Hal-Hal Yang Perlu Dilakukan Penulis Sebagai Bisnisman

November 15, 2016





Bismillaahirrohmaanirrohim…

“Pikiran manusia terekam di ujung pena mereka”
– Plato

Penulis adalah salahsatu pekerjaan yang tidak mengenal pensiun, kecuali dia yang ingin mempensiunkan dirinya sendiri. Bisa dikatakan, penulis meniti pekerjaannya sebagai salahsatu seorang “pengusaha tulisan”, bisnis tulisan, yang mana dia bertindak sebagai seorang direktur, manager, maupun sales dengan memproduksi tulisan untuk dikirimkan pada media masa atau penerbitan.


Nah, bedanya penulis dengan yang lainnya bagaimana? “Penulis adalah seorang yang menghasilkan karya nonfiksi dari hasil kreasi dengan menggunakan nalar untuk menganalisis, menelaah, menilai, mencermati, mengemukakakan ide, dan pendapat yang actual dan terpercaya di masyarakat.

Lain halnya dengan penulis cerpen, novelis, mereka dikatakan sebagai seorang pengarang. Karena dia menghasilkan tulisan dari hasil imajinasi atau rekaan fantasi. Seperti halnya cerpenis dan novelis.

Dalam hal ini saya hanya akan membahas tentang “penulis artikel”. Yang mana penulis sebagai salah satu bisnisman, dan hal apakah yang perlu mereka lakukan juga perlu diperhatikan dalam hal pekerjaannya tersebut?


1. Mengenali Dan Mempelajari Visi Dan Misi Media Masa


Tulislah artikel sesuai kebutuhan dan kebijakan dari redaksi media masa. Hal itu bisa di inisiatif dengan membaca atau mempelajari artikel, jenis tulisan, kajian, juga headline apa saja yang mudah atau sudah dimuat di media masa tersebut.

2. Penulis Memungkinkan Berkonsultasi dengan Redaksi Media Masa


Dengan begitu, penulis bisa mengetahui apakah tulisannya layak dimuat atau tidak.

3. Didukung dengan adanya Penunjang di bawah ini


- Ketikan yang rapi dua spasi pada kertas putih
- Menulis judul di bagian paling atas, tengah, dengan nama penulis di bawahnya judul
- Pada akhir tulisan disebutkan identitas penulis
- Bahasa mudah dimengerti
- Pembahasan yang sistematis
- Ejaan yang benar sesuai EYD

4. Menyertakan Surat dan Perangko Balasan


Hal itu supaya redaksi lebih mudah mengembalikan naskah jika tidak layak muat dengan alamat sendiri yang kita tulis apabila di kirim melalui kantor pos.

5. Memegang Teguh Etika Kepenulisan Terkait artikel ganda dan duplikasi


Hindari melakukan artikel yang sama kepada dua atau lebih redaksi media masa. Atau melakukan duplikasi terhadap tulisan orang lain. Hal itu bisa membuat penulis ter-blacklist pada redaksi media masa.

5 hal di atas adalah poin-poin yang perlu diperhatikan bagi seorang penulis yang juga dikatakan sebagai bisnisman.

Semoga bermanfaat, dan jangan lupa, feel free to drop your comment ya
😁😁😁

Cheers,
Khoirur Rohmah
Karangduren, 13 Nopember 2016

*diadopsi dari buku Lincah Menulis Pandai Bicara.


You Might Also Like

6 komentar

  1. Nomor 4, aku sering melakukannya saat aku kecil dan kirim gambar serta puisi ke bobo. Sekarang kalo kirim kebanyakan via surel

    BalasHapus
    Balasan
    1. Sekarang banyak pengiriman via surel ya...
      Tips lanjutan: berdoa dan sabar menunggu.

      Hapus
  2. Ini untuk tulisan yang dikirim hard copy, ya? Aku juga penulis. :D Setuju banget sama tips-tipsnya. :D

    BalasHapus
  3. tulisannya menarik mbak, semua hal tentang kepenulisan memang harus diperhatikan kalau ingin tulisan kita berkualitas. saya juga kadang mengabaikan beberapa hal mungkin sampai sekarang susah sekali menembus media. tp gpp. terus semangat dan terus belajar. salam kenal ya mbak.

    BalasHapus
  4. Aku blm kirim tulisan ke media lg. Msh krg percaya dirinya

    BalasHapus
  5. terima kasih telah berbagi ilmu mba rohma

    BalasHapus

Terima kasih sudah membaca dan berkunjung kemari.
Salam kenal, jangan lupa tinggalkan komentar kalian ya, supaya bisa berkunjung balik. Hhee. ^_^

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Contact Me

Jika ingin mengontak saya untuk keperluan publikasi, kerjasama, ataupun pertanyaan lain tentang blog ini bisa dengan mengirim email langsung ke rurohma95@gmail.com.
Terima kasih -
Copyright by Khoirur Rohmah
Fastabiqul Khoirots

Like us on Fanpage

Kicauan Saya