Cinta Pertama Seorang Adik Perempuan

Mei 15, 2019



Bismillaahirrohmaanirrohim
Halo sobats. Alhamdulillah di tanggal 16 bulan Mei ini, aku bersyukur banget bisa bangun pagi. Lebih awal pula. Biasanya aku bangun sekitar jam 3 lebih. Tapi hari ini aku bisa bangun tidur jam 2 kurang dikit, hhehee. Sehingga aku bisa memanfaatkan waktu yang cukup panjang menurut aku, untuk mainan HP terus sholat hheee.

Di hari ini pula, adalah hari yang spesial buatku. Karena di tanggal inilah kakak aku dilahirkan. Satu-satunya kakak laki-laki yang ada dalam keluargaku, juga saudaraku. Dia spesial banget buat aku. Terlebih untuk kekaguman seorang adik pada kakaknya. Walau di awal-awal sih, aku sendiri yang memang rese’ sama kakak aku. Hahahha

Rese’ gimana?

Iya dalam tingkah aku sehari-hari. Maunya dapat porsi kasih sayang yang sama kayak kakak cowok aku itu. Tapi beda perlakuan dari emak. Sehingga untuk melampiaskan, dan mencari perhatian mereka, aku malah sering bikin masalah yang mengakibatkan mereka berdua juga kakak aku lainnya. hahaha

Maklum, saudara aku banyak. Tapi yang paling mengena sih, kakak laki-laki aku. Dia yang paling banyak berkontribusi padaku, terlebih untuk pendidikanku, hingga bagaimana aku bersikap dan meniru kemampuannya. Walau ada kemampuan miliknya yang tidak bisa aku miliki. Hahahhaa.

Kemampuan yang aku dapat darinya salahsatunya belajar komputer. Aku nggak tahu, tanpa peran dia yang saat SD membuka rental komputer dengan dana dari uang kerjanya sebagai murid juga sebagai tata usaha di sekolah aliyah yang mana tempat aku mengenyam pendidikan 3 tahun kemudian tersebut, aku mungkin nggak bisa mempelajari ilmu untuk teknologi yang sangat diperlukan di tahun 2007-an tersebut.

Mungkin hanya itu aja salahsatu kemampuan yang paling menonjol yang aku miliki darinya. Bahkan tetangga atau orang terdekat aku pun banyak mengatakan kalau kemampuan yang kumiliki juga bisa jadi diturunkan dari kakak. Kenapa kakak? Bukan bapak? Nanti aja, hahahaaa.

Kakak cenderung ekstrovert, beda jauh dengan aku. Dia bisa berkomunikasi dang influence banyak orang atau audience nya. Bakat jadi MC, cocok jadi sales marketting, tapi dia fokus ke guru dan setelah masa jabatannya habis, dia melanjutkan ke bidang yang jauh dari mata kuliahnya. Semacam sales marketting, tapi dia ada di bagian penyaluran produk perusahaan pada cabang-cabangnya.

Sedangkan aku, mau berdiri di depan panggung aja gemetaran dan lebih nggak PD lagi. Walau sering mendapat bagian menjadi MC di acara pengajian samping rumah, itu pun tak seluwes, tak selihai bakat alami yang dimiliki kakak.

Begitu juga untuk urusan influence. Sedikit banyak aku belajar darinya seperti sikapnya yang ramah pada oranglain, dan menghormati sama yang lebih tua. Tapi ya, tetep nggak bisa menandingin bakat alami si kakak aku tersebut. Hahahaha. Walau aku sadar setiap anak memiliki bakatnya masing-masing.

Tapi mengapa harus kakak yang lebih berperan aktif?


Iya, kakak yang dari sejak aku SD sudah berjuang untuk mencari dana demi pendidikanku selanjutnya dengan bekerja part time. Sebagai pelajar Madrasah Aliyah, juga bekerja sebagai Tata Usaha di sekolah karena kemampuan komputer yang dimilikinya sangat bagus. Bahkan untuk urusan bahasa Inggris, dia bisa.
 


Bahkan dia juga terus membiayaiku sekolah hingga aku dinyatakan lulus Madrasah Aliyah. Pada saat itu, kakak sudah memiliki keluarga kecil. Otomatis tanggungjawabnya membiayai pendidikanku sudah selesai. Jika harus melangkah melanjutkan pendidikan yang lebih tinggi, keluarga tidak mengijinkan dikarenakan terkendala “bagaimana biayanya, dapat dari mana?”. Yah seperti itulah.

Cinta Pertama Seorang Adik Perempuan


Sejak setelah aku dilahirkan, aku belum pernah tahu masa di mana aku bertemu, atau bertatap muka dan melihat seperti apakah sosok ayahku itu? Apakah dia mirip dengan wajah aku? Bayangan aku selalu dihantui seperti itu. Bahkan aku dulu saat kecil cenderung lebih easy going tentang keberadaan bapak. Malah aku sempat menganggap jika aku ini anak yatim. Tapi aku nggak pernah terpikirkan untuk mencari.

Hingga akhirnya aku bekerja dan hanya mengurusi kebutuhan emak, kakak perempuan aku memberitahukanku lebih detail lagi soal sosok bapakku seperti apa dan mengapa tak pernah muncul. Saat itulah esmosi dan shock benar-benar menyelimutiku. Sampai-sampai berharap tak apa jika tidak bertemu dengannya. 


Mungkin bagi orang lain. Cinta pertama seorang anak perempuan itu adalah sosok ayahnya. Tapi bagiku, sosok yang paling mengena adalah kakakku. Pejuang hingga aku bisa ada di titik sekarang ini,juga berkat didikan dan pendidikan yang diberikannya padaku dengan tulus ikhlas pada adiknya. Jadi nggak heran misalkan ketemu beliau, aku nggak nyaman dan lebih dekat sama kakak laki-lakiku.

Di hari ini, kakak sedang merayakan ulang tahun yang ke-35 . Aku ingin mengucapkan banyak banyak terima kasih padanya untuk semua hal yang pernah dilakukannya untukku. Perjuangannya untuk keluarga. Khususnya aku dan emak. Semoga diberikan kelancaran dalam menafkahi keluarga kecilmu, diberikan kesehatan selalu, umur yang berkah, keluarga yang sakinah, mawaddah, warahmah, serta apa yang menjadi hajatnya diijabah oleh-Nya Aminn.


Yah, mungkin itu adalah sekian curhatan aku yah sobats. Terima kasih sudah berkunjung kesini dan juga membaca postingan aku. Jangan lupa, feel free to drop your comments.

~see you soon
Bessed,
Khoirur Rohmah

You Might Also Like

21 komentar

  1. Subhanallah. Semoga kakak dikaruniai kelebihan rejeki dan kesehatan ya Roham

    BalasHapus
  2. So sweet~ kakak adik yang akur dan sangat kekeluargaan. Kakak nya sudah bertanggung jawab ke keluarga sejak masih sekolah, salute

    BalasHapus
  3. Duhh aku terharu bacanya sampe sampe mau nangis. Ingat sama kakak laki-lakiku sendiri yang jumlahnya ada 5 orang. Dan cinta pertamaku bukan sama mereka :(

    BalasHapus
  4. Nah, kalau di keluarga Simanjuntak, justru aku jadi anak sulung.
    Jadi kalau ada apa-apa, aku suka diminta "pasang badan" bahahaha.
    Tapi, aku maklum kog, memang itulah gunanya sebagai "senior", tsaaah...

    Baidewei,
    Selamat milad ya buat kakaknya Rohma, semoga diberi usia penuh berkah...

    Aamiin...

    BalasHapus
  5. Ya Allah senengnya punya kakak. Saya anak pertama, jadi saya hanya punya kakak sepupu. Beruntungnya punya kakak yang baik seperti itu, semoga mba dan kakak serta keluarga selalu dalam lindungan Allah. Bahagia dan berkah selalu. aamiin..

    BalasHapus
  6. Terharu bacanya, kakak memang ia the best ya, selamat ulang tahun semoga panjang umur, sehat dan bahagia. Dia pasti bahagia punya adik sepertimu mak

    BalasHapus
  7. Aku bacanya kok sedih yah...jadi keingetan kakakku satu-satunya, kakak laki-laki yang menjadi wali nikah sekaligus penganti sosok ayah sejak kecil. Semoga semua kakak akan selalu menjadi cinta pertama adik-adiknya dan tetap saling sayang sampai akhir usia.

    BalasHapus
  8. Aku gak tau gimana rasanya punya kakak, karena aku anak pertama dalam keluarga. Yg aku tahu bahwa sebagai kakak memang punya tanggung jwb lbh berat di pundaknya

    BalasHapus
  9. Masya Allah mba.. alhamdulillah punya kakak yang sangat menyanyangi adik dan keluarganya ❤.

    BalasHapus
  10. Saya tersentuh banget dengan bentuk kasih sayang yang terjalin antara kakak dan adik, dengan ketiga adik saya pun saya berusaha sebisanya untuk mempererat jalinan persaudaraan kami dan kebahagiaan yg tercipta saat itu benar2 menenangkan

    BalasHapus
  11. Selamat milad buat kakaknya. Semoga selalu diberi keberkahan dalam usinya, tetap menjadi teladan dan juga pembimbing bagi keluarga kecilnya dan juga adik perempuannya

    BalasHapus
  12. Wah, jadi terharu. Aku pun punya kakak laki-laki yang dulu membiayai kuliah aku..Semoga sehat-sehat selalu ya mba buat semuanya

    BalasHapus
  13. Masya Allah terharu, btw selamat ulang tahun yah buat kakaknya Rohmah, smg sehat selalu dan diberkahi. amin

    BalasHapus
  14. Sebagai anak prtama aku dlu pengen banget punya kakak yang bisa ngayomi hehe. Senang ya mba akur sama kakak

    BalasHapus
  15. BAcanya sambil nahan nangis, hiksss... terharu deh tanggung jawab kakak Rohma sedari kamu kecil. Mengaminkan doa Rohma aja, yang terbaik ya untuk kakakmu sekeluarga

    BalasHapus
  16. Semoga Kakakmu sehat selalu ya Rohmah. Jangan lupa tuh terima kasih juga oada istrinya. Karena laki-laki yang udah berkeluarga terus masih biayai adiknya tuh pasangannya berarti legowo banget karena mau berbagi

    BalasHapus
  17. Salut buat kakaknya...rejeki kakaknya insyaallah barokah

    BalasHapus
  18. Relationship goals bangeett...
    Kakak aku juga laki semua dan alhamdulillah...mas-masku juga sangat perhatian.
    Meskipun saat ini kami berjauhan, tapi kalau ada waktu (libur) biasanya, suka pada telponan.

    Seruu banget punya saudara kandung.

    BalasHapus
  19. Terharu bacanya aku juga pengen nanti anak-anakku kelak akur dan saling support satu sama lain :)

    sehat2 selalu untuk kakanya mba :)

    BalasHapus
  20. ikut mengaminkan doa untuk kakaknya.

    Jadi inget kakak laki-laki aku yg berkunjung ke Qatar akhir tahun lalu. Tujuan utama beliau ke Belgia, tapi cari tiket yang bisa mampir sekian jam di Qatar demi nengokin adek perempuannya yang dibawa merantau sama suami. Cuma ketemu gak sampe 24 jam aja aku udah seneng banget.

    BalasHapus
  21. Aamiin. Semoga doamu untuk kakak diijabah sama Alloh.

    Aku terharu bacanya. Tetap semangat, ya!

    BalasHapus

Terima kasih sudah membaca dan berkunjung kemari.
Salam kenal, jangan lupa tinggalkan komentar kalian ya, supaya bisa berkunjung balik. Hhee. ^_^

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Contact Me

Jika ingin mengontak saya untuk keperluan publikasi, kerjasama, ataupun pertanyaan lain tentang blog ini bisa dengan mengirim email langsung ke rurohma95@gmail.com.
Terima kasih -
Copyright by Khoirur Rohmah
Fastabiqul Khoirots

Like us on Fanpage

Kicauan Saya