Pakaian Lama Tetap Wangi dan Lembut Sepanjang Hari

 

Pewangi Pakaian Royale by Soklin

 

Bismillaahirrohmaanirrohim

Halo Sobats, Kamu punya outfit kesukaan nggak nih? Kalau iya, tentu pakaian favorit yang sering dicuci tersebut membuatnya lama kelamaan bisa hilang kelembutannya. Nah, berikut ini aku punya beberapa cara agar pakaian kamu tetap lembut meski sudah dicuci berkali-kali. Yuk, check this out!!

 

1.     Periksa, Rawat, dan Hilangkan Noda

Pakaian bisa saja ternodai karena bermacam-macam faktor, dan setiap pakaian harus diperiksa apakah ada noda yang mungkin memerlukan perawatan tambahan sebelum dicuci. Jika kamu tidak punya waktu untuk segera menangani noda, tandai noda dengan jepitan atau peniti besar agar nantinya kamu bisa ingat untuk mengobatinya sebelum mencuci.

 

Untuk informasi penghapusan noda tertentu, kamu bisa mencari tahu cara mengatasinya. Setelah itu, jangan lupa untuk mengecek kembali area yang terkena noda setelah dicuci.

 

2.     Baca Label Perawatan Kain

Penting nih, sebelum mencuci pakaian, ada baiknya kamu membaca label perawatan yang biasa menempel di bagian dalam baju. Patuhi setiap peringatan dan tips dari label perawatan. Hal ini akan membuat pakaianmu menjadi lebih tahan lama.

 

3.    Selalu Sortir Cucian

Saat kamu mencuci pakaian ke mesin cuci, pada dasarnya semua pakaian akan teraduk menjadi satu dan terjadi proses tarik menarik. Hal ini bisa fatal ketika ada risleting logam yang terbuka. Jika pakaian ini bertemu dengan kain yang halus, bisa membuat kain bisa saja terkoyak dan sobek. Selain itu sortir juga cucian berdasarkan warnanya. Dengan begitu kamu akan terbebas dari insiden luntur antara pakaian berwarna dan pakaian putih.

 

4.     Tutup Resleting dan Kancing Celana Saat Mencuci

Jika kamu mengancingkan, menutup ritsleting celanamu saat akan mencuci, insiden saling tersangkut tidak akan lagi terjadi. Pakaian juga akan bertahan lebih lama jika setelah kamu mengancingkannya, kamu membaliknya. Ini akan mencegah keausan pada lapisan luar serta membantu mencegah pudarnya warna. Saat pakaian bersih, pastikan kamu menggunakan jenis gantungan yang benar. Gantungan kawat yang tipis dapat menyebabkan tanda pada bahu atau pakaian bisa saja menjadi molor.

 

5.     Gunakan Kantong Jaring untuk Bahan Halus

Kantong cucian berbahan jaring bisa menjadi teman terbaik untuk melindungi pakaian yang lembut seperti pakaian dalam saat kamu mencucinya. Ini juga bagus untuk kaus kaki dan pakaian bayi yang sangat kecil sehingga bisa saja hilang atau terselip. Taruh semua potongan kecil dalam satu kantong, dan kamu akan dengan mudah menemukannya pasangannya yang serasi.

 

6.     Gunakan deterjen dan pelembut kain secukupnya

Kebanyakan orang beranggapan bahwa menggunakan banyak detergen dan pelembut kain akan membuat pakaian menjadi lebih bersih. Padahal deterjen yang berlebihan akan menempel kembali pada pakaian dan membuat hasil akhir pencucian menjadi kusam dan kaku. Mulailah dengan menggunakan setengah dari jumlah deterjen biasa dan 1/2 cangkir soda kue sebagai penguat deterjen. Kamu akan mencapatkan cucian yang bersih sekaligus menghemat uang. Kondisioner atau pelembut kain komersial seperti dapat membantu pakaian bertahan lebih lama. Mereka bekerja dengan melapisi serat dengan pelumas yang membuat kain terasa lebih lembut saat disentuh. Kandungan pelicin juga akan membuatn serat lebih mudah bergesekan satu sama lain untuk membuat kain terasa lebih lembut, mengurangi keausan, meningkatkan ketahanan noda, dan mengurangi listrik statis melekat. Ikuti pedoman dan jangan berlebihan untuk mendapatkan hasil terbaik.

 

7.     Terlalu Banyak Memasukkan Baju dalam Mesin Cuci

Mencuci banyak pakaian sekaligus, mungkin akan membuat pekerjaanmu lebih cepat selesai. Namun kebiasaan ini akan membuat pakaian menjadi tidak awet. Pertama, pakaian jadi tidak begitu bersih. Kedua, pakaian yang terlalu banyak bergesekan sehingga semakin mudah rusak. Pelajari cara memuat mesin cuci dengan benar dan masukkan pakaian berdasarkan batas berat mesin cuci.

 

8.      Turunkan Suhu

Untuk jenis kain tertentu, air panas dapat menyebabkan noda menyusut, melar dan permanen. Pelajari cara menggunakan suhu air yang benar untuk berbagai jenis kain. Panas yang sangat tinggi pada pengering juga dapat membuat noda dan menyebabkan kerusakan pada kain. Ikuti petunjuk label dengan hati-hati dan pilih siklus pengering yang tepat untuk mendapatkan hasil terbaik.

 

9.     Hati-Hati saat Menggunakan Pemutih

Pemutih klorin akan merusak kain apa pun, termasuk katun putih, jika digunakan dalam konsentrasi yang terlalu tinggi. Selalu encerkan pemutih klorin dan pelajari cara menggunakannya dengan aman. Noda pemutih dapat muncul saat pemutih terciprat ke pakaian secara tidak sengaja atau cucian yang terkena pemutih menyentuh barang lain. Berhati-hatilah untuk menghindari masalah ini - terutama jika k bamu erbagi ruang cuci dengan orang lain.

 

10.                        Gunakan Pewangi dan Pelembut

Selalu gunakan pelembut pakaian agar pakaian menjadi awet lembut. Salah satu pewangi pakaian terbaik yang membuat pakaian menjadi kembut dan wangi adalah royale soklin. Pewangi ini memiliki beragam varian dengan aroma khas parfum mewah. Pakaian menjadi segar dan wangi sepanjang hari.

 

Sobats, di atas adalah beberapa cara yang bisa kamu terapkan supaya pakaian favoritmu atau yang biasa kamu pakai, dapat awet dan tahan lama dengan cara pencucian yang baik, dan bisa harum sepanjang kamu mengenakannya.

 

Semoga tips di atas bisa bermanfaat dan berguna, yah. Oh iya, jangan lupa tinggalkan komentar kamu, ya. Feel free to drop your comments ya ......

 

~blessed

Khoirur Rohmah

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Apa Itu Perangkat Built Up dan Rakitan

Menjaga Hati

Don’t Judge