[Day 16] Lebih dekat dengan Infaq, Zakat, dan Sodaqoh

Mei 21, 2019



Bismillaaahirrohmaanirrohim
Halo Sobats FR, Apa kabar nih puasa kamu di hari ke-16 Ramadan? Masih semangat pastinya ya kan? Sejauh ini udah ngehabisin banyak bahan buku apa nih? Oh iya, THR udah pada keluar apa belum nih? Udah zakat juga apa belum? Hehehhe. Banyak juga borongan pertanyaan apalagi menjelang bulan Syawal nih. Iya kan.

Kebetulan lagi nih sobats. Di tema #30HariKebaikanBPN hari ke-16 Ramadan ada judul “Infaq, Zakat, dan Sodaqoh” yang tentunya sudah pasti nggak asing lagi buat kamu semua. Karena ketiga kegiatan sosial tersebut sangat lekat dan dekat dengan kita dan lingkungan sekitar ya kan? Kira-kira apa sih makna ketiga hal tersebut?

Berikut ini aku akan membagikan sedikit pengertian yang lebih mudah terkait Infaq, Zakat, dan Sodaqoh yah, sobats. Langsung aja simak check this out.

Infaq
Infaq adalah kegiatan sosial dengan cara memberikan atau menginfakkan sebagian harta yang kita miliki untuk kebaikan dengan niat sedekah, maupun berupa nafkah di namakan infaq. Infaq bisa berupa sedekah untuk pembiayaan sekolah untuk murid yang tidak mampu melalui lembaga atau badan amil zakat yang kita kenal.

Zakat
Kalau zakat ini pasti udah kenal banget ya kan, apalagi buat kaum muslimin. Zakat itu wajib dikeluarkan, apalagi zakat fitri yang termasuk ke dalam rukun islam yang ke-4. Selain zakat fitri, masih ada lagi jenis zakat yang bisa kita keluarkan dari harta yang kita miliki. Seperti, Zakat Maal yang berarti zakat dari penghasilan atau harta kekayaan yang dimiliki.

Jika zakat fitrah yang dilaksanakan sebelum atau menjelang hari raya idul fitri, biasa disebut zakat fitri yang mana tiap insan wajib mengeluarkan untuk membuat diri bisa kembali fitri dengan berupa beras 2,5 kg, atau lebih baik dibulatkan dengan 3kg sesuai ketentuan MUI. Zakat fitrah ini juga bisa diganti dengan uang namun bilangannya seperti harga beras 2,5 kg atau 3kg pada umumnya ya sobats.


Sedangkan Zakat Maal ialah zakat penghasilan yang wajib kita keluarkan tiap tahunnya. Baik itu penghasilan dari hasil kerja sebagai karyawan maupun zakat penghasilan dari pertambangan, pertanian, perkebunan, dan sejenisnya. Bahkan perhitungan untuk Zakat Maal itu lebih rumit dan panjang. Yang pasti jika sudah mencapai nisab, diwajibkan untuk mengeluarkan zakat penghasilan ini yang nantinya bisa disalurkan kepada mustahiq zakat, yaitu orang-orang yang wajib menerima zakat.

Sodaqoh
Segala sesuatu yang dikeluarkan diluar zakat kepada orang fakir miskin atau yang wajib menerima sodaqoh, baik berupa materi maupun benda sesuai kemampuan pemberinya. Jadi tidak ada batasan ingin memberikan shodaqoh berapa baik minimum atau maksimum, yang pasti shodaqoh tersebut sebagai wujud peduli kepada sesama dan bersyukur atas nikmat-Nya.

Kalau sampai sini, sudah pada paham kan apa itu Infaq, Zakat, dan Sodaqohnya ya kan? Semoga saja artikel ini bermanfaat dan terima kasih sudah mau berkunjung serta membaca postingan ini. Jangan lupa feel free to drop your comments yah sobats.

~Blessed
Khoirur Rohmah





You Might Also Like

0 komentar

Terima kasih sudah membaca dan berkunjung kemari.
Salam kenal, jangan lupa tinggalkan komentar kalian ya, supaya bisa berkunjung balik. Hhee. ^_^

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Contact Me

Jika ingin mengontak saya untuk keperluan publikasi, kerjasama, ataupun pertanyaan lain tentang blog ini bisa dengan mengirim email langsung ke rurohma95@gmail.com.
Terima kasih -
Copyright by Khoirur Rohmah
Fastabiqul Khoirots

Like us on Fanpage

Kicauan Saya