‎ ‎
personal lifestyle blogger jember

Tetap Produktif Selama Ramadan: Tips Menjaga Kebugaran Saat Puasa

tips bugar saat puasa

Bismillaahirrohmaanirrohim

Alhamdulillah kita semua bisa bertemu ramadan dan melaksanakan puasa di bulan yang datangnya hanya satu kali dalam setahun ini. Sudah jauh-jauh hari, aku sudah merencanakan apa saja yang ingin aku kerjakan di bulan suci ramadan. Apa yang ingin aku capai, apa tujuanku melakukan perbaikan diri di bulan suci, apa target utama selama ramadan berlangsung.

Namun serapi apapun rencana yang sudah aku susun, jika Allah tidak berkehendak, mau bagaimana lagi? Tapi kembali lagi, kalau sudah niat. Apapun akan tetap diusahakan. Walaupun kejadian tak terduga selalu datangnya tiba-tiba.

Termasuk di hari pertama puasa. Sudah ada godaan dengan cuaca yang panas, ditambah antre untuk proses administrasi, dan menunggu ruangan opname ponakan. Aku kira di hari pertama puasa bakalan lebih sepi, ternyata sebaliknya. Rame banget yang datang di rumah sakit yang lokasinya dekat dari rumah ini.

Nah, supaya di bulan ramadan tetap bisa produktif dan aktif bergerak meskipun dalam keadaan puasa dari pagi sampai sore hari. Menjaga kebugaran adalah langkah yang harus dilakukan. Untuk itu, berikut ini aku ingin membagikan tips menjaga kebugaran saat puasa agar tetap berenergi sepanjang hari.


Tips Menjaga Kebugaran Saat Puasa

1. Pastikan untuk Sahur

Sahur merupakan amunisi atau bahan bakar utama bagi tubuh untuk beraktivitas selama puasa. Melewatkan sahur dapat membuat tubuh jadi lebih cepat lemas dan mengalami kesulitan dalam berkonsentrasi. Meski demikian, pastikan untuk memilih makanan yang mengandung protein, memenuhi kebutuhan serat, vitamin, ataupun karbohidrat kompleks. 

Makanan yang mengandung karbohidrat seperti nasi merah, oatmeal, maupun roti gandum. Makanan dengan protein seperti telur, tempe, atau ayam. Makanan yang mengandung protein ini bisa membuat kenyang lebih lama, karena butuh waktu untuk dicerna. Sehingga bisa menahan lapar lebih lama, dan membuat tubuh jadi tetap berenergi.

Kalau bingung ide menu makan saat sahur, kamu bisa baca rekomendasi menu satset saat sahur ini - ide menu sahur satset.


2. Penuhi Kebutuhan Cairan

Dehidrasi menjadi salah satu penyebab utama tubuh menjadi terasa lelah saat puasa. Untuk itu sebaiknya kelola pola minum secara teratur. Termasuk dengan menerapkan metode 2-4-2 untuk pemenuhan cairan dalam tubuh. Atau minum 8 gelas air per hari di bulan puasa. Yaitu:

2 gelas saat berbuka puasa ( 1 gelas saat berbuka puasa dan 1 gelas setelah Sholat Maghrib)

4 gelas di malam hari ( 1 gelas setelah makan, 1 gelas setelah Isya', 1 gelas setelah tarawih, dan 1 gelas sebelum tidur)

2 gelas saat sahur ( 1 gelas setelah bangun tidur, dan 1 gelas setelah sahur)


3. Pilah-Pilih Makanan

Saat berbuka puasa, atau ketika sahur tetap pilih makanan yang bergizi. Kurangi makanan yang banyak mengandung lemak, atau digoreng secara berlebihan, kurangi garam atau gula. Dengan mengkonsumsi makanan berminyak, dapat menyebabkan timbunan lemak dalam tubuh. 

Kalau makanan yang mengandung banyak gula atau yang serba manis justru dapat menyebabkan rasa lapar yang terlalu cepat. Untuk itu dianjurkan untuk mengkonsumsi makanan yang mengandung gula alami yang baik untuk tubuh. Seperti buah-buahan ataupun sayuran yang dapat menjaga asupan serat.

Selain itu, kurangi juga makanan dengan garam berlebih atau makanan pedas. Karena segala sesuatu yang berlebihan tentu tidak baik.


4. Tetap Bergerak dengan Olahraga Ringan

Puasa bukan jadi alasan untuk malas gerak atau mager. Justru dengan melakukan aktivitas fisik dapat membantu menjaga kebugaran dan meningkatkan metabolisme tubuh. Dan waktu terbaik untuk olahraga adalah saat menjelang berbuka puasa. Sebab di waktu tersebut kadar gula dalam tubuh udah sangat minimal. Sehingga bisa menjadikan lemak sebagai sumber energi.


5. Istirahat Cukup

Dengan perubahan jadwal makan membuat waktu tidur jadi lebih berkurang. Padahal tidur dapat menurunkan daya tahan tubuh dan juga konsentrasi. Usahakan untuk tidur lebih awal dan lebih baik hindari begadang tanpa ada keperluan penting. Misal: Scrolling. 

Puasa membuat tubuh juga terasa lebih cepat lelah. Pastikan untuk tidak dengan waktu yang cukup. Jika memungkinkan saat siang hari, istirahat selama 15-20 menit untuk mengembalikan energi. Istirahat yang cukup dapat membantu tubuh beradaptasi dengan pola puasa yang tengah dijalani.

 

6. Berbuka dengan Bijak

Ketika adzan maghrib berkumandang, kendalikan diri untuk tidak makan secara berlebihan. Awali untuk membatalkan puasa dengan air minum, atau kurma untuk mengembalikan energi. Lalu beri jeda untuk makan makanan besar. Pilih makanan yang mengandung karbohidrat, protein, sayur, dan buah. Jangan lupa untuk membaca doa buka puasa.

Jadi, saatbuka puasa sudah tiba, usahakan untuk makan takjil dulu, bukan langsung makan makanan berat. Jangan sampai gula darah kita naik langsung tinggi. Sehingga badan kita bisa jadi lemas dan ngantuk. Untuk antisipasi, langkah tepat adalah makan takjil, sholat, lanjut makan.


7. Jaga Kesehatan Mental dan Stress

Percaya atau tidak, ketika kita lemas, lelah, dan capek, dapat berpengaruh terhadap pikiran negatif dan menyebabkan stres. Oleh karena itu untuk menjaga suasana hati tetap tenang. Lakukan hal-hal bermanfaat yang menyenangkan untuk diri sendiri. 

Kegiatan produktif seperti membaca buku, membaca Al-Qur'an, menonton film, journaling, meditasi, atau mungkin sekedar menarik napas dalam-dalam saat tubuh merasa lelah.

Puasa di bulan ramadan menjadi ajang untuk kita dapat memperbanyak do'a sekaligus refleksi diri. Saat pikiran tenang, tubuh pun jauh lebih ringan dan bertenaga dalam beraktifitas.


Penutup

Menjaga kebugaran saat puasa, supaya lebih produktif dan aktif selama ramadan bukanlah hal yang sulit dilakukan apabila sudah menemukan pola yang tepat. Kunci utama ada pada menjaga keseimbangan antara nutrisi, cairan, aktivitas fisik, dan istirahat, yang baik untuk tubuh.

Dengan begitu tubuh yang sehat dan bugar bisa diraih dan dapat menjalankan ibadah puasa jadi lebih nyaman, dan terasa khusyuk. Pun bisa tetap produktif menjalankan aktivitas sehari-hari, sekalipun dalam kondisi tengah menahan lapar, dan haus. 

Sebab puasa juga menjadi langkah untuk kita belajar hidup lebih sehat dan seimbang. Semangat terus untuk kita dalam menjalankan ibadah puasa dengan tubuh yang sehat dan bugar.

Semoga informasi yang aku bagikan bermanfaat, jangan lupa untuk tinggalkan komentar kamu di kolom yang telah disediakan. Terima kasih telah membaca dan berkunjung di artikel ini. Sampai jumpa pada postingan berikutnya.

~Tabik

Kr. Rohmah


Lebih lamaTerbaru

Posting Komentar

Terima kasih sudah membaca dan berkunjung kemari.
Salam kenal, jangan lupa tinggalkan komentar kalian ya, supaya bisa berkunjung balik. Hhee. ^_^

Chingudeul