Minggu, 16 Oktober 2022

Rekomendasi Buku Parenting untuk Pola Asuh Orangtua dalam Mendidik Anak

 

Rekomendasi Buku Parenting untuk Pola Asuh Orangtua terhadap Anak


Bismillaahirrohmaanirrohim

Halo parents,,, menjadi orangtua tentu belajarnya tidak akan ada habisnya, bukan?. Terlebih jika zaman yang orangtua alami berbeda dengan anak-anak di masa kini yang setiap harinya sudah dijejali dengan teknologi sejak dini. Ya, mungkin tidak semuanya. Tapi, jika orangtua paham bagaimana cara membesarkan anak di zaman now, mungkin akan lebih bisa mengatasi kendala atau hal-hal yang anak temui berkaitan dengan teknologi tersebut. Baik dengan mengambil manfaat, dan sebisa mungkin menghindari hal-hal negatifnya.


Nah, kali ini saya akan memberikan rekomendasi 2 buku bertema parenting atau informasi terkait pola asuh orangtua terhadap anak, yang saya ketahui judul bukunya melalui salahsatu teman blogger, dan selebgram. Penasaran dengan judul bukunya apa saja? Simak berikut ini:


1. Digital ParenThink karya Mona Ratuliu

Digital ParenThink oleh Mona Ratuliu
Buku Digital ParenThink karya Mona Ratuliu


Siapa sih yang sering mendengar istilah kalau generasi zaman sekarang berbeda dengan generasi sebelumnya, lalu membanding-bandingkan anak yang di usia sekarang dan anak dengan usia yang sama di masa sebelumnya oleh orangtua? Pernahkah parents menemukan hal tersebut? Jika iya, tentu parents setuju jika generasi dulu dan generasi sekarang berbeda. Sehingga ada istilah seperti Baby Boomers, Gen X, Gen Y, Gen Z, dan Alpha.


“Ajarilah anak-anakmu sesuai dengan zamannya, karena mereka hidup di zaman mereka, bukan zamanmu,” ~ Rasulullah SAW


Jadi, adakalanya anak sekarang apabila disikapi dengan pola asuh seperti orangtuanya belum tentu berhasil. Karena itu, zamannya sudah berbeda dan yang dilalui anak belum tentu sama. Oleh karena itu, menjadi orangtua masa kini tidak boleh berhenti untuk terus belajar parenting. Termasuk melalui buku Digital ParenThink karya Aktris Indonesia, Mona Ratuliu.


“Orangtua zaman now perlu mendidik anak-anaknya agar mengerti konsep proses, daya tahan, dan juga komitmen dalam menyelesaikan tugas agar mereka tidak frustasi dan kecewa ketika menghadapi kasus tertentu. Kalaupun kecewa, diharapkan anak-anak kita juga sudah bisa untuk kecewa dengan aman,” [ isi halaman 9]


Buku ini memberikan kisi-kisi bagaimana caranya membesarkan anak di era digital. Dengan membaca buku ini, orangtua yang berbeda generasi dengan anaknya bisa terbantu untuk mengarahkan anak dapat mengatasi hal-hal yang akan dialami nantinya. Apalagi yang berkaitan dengan teknologi.


Baca juga : Air Doa Buatan Emak


Buku yang direkomendasikan oleh teman blogger, Mbak Lulu Khodijah ini berisi 202 lembar dan sudah dicetak sebanyak 2 kali cetakan. Di tahun 2016 dan 2018. Beberapa judul pembahasannya seperti: Boleh tidak sih, main gadget? [Hal. 24], Ortu Zaman Now [ Hal. 62], Realita Kids Zaman Now [106], dan beragam judul lainnya. 


Kalau parents ingin membaca buku ini, bisa langsung dicari di marketplace kesukaan ya. Entah yang hijau atau yang orange. Harganya cukup terjangkau, masih di bawah 70.000. Lumayan untuk investasi jangka panjang, bukan?


2. Anak Juga Manusia karya Angga Setyawan


Anak Juga Manusia
Buku Anak Juga Manusia Karya Angga Setiawan 

Sadar nggak sih, kadang kala orangtua dominan untuk mementingkan perasaanya sendiri tanpa tahu dan mau tahu bagaimana perasaan anaknya itu seperti apa? Seakan-akan anak harus ikut dan nurut terhadap emosi orangtua tanpa tahu apa perasaannya? 

Walaupun saya belum memiliki anak, tapi rasa-rasanya hal ini sering saya temukan di sekitar. Sekalipun ada, tetap jarang.


Di baca dari judulnya memang parents pasti setuju kalau Anak juga Manusia. Ya, betul. Tapi apakah yakin kita sudah memanusiakan manusia? Sama-sama tanyakan pada diri sendiri, ya. 


“Allah Swt, akan meminta pertanggung jawaban orangtua tentang anaknya, sebelum meminta pertanggung jawaban anak tentang orangtuanya,” – Imam Ibnu Qayyim al-Jauziyah [Halaman No. 11]


Karena anak merupakan amanah dari sang maha kuasa, maka penting untuk orangtua paham dalam mendidik anak. Tahu apa yang perlu dilakukan dalam mendidik anak. Sehingga jangan sembarangan dan asal-asalan, sebab perlakuan yang telah mereka terima akan menjadi bekal untuk kehidupannya kelak dalam mengarungi kehidupan.


Di dalam buku Anak juga Manusia ini menjelaskan beberapa hal, seperti: Belum punya pengalaman, vs sudah punya pengalaman [Hal 23], Pendidikan rumah [Hal. 41], Jika Anak Jatuh Cinta [Hal. 63], Sudah Bahagiakan Anak Anda? [Hal. 76], dan masih banyak lainnya. 


Untuk ukuran bukunya tidak terlalu tebal,. Namun pastinya, isi di dalamnya nggak kalah menarik untuk asupan ilmu orangtua yang dapat berguna sepanjang hayat anak kedepannya. Apabila Anda ingin mendapatkan buku Anak juga Manusia ini, bisa dicari melalui toko online favorit ya. Tentunya harganya sangatlah terjangkau.


Bahkan buku yang direkomendasikan oleh selebgram Dwihandaada ini juga bisa menjadi kado untuk para calon orangtua, loh. Sebab ilmu parenting bisa diterapkan bagi yang sudah memiliki anak, ataupun belum. 


Baca juga : Simulasi Menjadi Orangtua dalam Sehari


Daftar rekomendasi buku parenting di atas menjadi double combo dalam ilmu mendidik anak. Karena keduanya memiliki peran masing-masing. Apa saja? 


Buku Digital ParenThink menjadi acuan atau inspirasi untuk mengerti atau paham bagaimana mendidik anak dari luar. Sedangkan buku Anak Juga Manusia, menjadi asupan untuk orangtua dapat paham dan mengerti apa yang anak maksud. 


Semoga 2 daftar buku parenting yang bisa saya bagikan kali ini bermanfaat ya. Apabila tulisan ini berguna, Anda dapat membagikannya melalui social media yang dipunya. 


Terima kasih sudah membaca dan berkunjung di artikel ini, jangan lupa tinggalkan komentarnya di kolom yang telah disediakan ya. Feel free to drop your comments. Sampai jumpa pada postingan berikutnya. 


~blessed

Khoirur Rohmah


Walau terkadang, praktek tak semudah teori ya, parents. Tapi setidaknya hal ini bisa menjadi pengetahuan untuk kita para orangtua atau calon orangtua untuk anak kita tercinta.


13 komentar:

  1. Dari dulu pengen baca bukunya Mona Ratuliu dong, nggak kesampaian mulu, saya paling suka baca buku yang ditulis dari pengalaman sendiri.
    Being a parent emang luar biasa ya, nggak ada sekolahnya, tapi amat sangat penting untuk menjadi orang tua yang baik untuk anak

    BalasHapus
  2. Adikku kebetulan lagi cari buku mengenai pola asuh dan mendidik anak mbak, terimakasih rekomendasinya, bisa saya kasih link blognya saja untuk dia pilah kembali tertarik buku yang mana

    BalasHapus
  3. Mendadak ingat kalau saya belum membaca buku parenting tentang manajemen emosi yang sudah dibeli berbulan-bulan yang lalu. Meski anak-anak sudah dewasa, sejauh yang saya paham, menjadi orang tua ilmunya berkelanjutan, tak pernah putus, hingga akhir hayat.

    Tapi sebaik-baiknya buku sebagai rujukan adalah yang mengembangkan akhlak terlebih dahulu dan dia (yang menulis) bisa membuktikan teori yang dia uraikan kepada anak-anak dan keluarganya sendiri, sebelum menyampaikan pemikirannya kepada publik.

    BalasHapus
  4. buku2 yang bagus
    karena kita sering lupa bahwa gak gampang jadi ortu
    sayangnya untuk jadi ortu gak ada sekolahnya

    BalasHapus
  5. Wah asyik nih ... ada buku digital parenting sehingga bagi yang membutuhkan bisa langsung google jadi para orang tua bisa memberikan praktek kepada anaknya

    BalasHapus
  6. Untuk calon orangtua bagus juga ya bukunya untuk dibaca.
    Sebagai modal juga saat nanti mendidik anak sendiri

    BalasHapus
  7. Aku ada nih. Buka parenting yang judulnya Islamic parenting. Bagus banget tentang parenting orang tua islami mendidik anak sesuai usianya. Tapi 2 buku di atas juga tertarik banget aku mau bacanya.

    BalasHapus
  8. Buku-bukunya menarik banget nih. Aku suka belajar ilmu parenting kayak gini, walau teori tidak sama dengan prakteknya setidaknya sudah ada bekal sedikit untuk menjadi orang tua yang lebih baik lagi.

    BalasHapus
  9. Setuju banget.
    Praktek itu tak seindah yang dibaca di buku Parenting. Penuh dengan batu, tersungkur, terjungkal dan tersedu-sedu. Semoga Allah mudahkan dalam prosesnya meski penuh duri dan menghasilkan generasi islami terbaik masa kini. Barakallahu fiik~

    BalasHapus
  10. Aku suka sama bukunya "anak juga manusia" jadi kesentil aja sama kalimat "kadang kala orangtua dominan untuk mementingkan perasaanya sendiri tanpa tau dan mau tahu bagaimana perasaan anakny

    semoga kita selalu mnjd ortu yg mau belajar dn mengerti y

    BalasHapus
  11. Teori memberi kita pengetahuan yang bisa jadi panduan, prakteknya nanti tinggal menyesuaikan situasi dan kondisi real kita :)

    BalasHapus
  12. Terimakasih rekomendasi bukunya mbak, jujur jadi orangtua tuh gak ada habisnya buat terus belajar seiring tumbuh kembangnya anak-anak

    BalasHapus
  13. Buku ini cocok juga kalo dibuat kado pengantin yang bakal jadi calon orang tua ya kak 👍

    BalasHapus

Terima kasih sudah membaca dan berkunjung kemari.
Salam kenal, jangan lupa tinggalkan komentar kalian ya, supaya bisa berkunjung balik. Hhee. ^_^

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...