‎ ‎
personal lifestyle blogger jember

Upgrade Hal Baik di Ramadan Tahun 2026

target ramadan tahun ini

Bismillaahirrohmaanirrohim

Halo sobats, bagaimana kabarnya nih? Pertama-tama aku mau ucapin selama menjalankan ibadah puasa, bagi kamu yang menjalankannya. Semoga ramadan tahun ini membawa keberkahan, dan kebahagian untuk kita semua. Amin. By the way, apakah kamu sudah punya target tertentu di ramadan ini? Kalau aku, ADA. Kira-kira apa saja, ya?

Ramadan tahun ini, aku merasakan hal yang berbeda. Aku mempersiapkan mental dan diriku jauh lebih semangat untuk menyambut bulan yang di dalamnya terdapat malam yang lebih baik daripada malam seribu bulan, yaitu Nuzulul Qur'an ini, dengan hal-hal baik yang sudah kususun.

Namun jauh-jauh hari aku sudah melakukan kebiasaan baik yang sudah aku lakukan secara konsisten. Seperti membaca buku, olahraga, journaling, dan lainnya. Aku pikir hal baik ini jika aku mulai saat itu, ketika ramadan datang, pasti jauh lebih produktif lagi diriku. Sekalipun dalam keadaan puasa. 

Tapi kenyataannya, harapan tidak sesuai realita.

Awal Puasa Ramadan yang Bikin Dag Dig Dug

Malam pertama bulan ramadan kemarin, tepatnya di tanggal 18 Februari 2026. Kakakku menelpon, meminta tolong untuk diriku menemani istrinya, yang berarti kakak iparku, untuk mengantar anak mereka atau keponakanku, ke tempat praktek dokter spesialis anak di rumah sakit dekat tempat tinggalku. 

Kakakku sudah mencari informasi terkait jadwal buka praktek dokter spesialis anak yang termasuk cukup terkenal tersebut, dan kami diminta untuk datang lebih awal. Mengantisipasi supaya tidak antre saat pendaftaran atau panggilan. 

Selesai menelepon itu, seketika aku memutar ulang kegiatan yang sudah kususun sebelumnya. Berarti ini harus ditata ulang. Supaya aku tetap bisa melakukan hal produktif, tapi juga bisa menemani kakak iparku ke rumah sakit. Pikirku. Walau jujur aku cemas, khawatir ponakanku rawat inap, sudah pasti nanti kerjaan yang sudah menanti bakalan harus kutata kembali kapan ngerjainnya, belum lagi bagi tugas untuk domestik, dan persiapan buka puasa-sahur.

Sebelum tidur, aku menulis journaling, hal apa yang membuatku khawatir esok hari. Hal-hal yang aku cemaskan, aku khawatirkan, baik yang bisa kukendalikan, atau tidak. Aku tulis secara rapi supaya hatiku lebih tenang sebelum tidur, dan jadi lebih siap ketika bangun tidur nanti. Alhamdulillah hal ini cukup bikin aku jauh lebih lega dan ya, pasrah dengan hal yang harus dihadapi.

Pagi harinya, yang termasuk di hari ini tanggal 19 Februari 2026, aku sudah siapkan diriku menemani kakak ipar ke rumah sakit. Walau puasa pertama, tekad kuat sudah tertanam. Sekalipun kena goda soal makanan. Sebab ponakanku tidak puasa karena sakit, aku bagian wira-wiri membeli konsumsi, dan juga ada bagian urusan tertentu aku yang ikut membantu ponakan. Ketambahan naik-turun tangga. Pakai masker sepanjang jalan di rumah sakit. Belum lagi antri menunggu diinfus dan ruangan dipersiapkan. Ya Allah. Bisa-bisa, bisa.

Alhamdulillah, bisa juga. walau ya mengkis-mengkis. Apa ya istilahnya, teler gitu lah. Tapi setelah dapat ruangan. Seketika perasaan lebih lega lagi, Bisa sedikit melonggarkan punggung. Aku juga bagi tugas dengan kakak iparku. Aku jagain adek, sedangkan mbakku menjemput kakak, atau anak pertamanya di pondok. Karena pagi harinya ada informasi kalau kakak izin karena sakit. 

Biar kakak iparku tidak mikirnya berlebihan terlebih posisi kedua anak sedang kurang sehat, yaudah sekalian kakak dijemput untuk ikut menemani bundanya di rumah sakit untuk menjaga adik. 

Dan ya, bisa ditebak? Aku buka puasa pertama ramadan tahun ini di rumah sakit. Cukup seteguk air putih, sudah melegakan tenggorokan yang haus akan cairan dari tadi siang karena kepanasan dan antrian. Mau makan tidak ada makanan, jadi konsumsi yang ada aja. Aku juga selalu konfirmasi ke suami perihal bagi tugas untuk urusan penghuni rumah. Termasuk menyiapkan buka puasa, dan lainnya. 

Maka aku mengatakan, awal puasa di tahun ini sungguh dar der dor. Masyaallah Tabarakallah. Mohon doanya juga ya, semoga kepoanakanku sehat dan pulih kembali, Amiin.

Target Ramadan Tahun Ini

Bulan ramadan yang jatuhnya hanya satu kali dalam setahun ini, tentu banyak waktu-waktu mustajabah yang bisa dilalui dengan ibadah, dan bisa menjadi langkah untuk terkabul segala hajat-hajat yang telah dilangitkan. 

Tidak ingin menyia-nyiakan bulan baik ini, aku pun sudah memberikan challenge atau target yang harus bisa aku lalui selama ramadan di tahun 2026 ini. Apa saja yang akan aku capai di ramadan kali ini? Simak berikut penjelasannya, ya.

1. Riyadhoh dan Kebiasaan Baik

Dalam konteks riyadhoh di sini adalah mencakup ibadah. Seperti sholat malam, sholat sunnah, berdzikir, membaca al-qur'an. Aku ingin memanfaatkan momen penting ini dengan menambah intensitas ibadah yang jauh lebih giat dari sebelumnya. Tapi niatnya, agar giat di sini juga bakalan berlangsung setelah ramadan juga, ya. 

Kebiasaan baik secara spesifik di sini adalah rutinitas yang sudah mulai aku bangun sebelum ramadan tiba. Seperti: journaling, baca buku, olahraga, meditasi, menulis, dan masih banyak lainnya. Kalau mungkin aku di ramadan tahun lalu belum bisa maksimal dalam beribadah. Aku berharap, Allah kasih aku keyakinan dan kemampuan untuk melalui ramadan ini dengan lebih produktif untuk upgrade diri semakin lebih baik.

2. Khotaman Al-Qur'an Minimal 1x

Salah satu hal yang kerap aku sesalkan menjelang di detik-detik ramadan akan pergi adalah, tidak menyelesaikan membaca Al-Qur'an 30 juz. Padahal sudah hampir Juz terakhir, tapi merasa abai. Merasa udah cukup. Padahal sedikit lagi, pasti sudah bisa dapat khataman 1x, walaupun dalam 30 hari. 

Oleh karena itu, aku ingin bekerjasama dengan diriku sebaik mungkin, supaya bisa memenuhi target untuk dapat khotaman Al-qur'an minimal 1x dalam sebulan ini. Kalau bisa 20 hari sih, kenapa tidak? Terlebih jaga-jaga jika nanti tamu bulanan datang. Bismillah Aku bisa !!!

3. Aktif Menulis di Blog

Dalam rangka bulan kemarin tidak ada tulisan sama sekali. Oleh karena itu, di bulan ramadan setidaknya aku jadi lebih rajin menulis di blog, ya. Maunya sih bisa konsisten menulis di platform lainnya. Tapi jujur, aku masih belum bisa mengatur waktuku dengan baik. Harus bagi-bagi dengan kerjaan, domestik, hiburan yang menyenangkan diriku sendiri, ataupun hal tak terduga yang datangnya seperti tahu bulat yang mantap.

Semoga semangatku untuk menulis di blog terus membara sampai sebulan penuh, ya. Doakan ya sobats. 

Kesimpulan

Nah, itu dia target yang ingin aku capai selama ramadan ini berlangsung. Aku tahu, kadang aku juga merasa bingung mana yang perlu didahulukan. Padahal semuanya juga perlu ditangani satu persatu. Dan semuanya juga pengen bisa segera selesai. Tapi, kalau aku menyelesaikannya secara multitasking, aku jauh lebih tidak maksimal dalam melakukan.

Oleh karena itu, sebisa mungkin aku ingin bisa lebih fokus dalam menjalankan target di ramadan tahun ini. Semoga apa yang ingin aku, dan kamu capai di tahun ini. Bisa terwujud dan terlaksana sesuai harapan kita. 

Terima kasih telah membaca dan berkunjung di artikel ini. Jangan lupa untuk tinggalkan komentar kamu di kolom yang telah disediakan. Sampai jumpa di postingan berikutnya.

~tabik

Kr. Rohmah



Lebih lamaTerbaru

Posting Komentar

Terima kasih sudah membaca dan berkunjung kemari.
Salam kenal, jangan lupa tinggalkan komentar kalian ya, supaya bisa berkunjung balik. Hhee. ^_^

Chingudeul