Pengertian Asuransi Jiwa Beserta Jenis-jenisnya

Jumat, 04 Januari 2019

Jember Regency, East Java, Indonesia


Bismillaahirrohmaanirrohim ...
Halo temans...
Pengertian asuransi jiwa sudah berkembang menjadi lebih luas semenjak inovasi dalam skema produk asuransi banyak ditemukan. Memang, tujuan awal dari pengadaan asuransi jiwa ini adalah untuk menyediakan penanggungan secara finansial jika di masa depan terjadi sesuatu yang menyebabkan hilangnya jiwa pemegang polis. Namun pengertiannya berkembang menjadi setiap dana pertanggungan yang dikeluarkan oleh pihak asuransi sebagai bentuk pemenuhan kewajiban atas transaksi asuransi yang sudah disepakati. Beberapa orang menganggap bahwa asuransi jiwa akan menutupi semua kerugian finansial. Padahal, asuransi jiwa memiliki beberapa jenis tergantung model yang di ambil oleh pemegang polis. Untuk lebih jelas, berikut adalah pengertian asuransi jiwa dan jenis-jenisnya.


Pengertian Asuransi Jiwa

Secara sederhana dan global, asuransi jiwa bisa dipahami sebagai sebuah asuransi yang bertujuan menanggung kerugian finansial yang di alami oleh pemegang polis jika terjadi sesuatu di masa depan yang berisiko menghilangkan nyawa. Atau jika menilik pengertian yang lebih formal, asuransi jiwa adalah bentuk kesepakatan antara pemegang polis dan pihak perusahaan asuransi yang berisi kesediaan pihak asuransi untuk membayarkan sejumlah uang jika pemegang polis menderita risiko kematian di masa mendatang. Jika melihat kedua pengertian tersebut, maka jelas inti dari asuransi jiwa adalah sebagai penyedia tanggungan finansial saat pemegang polis asuransi jiwa mengalami risiko kematian. Tapi kemudian jenis-jenis asuransi membuat pengertian asuransi jiwa menjadi lebih luas. Berikut ini adalah jenis-jenis asuransi jiwa.

 

Jenis Asuransi Jiwa

     1.    Asuransi Jiwa Berjangka

Jenis asuransi jiwa yang satu ini hanya berlaku untuk beberapa waktu saja. Jangka waktu yang ditawarkan biasanya berkisar antara 10, 20, hingga 30 tahun. Jadi selama kurun waktu tersebut, kamu akan mendapatkan jaminan pertanggungan finansial untuk risiko keamanan jiwa di masa mendatang. Jenis ini sangat cocok bagi kamu yang mencari investasi jangka pendek untuk mempersiapkan kebutuhan di masa mendatang.

    2.    Asuransi Jiwa Seumur Hidup

Berbeda dengan jenis asuransi sebelumnya, asuransi jiwa seumur hidup memiliki masa berlaku selama pemegang polis masih hidup. Jenis asuransi jiwa yang satu ini cocok bagi kamu yang mencari tabungan jangka panjang sekaligus proteksi penuh terhadap keselamatan jiwa. Namun, kamu akan dikenakan biaya premi yang jauh lebih tinggi dibandingkan dengan asuransi jiwa berjangka.

    3.    Asuransi Jiwa Dwiguna

Sesuai namanya, asuransi jiwa jenis ini memilioki dua manfaat pokok yang akan kembali ke diri pemegang polis asuransi. Manfaat yang pertama adalah bahwa pemegang polis akan menerima sejumlah uang pertanggungan saat terjadi kematian. Sedangkan manfaat yang kedua adalah bahwa semua biaya yang dibayarkan pemegang polis akan dikembalikan saat batas waktu yang disepakati telah berakhir dan pemegang polis masih hidup.

Jika kamu ingin memilih asuransi, saya merekomendasikan PFI Mega Life sebagai tempat untuk investasi jangka panjang kamu dalam bentuk asuransi.

Semoga artikel ini bermanfaat untuk kamu yang lagi mencari asuransi jiwa. Jangan lupa, feel free to drop your comments yah, gaes.

~Blessed
Khoirur Rohmah

3 komentar:

  1. Beberapa kali pernah ikut yang jenis asuransi berjangka. Sekarang karena kewajibannya ikut program jaminan sosial pemerintah, jadinya asuransi semacam itu sudah tak ikut-ikutan lagi.

    BalasHapus
  2. saya jadi berminat yang Asuransi Jiwa Berjangka, terima kasih rekomendasi nya mbak

    BalasHapus
  3. Wahhh dari kita sendiri asuransi penting banget tuh, apalagi dari kecil misalnya sudah diberikan asuransi. buat jaga jaga aja sih :d

    BalasHapus

Terima kasih sudah membaca dan berkunjung kemari.
Salam kenal, jangan lupa tinggalkan komentar kalian ya, supaya bisa berkunjung balik. Hhee. ^_^

Copyright © Fastabiqul Khoirots. Blog Design by SkyandStars.co