapi belum sempet. TFS^^

    BalasHapus
  9. Foto2nya menggoda sangat ya mbah, bolehlah kapan diagendakan barengan kesini, hehe

    BalasHapus
  10. Udah keren ya JLS sekarang, lama tidak main ke getem kok udah bagus gitu ya, btw tubing di getem apa masih ada ya mbak?

    BalasHapus

Terima kasih sudah membaca dan berkunjung kemari.
Salam kenal, jangan lupa tinggalkan komentar kalian ya, supaya bisa berkunjung balik. Hhee. ^_^

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Contact Me

Jika ingin mengontak saya untuk keperluan publikasi, kerjasama, ataupun pertanyaan lain tentang blog ini bisa dengan mengirim email langsung ke rurohma95@gmail.com.
Terima kasih -
Copyright by Khoirur Rohmah
Fastabiqul Khoirots

Like us on Fanpage

Kicauan Saya