‎ ‎
personal lifestyle blogger jember

Amalan Kecil yang Biasa Dilakukan Saat Ramadan

amalan kecil yang biasa dilakukan saat ramadan

Bismillaahirrohmaanirrohim

Halo Sobats... di ramadan hari ke delapan ini, masih tetap semangat puasanya, kan? Kalau diingat-ingat, apakah ada kebiasaan kecil yang sudah kamu lakukan sejak awal ramadan? Sesederhana tersenyum ketika berpapasan dengan tetangga, atau orang yang memang kamu kenal. Setuju tidak, kalau tersenyum juga termasuk bagian dari amalan kecil yang bisa dilakukan kapan saja. Termasuk waktu ramadan yang penuh dengan keberkahan. 

Berhubung di teman hari ini adalah berkaitan dengan "Amalan kecil yang biasa dilakukan saat ramadan". Maka aku akan menyebutkan beberapa hal yang menurutku amalan ini terlihat mudah dilakukan, namun karena dilakukan di bulan ramadan yang penuh dengan keberkahan, pasti pahala yang akan didapat juga akan dilipatgandakan. Insyaallah.

Berikut ini beberapa amalan kecil dan mudah untuk dilakukan saat ramadan

Amalan Kecil yang Mudah dan Biasa Dilakukan Saat Ramadan

1. Sahur dan Mengakhirkan Sahur

Dalam sebuah hadis Rasulullah yang diriwayatkan oleh Anas bin Malik r.a, yang artinya: Segerakan berbuka dan akhirkanlah sahur. 

Aku dulu kerap sahur paling akhir. Ketika menjelang adzan subuh, dan sudah selesai imsak, masih tarhim, gara-gara telat bangunnya. Sehingga mau nggak mau, makan untuk sahur ya seadanya. Terlebih waktu itu belum punya lemari es. Jadi, apapun makanan semalam yang masih tersedia dan enak, aku makan bareng emakku. Jangan lupa minum air putih.

Nah, ternyata mengakhirkan sahur juga termasuk salah satu amalan kecil, yang biasa dilakukan saat ramadan. Kita tidak tahu, kadang karena nyamannya tidur malam, sehingga tatkala bangun sudah menjelang waktu sholat subuh. Hal ini nggak papa kalau mau sahur.

Karena ternyata manfaatnya juga bagus banget buat diri sendiri. Pertama, supaya kita jadi lebih kuat saat awal berpuasa hingga waktu maghrib tiba. Kedua, karena jarak sahur dan sholat subuh cukup sebentar. Memungkinkan kita untuk segera melangsungkan sholat di awal waktu. Ketiga, biasanya setelah sahur bawaannya ngantuk. Kalau sahur di akhir waktu jadi nggak ada alasan untuk tidur.

Setidaknya bangun seperempat jam atau setengah jam sebelum waktu sholat subuh, jadi bisa menambah sholat sunnah terlebih dahulu. Baru sahur, dan lanjut menunggu adzan subuh berkumandang. Setidaknya hal ini adalah amalan kecil yang biasa dan mudah dilakukan, bukan?.

2. Terjaga Setelah Sholat Subuh

Masih ada kaitannya dengan sahur di akhir waktu. Terjaga setelah sholat subuh itu akan membawa banyak manfaat khususnya buat diri sendiri. Bahkan aku sudah merasakan itu sejak awal puasa tahun ini. Selain karena memang pengen bisa produktif saat puasa ramadan, aku juga ada target di pagi hari setelah subuh, jangan sampai tidur. YA!! 

Walaupun setelah sahur tuh godaan untuk merebahkan diri di atas kasur sangat besar. Tapi yakinlah, setiap hari begitu selesai sahur, aku langsung bebersih peralatan makan, mandi, lanjut berdiam diri di kamar sholatan dan mempersiapkan perintilan yang aku butuhkan setelah sholat subuh.

Karena aku ingat, bagaimana waktu itu kalau tidur setelah subuh justru aku sering kali mood-nya cukup berantakan. Sebab menyesalkan mengapa harus sholat subuh dalam kondisi matahari sudah menampakkan diri. Padahal kalau aku menahan kantuk dan menunggu sebentar waktu adzan subuh, pasti bisa sholat terlebih dahulu, dan lanjut membaca al-qur'an.

Oleh karena itu, aku merasa terjaga setelah sholat subuh adalah salah satu amalan kecil yang biasa dilakukan saat ramadan, yang bertujuan membentuk diri sendiri supaya tidak mengalami kerugian yang besar, disebabkan tidur sebelum sholat subuh.

3. Tidur di Siang Hari Saat Puasa

Saat ramadan, tubuh tidak mendapatkan asupan makanan ataupun minuman sama sekali. Oleh karena itu, stamina tubuh bisa jadi akan sedikit berkurang atau bisa dikatakan lemas. Sehingga banyak dari orang-orang saat puasa memilih untuk meminimalisir aktivitas selama seharian, dan memilih untuk menghabiskan sebagian waktu dengan istirahat atau tidur.

Nah, tidur di siang hari saat puasa itu juga termasuk amalan kecil yang biasa dilakukan ketika ramadan. Sebab saat siang hari memang entah kenapa kantuk lebih sering menghampiri. Apalagi kalau di malam hari kurang tidurnya, justru bakalan lebih sering menguap. Karena stamina tubuh berkurang, ditambah jika ada aktivitas yang sedang dikerjakan.

Walau tidur di siang hari juga termasuk dicatat sebagai amalan dan berpotensi menjadi pahala, apalagi jika diniatkan tidurnya untuk menghindari maksiat sepanjang hari. Namun jangan sampai kita kehilangan waktu berharga di siang hari untuk tetap beribadah kepada Allah.

Istirahat boleh, asal secukupnya. Banyak hal yang bernilai ibadah yang bisa kita lakukan. Seperti membaca Al-Qur'an, berdzikir, bersholawat kepada Nabi Muhammad saw, beri'tikaf, membaca buku, dan lain sebagainya.

Tentu sangat disayangkan jika momen seperti bulan suci ramadan ini tidak digunakan untuk memperbanyak amal ibadah untuk bekal di akhirat, bukan? Jangan sampai ketika tidur di siang hari, sampai lupa laporan atau ibadah kepada sang pemilik hidup. Seperti sholat 5 waktu. Sehingga tidurnya menjadi haram.

4. Memberi Makan Orang Berbuka

“Siapa memberi makan orang yang berpuasa, maka baginya pahala seperti orang yang berpuasa tersebut, tanpa mengurangi pahala orang yang berpuasa itu sedikit pun.” (HR. Ahmad, Tirmidzi).

Di bulan ramadan, selain kita dianjurkan untuk memperbanyak amal ibadah, juga memperlihatkan kebaikan kepada sesama. Yang mana saat puasa ramadan identik dengan budaya berbagi takjil kepada yang membutuhkan.

Berbagi takjil atau dengan niat memberi makan orang berbuka juga termasuk amalan kecil yang biasa dilakukan di bulan ramadan. Tentunya aktivitas ini juga berpotensi mendapatkan pahala besar, dan memiliki keutamaan sebagai bentuk kepedulian sosial yang telah Rasulullah ajarkan.

Jenis makanan atau minuman juga bisa diserahkan di masjid, mushola, saudara, atau tetangga terdekat. Terlepas itu sedang mengadakan buka puasa bersama atau hanya berbuka bersama keluarga saja.

Keutamaan yang didapat saat berbagi takjil atau memberi makan orang berbuka saat ramadan. Pertama, akan mendapatkan pahala seperti orang yang ia berikan takjil tanpa mengurangi pahala mereka sedikitpun. Kedua, malaikan akan mendoakan rahmat untuk kita, karena makanan yang dikonsumsi orang-orang yang telah kita beri makanan untuk berbuka.

Oleh sebab itu, amalan ini sangat lekat dengan bulan ramadan. Apalagi untuk mereka yang rela menyisihkan sebagian hartanya untuk memberikan takjil atau berbagi makanan untuk orang yang sedang berbuka puasa. Berhak mendapatkan dua keutamaan atau kebaikan yang telah disebutkan tadi.

Kalau di tempatku sudah ada pemberitahuan dari RT dan RW bahwasanya selama bulan puasa ramadan akan diadakan berbagi takjil dan setiap rumah mendapatkan giliran untuk menyumbangkan 5 bungkus makanan untuk berbuka puasa anak-anak yang tadarus di mushola sembari menunggu adzan maghrib berkumandang. 

5. Menyegerakan Berbuka Puasa

Amalan kecil yang biasa dilakukan saat ramadan ya tentunya tidak jauh-jauh dari sahur dan buka puasa. Jika mengakhirkan sahur dicatat sebagai amalan, maka menyegerakan buka puasa juga dicatat sebagai amal sunnah yang bisa kita lakukan. 

Ada ragam cara untuk berbuka puasa. Begitu adzan maghrib menggema, langsung membatalkan puasa dengan menyantap makanan dan minum. Ada juga yang hanya membasahi tenggorokan dengan air mengalir dan memakan sedikit kurma sebagai pelepas dahaga, lalu lanjut sholat maghrib terlebih dahulu. Dari dua hal ini, kamu tim yang mana?

Kalau aku menganut keduanya. Ada kalanya langsung berbuka puasa, kadang kala hanya minum air putih, makan buah dan kurma, lanjut sholat maghrib. Dengan begitu, aku bisa mengawali sholat maghrib. Soalnya kalau berbuka puasa terlebih dahulu dan tergoda dengan menu makanan buka puasa, sholatnya sedikit agak nanti aja. Tapi tetap dilaksanakan, ya.

Jangan lupa, begitu selesai membatalkan puasa dengan menyantap takjil apapun itu. Untuk membaca doa buka puasa terlebih dahulu, sembari menyebut nama-Nya, bersyukur atas segala nikmat dan rezeki yang telah Allah berikan, sehingga kita bisa merasakan buka puasa. Yang berarti satu hari telah terlewati, dan menunggu waktu sahur untuk menjalankan hari berikutnya untuk berpuasa.

Penutup

Sepertinya untuk amalan kecil yang biasa dilakukan saat ramadan selain menjalankan ibadah seperti Sholat Tarawih, Tadarus Al-Qur'an, Malam Nuzulul Al-Qur'an, dan lainnya, adalah yang telah aku sebutkan di atas. Namun yakinlah, setiap apapun ibadah yang kita lakukan di bulan suci dengan malam turunnya Al-Qur'an di dalamnya, akan Allah catat, sekecil apapun amalan kita.

Mari kita berbondong-bondong untuk memperbanyak amalan dan ibadah di bulan ramadan ini. Bisa jadi kita tidak mendapatkan manfaat secara langsung atas amalan kita saat ini. Namun di akhirat kelak, amalan kita bisa menjadi saksi, jika di bulan ramadan kita lebih banyak mengumpulkan pahala yang bermanfaat bagi diri sendiri maupun sesama.

Semoga tulisan ini bermanfaat dan berguna untuk kita semua khususnya diri ini yang masih perlu banyak perbaikan. Terima kasih telah membaca dan berkunjung di artikel ini. Sampai jumpa di artikel berikutnya. 

~Tabik
Rohmah
Lebih lamaTerbaru

Posting Komentar

Terima kasih sudah membaca dan berkunjung kemari.
Salam kenal, jangan lupa tinggalkan komentar kalian ya, supaya bisa berkunjung balik. Hhee. ^_^

Chingudeul