KENAL LEBIH DEKAT DENGAN BUZZBUDDIES

Selasa, 16 Februari 2016

Jember, Jember Regency, East Java, Indonesia
6 komentar
Assalamu’alaikum …

Lama juga ya saya tak posting, hehehe. Setelah kemarin-kemarin terkena sebuah syndrome yang membuat saya hengkang dan vacuum sebentar dari blogging. Hehehe. Butuh piknik mungkin. Sekaligus dikejar-kejar deadline buku semester genap untuk Kurikulum 2013. *eh Curhat.

Nha, selama seminggu mungkin saya jarang main sosial media terkecuali twitter. Dan baru kemarin itulah saya sedikit terbuka lagi untuk berselanjar di berbagai jejaring sosial, dan salah satunya buzzbuddies. Sebelumnya saya sudah daftar akun di Sosmed tersebut, tapi baru saya buka dan menginstal aplikasinya dua hari yang lalu. Cukup kaget juga, karena ternyata aplikasi Buzzbuddies ini tidak lemot, kecuali kalau jaringannya berubah jadi Edge ya , hehehe




Mungkin dari kalian ada yang sudah tahu dengan sosial media ini, tapi atau mungkin masih ada yang belum. Nha, kali ini saya ingin mengenalkan kalian lebih dekat lagi dengan sosial media buatan anak negeri sendiri, yakni Indonesia. Wah… keren kan, kawan… ^^

Sejarahnya itu, founding father dari Buzzbuddies ini amat sangat jeli dalam melihat perkembangan para pengguna sosial media yang merebak hingga berbagai kalangan. Baik usia yang masih muda, remaja, maupun dewasa, mereka cukup banyak menggeluti berbagai jenis sosial media seperti twitter, facebook, dan semacamnya itu. Selain itu, masih jarang pula ada sosial media buatan Indonesia yang digemari atau memang sedikit jumlahnya. Oleh karena itulah, ada dari anak negeri yang mengagas untuk meluncurkan sebuah sosial media buatan Indonesia asli dengan mencetuskan nama “buzzbuddies” yang merupakan karya anak bangsa. Yang perlu sekali untuk diapresiasi kerja keras mereka. Hehehe

Menurut informasi yang saya dapat dari mbah gugel, buzzbuddies ini sudah mulai dikenalkan pada tanggal 23 Desember 2014 yang saat itu masih dalam proses coding dan juga testing, dan selanjutnya Buzzbuddies baru hadir dengan versi desktop dan mobile.

Diperempatan tahun 2015,  Buzzbuddies baru me-launching Beta testernya namun saat itu belum disertai versi mobilenya. Tapi jangan khawatir teman-teman, karena saat ini kamu dapat menikmati aplikasi ini via android atau IOs kalian melalui Google Play Store.

Fitur yang dimiliki sosial media buzz buddies ini memberikan tujuan supaya penggunannya dapat berkomunikasi atau terhubung dengan orang-orang yang memiliki hobi atau minat yang sama. Seperti : Anime, Buku, film, Fotografi, Kebudayaan, Kecantikan, Komik, Kuis, Kuliner, Kutipan, Lapak, Mode, Pendidikan, Ponsel, Seni dan Desain, Teknologi, Travel, dan masih banyak lagi. Kesemuannya merupakan perbincangan Lifestyle yang sering kita  jumpai sehari-hari, kan?


My Buzzbuddies


Di #buzzbuddies ini, kamu dapat menyalurkan minat kamu dari beberapa menu tersebut. Selain itu, kamu juga bisa share hal apapun tersebut sesuai minat yang telah disediakan, tak hanya itu, kamu juga bisa update status dan share photo terbaru kamu di sini ya. Dan kamu juga bisa bergabung dengan grup-grup yang telah ada di sana. Atau justru kamu ingin membuat grup sendiri. Bisa… bisa… hehehee

Buzzbuddies Home


Tapi, sebelumnya, jika kamu ingin memiliki akun di #buzzbuddies, kamu cukup membuka websitenya di buzzbuddies.com dan mendaftarkan diri melalui website tersebut ya.
Kemudian, kamu sign up terlebih dahulu, dan isi form pendaftaran yang telah disediakan.
Nanti, setelah pendaftaran kamu berhasil, dan akun selesai dibuat. Kamu dapat mengkonfirmasi lewat email yang diberikan oleh pihak buzzbuddies, untuk mengaktifkan akun tersebut.
Barulah, kamu dapat menikmati berselancar di sosial media miliki young generation of Indonesia ini. Hehehe. Sosial media ini asli milik Indonesia lho, kawan. Hehee. Daftar juga yuk…



Setelah kamu punya akun di #Buzzbuddies, kamu dapat membukanya melalui PC atau Mobile kamu ya. Seperti yang saya jelaskan sebelumnya, karena #Buzzbuddies sudah ada di Google Play Store.

Buzzbuddies Logo
Nha, buat kamu yang belum punya akunnya, yuk segera buat akunnya sekarang ya. Kamu wajib mencoba dan punya akun dari sosmed asli buatan Indonesia ini. Ada banyak kontes yang berlangsung yang dapat kamu ketahui lewat email yang diberikan oleh pihak buzzbuddies. Jadi, kamu tak akan ketinggalan berita atau informasi dari buzzbuddies ini, temans.

Kamu juga bisa stalking dan add fanspage, ataupun instagram, dan twitter, mereka ya.
Fanpage : Buzzbuddies
Facebook : Buzzbuddies
Instagram : @Buzzbuddies
Twitter : @Buzzbuddies

Oh iya, untuk kamu yang mungkin memiliki masukan untuk #buzzbuddies, kamu bisa share kritik dan saran kamu lewat fitur yang disediakan oleh buzzbuddies ya. … Hal itu, supaya tim dari Buzzbuddies dapat mengembangkan dan meningkatkan BrandAwarness dari sosial media ini, dan mereka dapat mengetahui apa-apa yang kamu butuhkan, temans. Karena, tapna masukan dari penggunanya, media sosial ini tidak akan berkembang.

Oleh karena itu, yuk bantu Sosial Media #Buzzbuddies ini bisa menjadi Sosmed yang lebih baik dan dapat memberikan manfaat untuk penggunannya. Oke…

Dan jangan lupa, kamu juga harus daftarkan akun di #buzzbuddies ini ya, temans.
Hehehee

Semoga sharing dari saya kali ini dapat bermanfaat ya, Temans. kalau mungkin artikel ini dapat membantu, kamu bisa share melalui akun sosial media yang kamu miliki ya.

Jangan lupa tinggalkan komentar kamu ya…
Terimakasih.

Wassalamu’alaikum.
Read More

SALAH SASARAN

Selasa, 09 Februari 2016

2 komentar



Wringintelu, 9 Februari 2016

Hai, Litha…
Mungkin, ketika kamu membaca suratku ini, kamu akan tertawa atau kaget, karena seorang Joni, mau-maunya mengirimkan surat lewat sahabatmu tempo hari. Tapi, lupakan kekonyolanku ini yang butuh waktu dan kekuatan untuk bisa menyampaikan apa yang aku rasakan ketika kejadian ulang tahun Yulia seminggu kemarin.

Aku meminta maaf atas kelakuanmu yang tak sengaja membuatmu pingsan karena aku salah sasaran menaruh katak yang akan aku berikan kepada Yulia. Padahal, aku ingin memberi kejutan kepadanya karena dia suka sekali dengan katak tapi itu hanya katak mainan kok, Litha.

Tapi, aku tak menyadari jika ulahku berujung fatal. Karena membuatmu tak sadarkan diri untuk beberapa jam lamanya. Aku meminta maaf ya, Litha. Aku memang tak sengaja melakukan itu, aku salah sasaran menaruh katak mainan itu. Karena kebetulan, saat aku akan menaruh di lokermu, ada segerombolan anak-anak yang datang. Jadilah aku hanya menafsirkan dan pakai unsur kira-kira itu bangku Yulia. Lagi pula, Yulia juga suka berpindah-pindah tempat duduk.

Ahh… maafkan kesalahanku ya, Litha… aku benar-benar tak sengaja melakukannya. Namun, sebagai ungkapan permintaan maafku, apakah kamu mau bergabung untuk makan siang bersamaku di kantin sekolah. Jangan khawatir, aku tak akan memungut uang darimu kok. Percayalah. Aku juga tak berniat jahat kepadamu, Litha.

Oh iya, ngomong-ngomong aku juga belum terlalu kenal denganmu ya. Karena kamunya sih yang terlalu pendiam dan lugu di kelas. Padahala, kamu termasuk siswa yang beritelegensi tinggi di kelas. Dan sebagai anggota dari teman-temanku yang kesemuanya terkenal super aktif mengganggu teman-teman di kelas. Aku juga meminta maaf untuk tingkah mereka yang kadang kurang ajar kepadamu, Litha. Apalagi ketika mereka meminjam pensilmu, tapi mereka tak mengembalikannya sama sekali. Untung-untung kalau bisa kembali, tapi pensilnya udah tinggal separuh.

Meski aku juga terkenal bandel juga, aku masih punya naluri baik kok, Litha. Percayalah. Selainnya, kita bicarakan di kantin sekolah, lusa ya… ajak juga sahabatmu, Sinta yang berkenan menyampaikan surat ini sehingga bisa sampai ke tanganmu.

Maaf ya jika aku banyak salah kepadamu, dan maaf juga, karena aku mengagumimu yang memang mahir di berbagai mata pelajaran. Tapi, kamu tidak ada sama sekali rasa sombong, kamu justru rendah hati dengan teman-temanmu.

Terima kasih banyak karena telah membaca surat dariku ini, Litha.

Aku tunggu kehadiranmu saat jam istirahat di kantin sekolah, ya…


- Joni –


 
Read More

BEFORE 15

Tidak ada komentar
#30HariMenulisSuratCinta Hari Ke-8


Wringintelu, 8 Februari 2016



Halo, Jane…
Bagaimana kabarmu sekarang ? Apakah kamu baik-baik saja ? Semoga kau sehat selalu ya, seperti saat pertama kali kita bertemu beberapa bulan yang lalu. Apakah kamu masih setia bekerja di kedai toko bunga di Jalan Kenari itu ? Oh iya, apakah kamu kehilangan sesuatu yang teramat penting setelah perjumpaan kita kapan hari ?

Saat itu, ketika pagi hari kira-kira jam tujuh lebih aku melihatmu untuk pertama kali memasuki lift menuju lantai 5. Kau datang dengan wajah seperti khawatir dan juga cemas. Padahal, bukan hanya kamu saja yang didera keadaan seperti itu, aku pun merasakan hal yang sama denganmu. Karena 15 menit sebelum jam delapan pagi, atasanku juga sudah pasti berada di kantor. Dan hal itu sungguh sangat menakutkan buatku.

Setelah pintu lift lantai 5 terbuka, banyak orang yang langsung menghamburkan diri keluar. Termasuk dirimu dengan ketergesaanmu membawa seikat bunga mawar merah yang sedang merekahnya. Tapi, ketika kamu hendak beranjak dari lift, KTP kamu jatuh dan mungkin emang tak sengaja kamu jatuhkan, karena kamu begitu terburu-buru kan ?

Ketika aku akan mengejarmu, waktuku kurang 3 menit lagi menuju 7.42, ahh… aku hanya bisa mengumpat dalam hati, karena didera keterlambatan masuk kantor atau mengantar KTPmu yang pastinya sangat teramat penting itu.

Kamu tahu, kalau aku selalu menantimu di 15 menit sebelum atasanku datang dengan menunggu orang-orang keluar dari lift 5. Tapi sayangnya, aku tak kunjung menemukan batang hidungmu sama sekali. Apakah memang pelangganmu yang kemarin bunganya masih sangat mekar, atau bagaimana, aku pun bingung untuk mengantarkan kemana kartu penting milikmu.

Mungkin, kala itu aku tak berfikir jika di KTP mu terdapat alamat rumahmu, karena aku sibuk dengan berbagai tugas kantorku di akhir tahun. Oh iya, aku juga tak sengaja berpapasan denganmu ketika kamu pulang dari walayan di jalan Kenari. Tapi, kamu tengah berjalan bersama temanmu, lagi pula aku juga lupa membawa KTPmu. Ahh.. lagi-lagi aku gagal untuk mengantarkan KTPmu, jane.

Melalui surat ini, aku ingin meminta maaf kepadamu karena telah lancang membaca biodata dirimu. Tapi, jika tidak aku baca bagaimana aku bisa mengembalikan KTP mu ini. Dan aku juga mengundangmu pada malam pergantian tahun di café lantai dasar kantorku. Maukah kamu datang dan memnuhi undanganku, Jane.

Karena, aku juga ingin mengenalmu lebih dekat lagi. Karena selama ini, aku hanya tahu lewat pertemuan pertama kita di 15 menit sebelum kita keluar lift, dan melalui KTP mu ini. Hehehe, kalau dilihat-lihat, kamu terlihat imut dan manis, Jane. Beneran. Apalagi melihat ekspresi saat kamu khawatir dan cemas, hehehe.

Semoga, dengan datangnya saatku ini, kamu juga berkenan untuk berkenan pula mengenalku dan menghadiri undanganku lusa. Selamat menjalankan aktiftasmu, Jane…

Senang bisa berjumpa denganmu,

Ku tunggu lagi balasan surat darimu, Jane. Aku sangat berharap dengan perjumpaan kita di pertemuan berikutnya.

                                                                                                Salam hangat,
Dari yang selalu mengagumimu dari jauh.
Lee,


Read More

Dear, Bondan BP

Senin, 08 Februari 2016

Jember, Jember Regency, East Java, Indonesia
2 komentar
#30HariMenulisSuratCinta Hari Ke-7
Tema : Pacarku Superstar

Wringintelu, 7 Februari 2016

Kan kuraih masa depanku yang cerah
Walau badai menerjang
Ku takkan menyerah
Kuraih mimpiku
Mimpiku.....



Dear Kakak, Bondan Prakoso
Hai Kak, bagaimana kabar Kakak sekarang ? Semoga senantiasa sehat selalu ya Kak. Oh iya, Kak, kenalkan, aku adalah salah satu fans dari Kakak seprti penggemar Kakak lainnya. hehehe

Penggalan lirik lagu di atas adalah salah satu favoritku dari lagunya Kakak, bersama Fade 2 Black. Dari kutipan lirik itu seakan-akan menyimpan makna motivasi buatku untuk tetap terus mempuangkan mimpiku. Ada banyak lagu-lagu yang Kakak ciptakan dan nyanyikan, baik solo atau bersama Fade 2 Black, yang memiliki makna motivasi semuanya, Kak. All of them also i like that.

Aku mulai mengenal Kakak, dari lagu "Keroncong Protol", kemudian lagu "Kita Selamanya" yang pernah dibuat untuk soundtrack video tugas praktek temenku saat aku masih duduk di bangku MTs. Dari situlah, aku mulai banyak menyukai lagu-lagu Kakak, begitu juga aku sangat mengagumi Kakak. 

Tak hanya itu, ketika aku duduk di bangku Aliyah, ada salah satu temanku yang beda jurusan, wajahnya mirip sekali dengan Kakak. Namanya adalah Hamdan. Dia anak IPS, dia juga seorang anak dari Kyai ternama di kotaku. Dia ahli dalam bidang agama, Kak. Melihat Hamdan, seperti melihat bunshinnya Kakak. hehhee. Sehingga, kekagumanku terhadap Kakak juga semakin bertambah, Kak. hehhee. 


Setelah aku lulus Aliyah, aku semakin jatuh hati sama lagu-lagu Kakak, begitu juga dengan Kakak yang sangat produktif dengan mengeluarkan banyak album-album terbaru yang kesemua lagu-lagunya inspiratif, Kak. Itulah kenapa alasan aku sangat mengagumi Kakak dan juga lagu-lagu Kakak.

Saat aku mulai bekerja di tempatku sekarang ini, aku sering memutar lagu-lagu Kakak. Bahkan tak bosan-bosannya aku mem-playback lagu Kakak. Hingga kadang-kadang temenku pada protes, Kak. Soalnya lagunya "mbuledt" gitu aja, heheh.

Kemudian, aku juga punya kenangan indah Kak, ketika Masku punya kaos yang tulisannya "Bondan & Fade 2 black" aku iseng buat make itu bajunya dia, Kak. Soalnya aku suka sama desain bajunya sekaligus sama tulisannya pastinya, hehehe. Oleh karena itulah, aku ngotot ke Masku supaya kaosnya aku pakai aja, lagipula pas juga di badanku yang juga kecil, hhhee.

Oh iya Kak, bebrapa aktu yang lalu Kakak terpilih menjadi salah satu aktris solo terbaik dalam event AMI Awards ya Kak. Alhamdulillah... selamat ya Kak, untuk penghargaan yang Kakak raih. Semoga Kakak bisa terus produktif dalam berkarya di dunia musik dan kancah musik di Indonesia atau lebih-lebih di mancanegara ya Kak.. hehhe


Bermimpi menjadi pacar Kakak yang seorang superstar ??? hhehe
Seperti layaknya mimpi di siang bolong ya.. "Mimpi kali ye.." gitu kata dari slogan acara di televisi tempo doeloe, hehee

Tapi, kalau saja hal itu terjadi, aku akan selalu dukung Kakak untuk kesuksesan Kakak dalam bermusik, Kak. hehehe. Eh... tapi sayangnya, aku sudah terikat oleh janji seseorang, Kak.. xixixi.

Wah... lama-lama ini aku bisa panjang nih ceritanya Kak. hehehe. Mungkin cukup sekian dulu ya Kak. Meski surat ini tidak tak tahu pastinya akan mendapatkan balasan dari Kakak. Tapi aku berharap Kakak bisa terus Produktif, dan mengeluarkan banyak single lagu-lagu inspiratif lainnya, ya Kak. hehehe

Sukses terus buat Kakak.. ^_^

Salam Hangat,
dari Penggemar yang hanya bisa menyaksikanmu dari jauh.





Read More

GADIS PENCURI HATI

Sabtu, 06 Februari 2016

1 komentar
Hi Gadis…

Namamu begitu indah untuk diingat dan aku sudah tak asing lagi dengan namamu itu. Bahkan aku sudah sangat hafal dengan gaya dan sikapmu ketika berhadapan dengan makhluk lain jenis denganmu. Sebut saja Toni, dia adalah salah satu makhluk yang sering kau dekati. Bisa dikatakan sepenuhnya kamu memberikan cinta dan kasih sayangmu kepadanya. Tapi nihil, kamu hanya menganggapnya sebatas teman saja.

Aku sering bergeming memperhatikanmu dari atas balkon kelas kita, ketika kamu berada di tangga bawah. Kamu bagitu menarik memang, jika berada di antara sekawanan teman-teman perempuanmu. Kamu tampak begitu elok nan dipandang. Tak ada rasa sombong sama sekali jika berteman denganmu. Bahkan kamu juga tak acuh jika harus bercengkrama dengan temanmu yang berada standar di bawah rata-ratamu. Kamu tak peduli dia berharta banyak, sedang, atau tak punya apapun. Mereka tetap berarti untukmu.

Mungkin hal itu juga lah banyak lelaki yang mengagumimu, Hingga Toni yang sering kamu ajak curhat dan menjadi temanmu setiap hari ketika pulang dan pergi sekolah menaruh hati padamu. Duh… aku juga ingin menjadi figur yang begitu spesial di dekatmu. Tapi, kapankah itu, aku pun juga tak tahu.

Sampai-sampai, ada berita burung yang kiranya datang dari sahabat perempuanmu di kelas kita. Mereka mengatakan jika kamu mengagumi sosok misterius di kelas kita itu. Rena, mengungkapkan jika kamu sudah lama mengincar lelaki itu sejak kamu baru pertama kali masuk di kelas kita. Iya, saat kamu baru pindah kesini.

Aku menilik satu persatu anak laki-laki yang mungkin dekat dengan prediksiku yaitu “misterius”. Mulai dari Edo, yang punya hobi tidur di bangku belakang ketika pelajaran bahasa Jawa Pak Joko. Bayu, yang punya tubuh atletis, tapi dia suka menghabiskan waktu luangnya di perpustakaan. Atau jangan-jangan ketua kelas kita, yang diam-diam memiliki hobi menonton anime mesum di koleksi ponselnya menurut teman sebangkunya, tapi dia memiliki tingkat inteligensi yang tinggi di kelas. Ahh… aku sibuk memikirkan siapakah sosok misterius yang kamu maksud itu.

Hingga hari itu, tanpa sengaja tiba. Ketika aku berpapasan denganmu di pintu masuk perpustakan. Tatapanmu sangat teduh sekali di mataku. Senyuman itu sangat manis sekali, dan begitu indah terlontar dari bibirmu yang mungil nan tipis.

Aduhai, betapa cantiknya dirimu, Gadis. Pantas saja lelaki mana yang tak suka bersanding denganmu. Aku pun mengakui jika aku introvert, namun memiliki rasa yang lebih dalam untukmu, Gadis. Akankah kamu tahu tentang rasaku ini?

Semoga, dengan membaca suratku ini, Kamu bisa mengutarakan dan menunjukkan siapakah sosok “Laki-laki Misterius” yang kamu maksud itu. Jujur, aku sangat mengagumimu, sedari pertama kali kamu memperkenalkan diri di depan kelas kita. Aku tunggu balasan surat darimu, Gadis.

Aku yakin, aku takkan berhianat jika kamu berkenan memberitahu, siapakah sosok misterius itu. Aku tunggu balasan surat darimu sebelum lepas pisah sekolah tiba.

I LOVE YOU, Gadis.

Your Secret Admirer



  



Read More

Kakak Berparfum Caramel

Jumat, 05 Februari 2016

Jember, Jember Regency, East Java, Indonesia
3 komentar
#30HariMenulisSuratCinta Hari ke-5


Wringintelu, 5 Februari 2016

Hi Kakak…

Kenalkan, aku adalah salah satu penggemarmu dulu, sewaktu kita masih duduk di bangku SMA. Lima tahun yang lalu, aku mengenalmu di sebuah kegiatan ekstrakurikuler di sekolah kita. Apakah Kakak ingat denganku, pria bertubuh tinggi besar, yang saat itu menjadi adik kelasmu. Secara kebetulan, aku juga ikut dalam kegiatan yang ternyata ada dirimu yang juga menjadi seniorku.

Begitu dirimu mengenalkan tentang siapakah biodata dirimu  yang sesingkat-singkatnya, kau akhiri dengan seutas senyum termanismu, yang begitu merasuk di sanubariku kala itu. Sejak pertemuan itu, aku begitu dekat dengan dirimu. Kedekatan itulah yang membuatku lebih mengenal parfum yang telah sering menemanimu beraktifitas, terutama dalam kegiatan penjelajahan di Pramuka.

Aroma parfummu yang semerbak caramel itu membuat hidungku ingin menghirup setiap waktu ketika berada di sampingmu. Tapi nyatanya, aku hanya bisa mencium aroma parfum khasmu itu beberapa waktu saja, karena, kamu jelas-jelas sibuk dengan aktifitas selain kegiatan Pramuka di sekolah. Tak hanya itu, kamu juga sibuk memprsiapkan ujian nasionalmu.

Seminggu tanpa mencium aroma caramel itu, membuatku lesu. Hingga pernah suatu waktu, aku sengaja mengikutimu ketika berada di perpustakaan sekolah. Ya, aku mencarimu, aku mengagumimu, dan menyukai aroma parfummu itu. Caramel. Aroma yang begitu tenang, dan menenangkan. Ingatkah Kakak dengan momen itu?

Hingga hari yang tak terduga itupun akhirnya datang, begitu Kakak dinyatakan “lulus” oleh pihak sekolah, aku masih belum berani untuk mengungkapkan perasaanku padamu. Mungkinkan rasaku itu salah, karena mengagumi Kakak, yang notabenenya dua tahun lebih di atasku. Tapi, iya, cinta tak mengenal itu, Kak. Aku telat mengungkapkan rasa itu padamu. Aku menyesal sekali, Kak.

Setelah beberapa tahun kemudian, akhirnya aku bisa move on Kak. Karena aku tahu, jika menunggu Kakak tanpa jawaban yang pasti, karena Kakak sudah memiliki cowok lain, aku tak pantas rasanya mmperjuangkan rasa ini, Kak.

Aku menemukan gadis yang sosoknya tak jauh dari dirimu, Kak. Dia begitu anggun, humoris, dan romantis. Tapi, ada satu hal yang begitu aku suka darinya. Dia memiliki  parfum yang aromanya sama denganmu, Kak.

Caramel.

Iya, dia juga suka dengan parfum caramel yang sama dengan Kakak. Begitu dia berada di sampingku, seakan-akan aku dibawa kembali lagi ke masa-masa berada di kgiatan ekstrakurikuler pramuka bersama Kakak.

Maafkan aku, Kak. Aku masih mnyimpan rasa kagum itu kepada Kakak. Tapi aku juga tak ingin menyakiti dan menduakan kasih sayang dan cinta dari gadisku. Aku hanya menyampaikan jika aku pernah mengagumimu. Dan hingga kini akuk masih mengagumi, tapi, hanya sebatas kagum, Kak.

Semoga Kakak dapat kembali mengingatku, jika aku adalah salah satu penggemarmu, Kak.

Dari :
Penggemar rahasiamu,

Alex.

Read More

Surat Untuk Seseorang Yang Ku Stalking

Kamis, 04 Februari 2016

Jember, Jember Regency, East Java, Indonesia
1 komentar
#30HariMenulisSuratCinta Hari ke-4



Wringintelu, 4 Februari 2016
 Dear Mbak Inti Nur Janah

Assalamu’alaikum, Mbak… Bagaimana kabar Mbak sekarang di sana ? masih ingatkah Mbak dengan aku. Gadis yang dulu pernah melayani Mbak beserta adik Mbak, – Eva – ketika kalian membeli jilbab di tempat saya bekerja sekitar 2 bulan yang lalu. Kira-kira Mbak Inti masih ingat apa nggak  denganku – Rohmah – yang baru mengetahui dan sedikit mengenal mbak dari pengamatan secara sepihak olehku lewat informasi yang adik Mbak, bagikan di social media miliknya.

Tapi, aku berharap Mbak Inti sedikit ingat denganku, ya… hehehe

Jujur, semasa aku mengenal Mbak beberapa bulan terakhir ini. Aku sangat penasaran dengan Mbak. Apalagi, ketika akan melaksanakan pernikahan hingga menjelang acara, aku juga sempat stalking social media milik Eva untuk melihat beberapa photo yang menjadi bukti kesakralan cinta kasih Mbak dengan pasangan Mbak.

Melihat satu gambar ke gambar lainnya, tiada sama sekali raut wajah sedih yang Mbak tampilkan. Mbak Inti benar-benar anggun sekali dengan balutan pakaian kemanten yang Mbak kenakan. Aku saja sampai perlu mengingat lebih jauh lagi tentang Mbak. Karena, aku sedikit banyak bisa menghapal wajah seseorang yang meskipun bertemu sekali waktu. Tapi ternyata, aku belum pernah bertemu dengan Mbak sama sekali. Jadi, aku sedikit susah mengenali Mbak Inti. Padahal, di samping photo pernikahan Mbak tersebut ada Eva, Lulus, dan Ervhit, mereka adalah adik kelasku semuanya, Mbak.

Mungkin, aku masih dilanda penasaran ya Mbak, jadi aku berharap bisa bertemu dengan Mbak Inti, meskipun itu di tempatku bekerja. Ternyata, hal tersebut berbuah kenyataan. Aku dipertemukan dengan Mbak Inti bersama Eva, ketika siang hari di Al-Maidah.

Senang dan sedikit bisa menjawab rasa penasaranku terhadap Mbak Inti. Hingga hari berganti hari, setelah pertemuan yang tanpa disengaja itu, ada berita melalui status yang disampaikan Eva lewat sosial medianya, jika Mbak Inti sedang mengalami sakit. Yang pertama, setelah sakitnya Mbak sembuh, beberapa minggu kemudian, Eva share lagi kalau Mbak Inti kembali dilanda sakit. Dan Sakit itu yang membuat mbak berada di tempat sekarang.

Mbak tahu, di saat mbak dilanda kesedihan, mendapati tubuh Mbak disuntik, dipasang infus, dan minum obat, maupun ini itu, tapi Mbak Inti terlihat begitu ceria, Mbak. Dan Aku tahu itu berkat stalking lewat Facebook Eva. Maaf sebelumnya Mbak. Karena aku juga ingin tahu bagaimana perkembangan Mbak Inti hingga Mbak bisa sembuh seperti sekarang ini.

Dan tibalah saat itu, di mana aku sedang buka Facebook, aku melihat berita duka yang sangat membuatku kaget dan sedih sekali Mbak. Ternyata, Allah sangat sayang sama Mbak. Dia meminta Mbak menemui-Nya di kala alat-alat rumah sakit beserta yang lainnya telah banyak menemani Mbak beberapa hari di rumah sakit.

Innalillahi wa inna ilaihi rojiun… Semoga amal dan ibadah Mbak diterima di sisi-Nya. Dan semoga Mbak di tempatkan di tempat yang luas dan terang di sana. Tepat Jum’at besok, 5 Februari 2016, adalah 40 hari wafatnya Mbak. Aku takkan lupa untuk mendoakan Mbak di sana. Meski hanya tahu dan mengenal melalui stalking, aku senang bisa mengenal Mbak. Begitu juga mengenal adik Mbak, Eva.


Allahummaghfirlahu Warhamhu Wa ‘afiihi Wa’fu’anhu
“Ya Allah, Ampunlah dia, dan kasihanilah dia, sejahterakan ia
Dan ampunilah dosa dan kesalahannya.
Amin.


Mungkin cukup sekian dulu ya Mbak sedikit ceritaku tentang kekagumanku kepada Mbak. Semoga Allah senantiasa melindungi Mbak di sana. And Nice to know you.

Wassalamu’alaikum…

Dari gadis yang selalu stalking tentang Mbak Inti
- Rohma -






Read More
Copyright © Fastabiqul Khoirots. Blog Design by SkyandStars.co