Perhatikan 5 Tips ini Saat Kamu akan Membeli Rumah Berdasarkan Harga Perumahan

April 11, 2019


Harga Perumahan

Bismillahirrohmaanirrohim
Siapa sih yang nggak punya keinginan untuk memiliki rumah pribadi? Baik yang belum punya pasangan, atau sudah punya pun. Tentu ingin punya rumah sendiri yang dapat ditempati dengan anggota keluarga supaya lebih nyaman dan aman, terhindar dari hujan atau kepanasan dalam jangka waktu yang panjang, bukan?

Ukuran besar kecilnya bangunan rumah, sesederhana apapun itu bentuknya, rumah akan menjadi istani bagi penghuni di dalamnya. Tempat untuk berbagi cerita, memulai cerita baik di masa sekarang hingga masa depan, maupun tempat untuk kembali dari kepenatan kegiatan di luar rumah.

Sayangnya tidak semua keluarga dapat mencukupi kebutuhan untuk memiliki rumah pribadi sendiri. Ada berbagai alasan yang mendasari, seperti faktor utamanya berupa kendala pada keuangan. Dana yang diperlukan untuk membeli tanah atau rumah belum atau tidak ada sama sekali. Apalagi fakta kalau harga perumahan setiap tahun itu semakin bertambah tinggi. Bahkan selisih beberapa bulan aja bisa beda ya kan harganya. Apalagi dengan jangka waktu tahunan, bisa dipastikan harga properti akan naik. Udah lebih cepat pertumbuhannya daripada gaji sendiri, heheheee.

Alangkah lebih baik ya kan, kalau sudah punya cukup uang dapat digunakan untuk membeli rumah, sebaiknya jangan ditunda lagi untuk meminang rumah idaman dengan cara kredit rumah atau sebagai pembayaran di muka. Karenanya, aku akan membagikan 5 tips supaya menjadi bahan panduan saat kamu akan menentukan membeli rumah idaman, mengingat harga perumahan tidak stabil ya kan. Langsung saja, check this out, sobats.

1. Jangan menunda membeli rumah, lebih baik bangunan sederhana untuk investasi

Seperti yang sudah aku catut di atas, kalau harga properti tambah tahun bukan menyusut, tapi malah meningkat. Dan lagi yang cari perumahan untuk tempat tinggal juga banyak. Siapa cepat dia dapat begitulah istilahnya. Jadi, kalau dana untuk membeli rumah sudah terkumpul, usahakan untuk nggak menunda lagi. Daripada mencari rumah mewah untuk tempat tinggal, lebih baik berinvestasi dengan rumah yang sederhana. 
 
Perhatikan 5 Tips ini Saat Kamu akan Membeli Rumah Berdasarkan Harga Perumahan


Kalau memaksa untuk terus menabung supaya mencapai keinginan membeli rumah dengan kemewahannya, bisa jadi investasi atau tabungan tidak akan terkumpul. Mengingat harga perumahan semakin meningkat, begitu dana sudah cukup untuk membayar DP dengan tipe sederhana it’s okay, why not. Nanti kalau keuangan sudah mencukupi, bisa membeli rumah baru atau dengan menjual rumah lama tersebut.   

2. Jangan tergiur dengan harga perumahan  yang murah dan berbagai bonus


Emang sih ya, kalau soal bonus-bonus itu siapa sih yang nggak tergiur, wkkwkw. Tapi sayangnya untuk pembelian properti dengan harga miring dan bonusan lainnya itu khawatirnya jadi boomerang loh ya. Kayak eh ini beneran murah ya harganya?? Jangan-jangan ada udang di balik rempeyek, ehh heheee.

Sebaiknya saat membeli rumah, usahakan dari pengembang yang sudah memiliki kualitas dan ternama. Walau sedikit mahal, tapi sesuai sama yang didapat ya kan? Inget kan slogan larang nggowo rupo, mahal juga membawa rupa. Apalagi ini untuk properti yang nantinya ditinggali dalam jangka waktu yang lama.

Perhatikan 5 Tips ini Saat Kamu akan Membeli Rumah Berdasarkan Harga Perumahan
Kalau perlu survei terlebih dahulu pengembang untuk properti yang akan diambil sudah memiliki legalitas atau belum, dan bagaimana pengalaman dalam bidang properti. Syukur-syukur jika ada dana lebih bisa menyewa notaris lah ya untuk mengetahui legalitas tanah hingga pengembang perumahan yang akan kamu beli. Supaya kedepannya aman lah ya saat ditinggali. Jangan sampai karena harga perumahan miring, belum lama menempati, kok saat hujan malah bocor. Duh nggak mau kan ada tragedi begitu? Hehee

3. Menentukan KPR yang sesuai keuangan untuk diambil

Ada beragam pihak yang menawarkan jasa KPR (Kredit Pemilikan Rumah), sebaiknya kamu bisa selektif dalam menentukan mana pihak yang sesuai dengan kemampuanmu untuk urusan kredit rumah. Pokoknya jangan sampai tergiur dengan iming-iming bunga rendah di bawah 10%. Karena kita tahu ya kan, nggak ada bank yang mau rugi dengan memberi pinjaman dengan suku bungan rendah. Betul tidak? Heheee

Perhatikan 5 Tips ini Saat Kamu akan Membeli Rumah Berdasarkan Harga Perumahan


Selain KPR Konvensional, ada produk Kredit Pemilikan Rumah berupa KPR Syariah dan KPR Sejahtera. Soal sistem kerjanya sih ya hampir sama lah, tapi hal itu kembali dengan menyesuaikan keuangan pribadi dan kebutuhan kamu supaya tidak ada tragedi penyesalan di kemudian hari.

Hal lain yang diperlu dipertimbangkan lagi adalah bagaimana cara pembayaran KPR tersebut. Apakah mungkin ada hidden cost yang perlu kamu bayar di luar harga perumahan milikmu. So, lebih baik jika diperjelas di awal, supaya tidak ada pembengkakan biaya nantinya. Terus lagi, tanyakan kepada pihak bank mengenai surat perumahan tersebut apakah Hak Milik ataukah Hak Guna Bangunan. Makanya, lebih aman jika dipandu dengan notaris, supaya lebih clear untuk pembayaran rumah yang akan dibeli.

4. Membeli rumah di awal peluncuran atau perumahan di pinggir kota

Pengennya sih ya kalau punya rumah pasti bisa dekat jalan raya atau paling nggak di tengah kota gitu ya kan. Tapi harga perumahan di tengan kota itu mahal loh sobs, ya kan. Nggak ada salahnya juga kalau beli rumah di pinggiran kota dengan harganya yang terjangkau. Yang penting kan, Kita udah punya rumah. Catet, heheee. Kalau dana udah mendukung untuk upgrade, bisa dipikirkan ke depannya nanti. Ya kan.

Sedangkan kalau membeli rumah di awal peluncuran itu juga akan menguntungkan buat kamu ya kan. Karena harga yang dipasarkan akan jahu lebih miring di luar waktu launching. Jadi ini PR buat kamu yang akan membeli rumah untuk sering nge-chek majalah properti atau website terkait properti di daerah yang ingin kamu tinggali nantinya.

5. Jika tidak memiliki rencana membeli rumah, sebaiknya membeli tanah di kawasan permukiman warga

Walau mungkin kamu belum berencana untuk membangun rumah idaman baik dalam waktu dekat ini. Ada baiknya kamu membeli tanah kavling di kawasan perkumiman ataupun perumahan. Ingat lagi ya kan harga perumahan tiap tahun semakin meningkat, heheheee. Karena, kalau beli tanah kavling, bisa jadi investasi atau untuk membangun hunian di kemnudian hari

Perhatikan 5 Tips ini Saat Kamu akan Membeli Rumah Berdasarkan Harga Perumahan


Meski demikian, tetap harus melakukan survei untuk tanah yang akan dibeli yah, sobats. Meliputi hal-hal terkait legalitas, luas tanah yang juga sama dengan sertifikat, asal usul tanah, kemudahan akses jalan, dan lain sebagainya. Karena kalau beli di kompleks perumahan, udah dipastikan hunian idaman kamu sudah pasti aksesnya terjangkau dengan berbagai tempat di sekitar rumah tersebut.

Yah, mungkin itu adalah serangkaian tips yang bisa aku bagikan ke kamu saat akan membeli rumah berdasarkan harga perumahan yah, sobats. Semoga kamu bisa mendapatkan hunian idaman dengan harga perumahan yang sesuai dengan keuanganmu, yang pasti dengan harapan kamu ya kan.

Semoga bermanfaat, dan jangan lupa, feel free to drop your comments
~Blessed
Rohmah


You Might Also Like

31 komentar

  1. Sejujurnya aku bukan tipe orang yang mau investasi di properti sih soalnya banyak banget risknya. Udah gitu gak kalau dananya dibutuhin, susah dicairinnya wkwkw. Tapi ya bener banget tips di atas supaya pinter pinter kalo pilih propwrti

    BalasHapus
  2. Tips yang terakhir cocok tuh mba, karna harga tanah tiap tahun nya naik.
    Selain bisa investasi, kita juga bisa bangun rumah jika uang nya sudah terkumpul.
    Mengingat harga bangunan pasti ikut melonjak. :)

    BalasHapus
  3. Sepertinya tips yg akan kuterapkan: nomor 4 dan 5. Sempet ngobrolin ini sih sama si Mas. Ecieh. Haha

    BalasHapus
  4. Memang perlu kehati-hatian untuk memilih rumah untuk dihuni ya, Mbak. Soalnya akan digunakan untuk jangka panjang

    BalasHapus
  5. rumah rumah rumah

    pengen punya banyak rumah mbak, tapi makin lama harga rumah makin mahal ya, aku dengar harga tanah aja sekarang dah ngeri

    BalasHapus
  6. Property memang wajib dimiliki sih sekarang. Untuk memilihnya memang perlu waktu spesial, untungnya kalau semuanya bisa dibuat lebih gampang dengan survey awal. lalu setelah dapet property yang diincer tinggal didatengin dan di cek sampe puas

    BalasHapus
  7. Saya dan suami rencananya mau pilih point 5 mbak, pengen beli tanah di perkampungan

    BalasHapus
  8. Beli rumah tuh termasuk investasi yang menjanjikan ya. Apalagi saat ini harga sudah mahal semua, kudu cari info sana sini biar enggak nyesel ntar setelah beli rumah.

    BalasHapus
  9. Pilah pilih dalam investasi properti ini kalau tidak dijadikan hunian, kalau di pakai sendiri, jadi investasi ga bergerak yaa..

    Tapi mengingat harga tanah kian mahal, memang ada baiknya mulai menabung.
    Nabung informasi dulu paling engga..

    Hehehee..

    BalasHapus
  10. Dulu waktu nyari rumah, diwanti2 sama nyokap agar nyari developer yg terpercaya. Apalagi kalau rumahnya macam perumahan gitu, banyak developer nakal & ngga bertanggungjawab jadi bener2 harus cek & ricek :D

    BalasHapus
  11. Wah, makasih tipsnya mb...memang harga property terus melambung tinggi. Jadi kalau ada rejeki tidak ada salahnya kita berinvestasi ya...tfs mb..

    BalasHapus
  12. Saya juga punya keinginan membeli tanah di lingkungan pedesaan gitu, belinya berhektar hektar terus dibangun perumahan gitu. Ya bikin beberapa rumah gitu, buat investasi. Harga perumahan di tiap daerah beda-beda ya, spesifikasinya juga pasti beda.

    BalasHapus
  13. Beli rumah itu kayak cari jodoh ya mbk xixixi. Susah susah gampang.. Makin ditunda untuk membeli rumah, makin pusing rasanya karena makin kesini harganya makin naik bukan malah turun

    BalasHapus
  14. Bener bngt mba,, akhirnya aku boi rumah kampung ini di Depok lumayan msih Asri sih lingkungan my, udah mlirik invest tanah d sekitaran sini nunggu kumpul euy uangnya

    BalasHapus
  15. Tips terakhir aku setuju banget, kalau mau beli tanah emang baiknya di area pemukiman gitu jadi kekatrol naik harganya kalau ada transaksi jual beli tanah atau rumah di sekitar :)

    BalasHapus
  16. Sewaktu berencana membeli rumah hal pertama kami lakukan itu kumpulin DP, terus ke pameran perumahan gitu. Di situ biasaya ada promo dan hadiah :D Alhamdulilah bisa terbeli.
    Tips di atas setuju banget, karena sudah pernah mengalaminya. ^^

    BalasHapus
  17. Doakan aku ya Mak bisa segera memiliki rumah. Gak pingin lama lama numpang ortu.

    BalasHapus
  18. Sepakat, membeli rumah itu bukan perkara mudah!

    Mau tunai atau kredit, perlu kesiapan finansial dan komitmen!

    Ini adalah keputusan besar, jadi kudu menggali informasi dari sumber yang valid agar transaksi ini tidak menimbulkan penyesalan di kemudian hari!


    BalasHapus
  19. Yap makin lama investasi rumah akan sangat berharga. Mumpung masih murah, maksudnya masih bisa dijangkau dengan cicilan KPR, hehe, yaaa beli saja lah.

    BalasHapus
  20. Poin pertama: jangan menunda..Setuju sekali..apalagi di kota besar seperti Jakarta ini
    Saya dan suami 12 tahun yang lalu pindah ke Jakarta karena mutasi suami. Meski sangat minim kondisi keuangan kami nekat ambil KPR...dan segera melunasinya ketika rejeki tiba
    DAn enggak ada ruginya, kini harganya naik 7 kali lipat

    BalasHapus
  21. Tampaknya sudah mantap nih, mau beli rumah. Aku masih lebih suka beli rumah second sih daripada baru.

    BalasHapus
  22. Meski sudah punya rumah sendiri tapi kepengen banget suatu saat beli rumah lagi buat investasi,baik buat diwariskan ke anak ataupun dikontrakin. Tapi emang bener, harus pilih2 juga, jgn tergiur sama harga murah tapi baru setahun dua tahun udah rusak

    BalasHapus
  23. Alhamdulillh walau kpr masih 10 taun lagi 😂😂😂
    Kebetulan belinya di lingkungan jadi yang sudah settle. Sedih juga seh serba tertutup di sini.
    Tapi ya wes ditompo 😂😂 semoga lancar sampai selesai jadi milik

    BalasHapus
  24. Menemukan rumah yang cocok dan kemudian membelinya bukanlah hal yang gampang ya mba. Makanya itu ak memilih rumah di pinggiran karena klo ditengah budgetnya gak cukup.

    BalasHapus
  25. Membeli rumah itu bukan cuma sekadar membeli tempat tinggal, tapi bagi saya seperti membeli impian. Di sana lah kita akan mengahabiskan waktu dan merajut mimpi yang lebih besar.

    BalasHapus
  26. Lagi pengin invest perumahan tapi yang agak pinggir aja. Selain saat ini harganya masih terjangkau, biar bisa buat rehat di akhir pekan juga. Tapi kalau di Jakarta tetep kudu perhatiin lingkungan ya. Salah lokasi bisa kena banjir.

    BalasHapus
  27. Aku nih juga lagi galau, sebenarnya sedang mencari rumah tapi di daerah. Kadang nyari rumah tuh kayak jodoh ya, susah-susan gampang gitu. Pengennya si beli tanah dan membangun sendiri rumah sesuai dengan keinginan. Boleh juga nih dipertimbangkan semuanya.

    BalasHapus
  28. Rumah itu penting bagi keluarga muda. Dan semakin dini membeli rumah, justru meringankan beban keungan keluarga di masa depan. Karena makin bertambah usia perkawinan, makin bertambah pula kebutuhan keluarga. Aku dan suami dulu pun udah menempati rumah sendiri begitu nikah, karena suami udah punya kesadaran kalo nikah harus punya rumah sendiri.

    Alhamdulillah si sulung pun udah punya kesadaran serupa. Tinggal eksekusi nih mulai nabung begitu udah kerja. Semoga bisa memiliki rumah dengan harga khusus, seperti membeli saat ada peluncuran rumah baru ya

    BalasHapus
  29. Saya dapat rumah emang di awal launching, lumayan sih DP disubsidi gtu promonya jd gak terasa berat, dibanding yg gk dapat promo, bisa sekitar 8x lipat DP-nya :D

    BalasHapus
  30. membeli rumah di perumahan memang musti hati-hati dan jeli, karena sering dengar ada beberapa perumahan yang tanahnya maasih bermasalah.

    BalasHapus

Terima kasih sudah membaca dan berkunjung kemari.
Salam kenal, jangan lupa tinggalkan komentar kalian ya, supaya bisa berkunjung balik. Hhee. ^_^

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Contact Me

Jika ingin mengontak saya untuk keperluan publikasi, kerjasama, ataupun pertanyaan lain tentang blog ini bisa dengan mengirim email langsung ke rurohma95@gmail.com.
Terima kasih -
Copyright by Khoirur Rohmah
Fastabiqul Khoirots

Like us on Fanpage

Kicauan Saya