‎ ‎
personal lifestyle blogger jember

Suka Duka Punya Motor Tua yang Sering Mogok Sebelum Mengenal Oli X-Ten

Pengalaman Ganti Oli Motor dengan X-TEN Planet Ban


Bismillaahirrohmaanirrohim

Halo sobats, siapa sih di sini yang merupakan pengguna motor untuk berkendara setiap ‎harinya? Kalau kamu salahsatunya, boleh dong spill di bawah. Selain itu, apakah kamu juga ‎termasuk pengguna atau pecinta motor tua? Jika iya, yuk lah sharing di kolom komentarnya. ‎Karena aku ingin membagikan kisah suka duka memiliki motor tua Honda Astrea Impressa. ‎Kira-kira seperti apa itu? Simak terus ya..‎


Punya Motor Sesuai Yang Keinginan atau Asal Punya Motor


Alasan pilih Motor Tua Honda Astrea Impressa
Si hitam Niko Astrea

Dulu, sebelum memiliki si Astrea ini aku tidak berekspektasi apapun ketika memiliki sepeda ‎motor itu harus dengan spesifikasi apa. Tapi, karena masukan dari kakakku, beliau ‎menyarankan untuk membeli sepeda motor saja, bekas pun nggak papa asal masih bisa ‎digunakan. Sebab, sejak awal kerja sudah naik sepeda kayuh setiap harinya. Bahkan aku sudah ‎memulainya dari MTs hingga Madrasah Aliyah yang jaraknya cukup jauh dari rumah. Oleh ‎karena itu, karena di awal-awal kerja belum terlalu banyak pengeluaran, maka kakakku ‎menyarankan hal tersebut. Membeli motor. Lagipula itu juga butuh sih.‎

Kemudian, kakak ipar memberitahuku jika ada motor tua dengan spesifikasi ini itu. Sparepart ‎masih ori bawaan, dan motor dijual karena orangnya butuh uang, kira-kira aku mau apa nggak. ‎Jika aku tidak jadi ambil itu sepeda motor, maka kakaku yang akan membelinya.‎


Dengan dorongan tersebut dan karena budget untuk pembelian motorku juga sesuai dengan ‎tabungan yang kumiliki. Maka diputuskanlah untuk akhirnya membeli motor tua Honda Astrea ‎Impressa tersebut.‎


Ya, walaupun kadang ada yang ingin memiliki motor, dia bisa mendapatkan apa yang ‎diinginkan. Tapi ada pula yang ingin motor, tapi asal punya motor. Yang berarti, jangan dilihat ‎dari yang tampak, karena fungsinya pun juga sama. Hal tersebut yang akhirnya kutanamkan ‎setelah memiliki Honda Astrea Impressa ini. ‎


Suka Duka Punya Motor Tua Honda Astrea Impressa


Ketika memiliki motor, bukan berarti kendala yang biasa aku alami itu berakhir karena tidak ‎lagi mengayuh sepeda ya. Justru dengan memiliki motor pertamaku inilah yang akhirnya ‎memberiku pengalaman suka dan duka yang mungkin orang lain juga pernah merasakannya, ‎khususnya bagi pengguna motor tua yang awam akan permesinan. Hahahaa

Suka duka punya motor tua
Suka Duka punya Motor Tua


Yaudah deh, daripada intronya terlalu pan to the jang atau panjang, yuk mari kita sebutin deh ‎apa aja sukanya dan dukannya. Check this out


Sukanya Punya Motor Tua


‎1.‎ Tampilan aesthetic

Mungkin hal ini tidak pernah terbersit dibenakku saat awal-awal memilikinya. Karena ‎aku merasa kurang percaya diri jika melihat kendaraan milik teman-teman cewek di ‎tempatku kerja menggunakan motor matic. Tapi berbeda halnya dengan beberapa ‎tahun kemudian. Bahkan aku dengan percaya diri dan lebih tertempa apabila dipandang ‎sebelah mata jika menggunakan motor tua ini. Karena bagaimanapun, ini motorku dan ‎hasil jerih payah sendiri. Malahan tampak lebih aesthetic di tengah motor keluaran ‎baru, hehehe.‎


‎2.‎ Lebih Awet Bahan Bakar

Dibalik rasa kurang percaya diriku saat itu, aku merasa bangga dengan motorku ini. ‎Karena dia termasuk kendaraan yang bahan bakarnya awet. Apalagi untuk orang yang ‎pertama tahu itu motorku, meraka mengatakan jika Astrea Impressa ini awet bahan ‎bakarnya apalagi kalau yang onderdilnya masih ori. Dan udah dibuktikan sendiri sih saat ‎perjalanan ke luar kota dulu. ‎


‎3.‎ Barang Antik Incaran Motor Tua Lovers

Pernah ngeremehin motor tua milik sendiri, tapi ternyata masih ada orang yang naksir ‎dengan motor milikku. Ya, saat itu ada seorang bapak pengusaha di desaku yang ‎tertarik dengannya. Bahkan beliau menanyakan berapa harga motor tua ini apabila aku ‎menjualnya. Tapi sayangnya aku tidak berniat untuk menjualnya. Dari situ, aku tambah ‎yakin, motor tua ini sebuah rezeki buatku yang mungkin sedang diimpikan oleh orang ‎lain. ‎


Dukanya Punya Motor Tua


Sepertinya jika harus menyebutkan dukanya aku sedikit menarik napas dalam-dalam nih sobats, ‎karena beberapa kali mengalaminya sendiri khususnya ketika masih bekerja dulu. Yang tak lain ‎dan nggak akan jauh-jauh dari yang namanya mogok. Hahahaa

Mogok Karena Busi Kotor dan Tersumbat

Masih ingat dimemoriku, ketika akan pulang kerja. Motorku tidak bisa dihidupkan. ‎Apalagi aku termasuk kloter terakhir pulang karena termasuk bagian depan. Tapi ‎beruntung masih ada teman laki-laki yang datang menghampiriku dan membantu ‎masalah yang terjadi pada motorku. Begitu dia memeriksa bagian dalam motorku, dia ‎mengatakan kalau businya kotor. Sehingga nggak bisa jalan atau motor jadi mogok. ‎Kemudian, dia meminjamkan busi cadangan motor miliknya untuk dipasang di motorku. ‎Makasih banget deh buat Anas, ehhehee.‎


Mogok Karena Kabel Busi Bermasalah

Aku lupa ini tepatnya kejadian di mana, tapi yang pasti mogok karena masalah ini juga ‎pernah terjadi. Bahkan saat aku lagi tidak di rumah. Kebanyakan ketika di tempat kerja ‎atau lagi keluar kemana gitu. ‎


Mogok Karena Tidak Dipanaskan

Salahsatu dari sekian alasan kakak memarahiku karena tidak memanaskan motor ketika ‎akan keluar rumah. Entah untuk kerja atau sekadar jalan kemana. Karena kebiasaan ‎burukku ini, ketika akan berangkat kerja, motor tidak mau jalan, atau menyala bentar ‎lalu mati, begitu terus. Dan alasan lain kakakku marah karena hal setelah ini ‎


Mogok Karena Telat Ganti Oli

Karena aku awam dan kurang peduli terhadap motor saat awal-awal memilikinya. Jadi, ‎ketika di cek sama kakak kalau motornya sudah waktunya ganti oli tapi dibiarkan saja ‎untuk jalan, aku dimarahin habis-habisan. Hehehee. Ya pikirku untuk service motor ‎cukup diurusi sama kakak aja. Nggak. Karena marahan tersebut, eh bukan. Karena ‎nasihat kakak membuat aku lebih peduli dengan jadwal kapan harus ganti oli. Justru ‎dengan arahan beliau, aku akhirnya bertemu dengan Oli X-Ten di Planet Ban yang ‎membuat drama motor tua punyaku tidak terjadi lagi.‎


Ganti Oli Motor Tua di Planet Ban dengan X-TEN


Sebenarnya aku saat awal-awal mau service dan ganti oli di Planet Ban itu agak ragu, khawatir ‎mahal gitu. Tapi, karena yakin dengan kualitas yang diberikan dengan adanya cabang Planet ‎Ban yang tersebar di kotaku. Sehingga aku memutuskan untuk membawa motor tua Honda ‎Astrea Impressa punyaku di Planet Ban Cabang Kaliwates di Jalan Achmad Shiddiq, Jember. Btw ‎ini adalah cabang Planet Ban terdekat dari tempat tinggalku.‎


Begitu sampai di sana disambut langsung dengan mas-mas nya. Ditanya apa yang bisa dibantu ‎dengan keramahtamahan. Sesuai dengan niat awalku untuk ganti oli, maka kemudian mereka ‎dengan segera mempersiapkan alat yang dibutuhkan. Namun, aku ditanya kembali perihal oli ‎seperti apa. Karena hal itu merupakan pertama kalinya, sehingga aku menjawab yang sesuai ‎dengan motor tua milikku.‎


Masnya dengan gerak cepat menyodorkanku oli X-TEN yang terpampang di rak depan berjejer ‎dengan oli lainnya dengan berbeda warna tentunya ya. Beliau mengatakan apabila untuk motor ‎tua, lebih baik pakai yang warna kuning, karena sedikit kental dan cocok untuk mesin motor. ‎Terlebih beliau menyampaikan jika oli X-TEN ini termasuk oli dengan tipe ester, yang jauh lebih ‎bagus dari Full Synthetic. Sembari masnya menunjukkan tanda piramid yang berisikan ‎keterangan tersebut pada botol oil X-TEN.‎


Dari situlah aku baru tahu apa bedanya oli X-TEN dengan yang aku pakai sebelumnya. Mas-‎masnya sangat membantu untuk aku memahami terkait oli tersebut. Bahkan masnya juga ‎dengan senang hati menyampaikan apabila hari itu lagi ada promo potongan 5.000 apabila ‎ganti oli jika mengunduh PLANET Ban Apk di Playstore. Dengan dipandu masnya, akhirnya aku ‎bisa klaim itu promo saat pembayaran untuk ganti olinya.‎


By the way, saat ganti oli di Planet Ban waktunya cukup cepat ya. Nggak sampai 15 menit ‎menunggu deh. Oh ya, ketika aku menanyakan kepada masnya, kira-kira ganti oli berapa bulan ‎sekali? Beliau menyampaikan jika untuk pemakaian yang teratur atau rutin setiap hari, paling ‎tidak 1 sampai 2 bulan ganti. Kemudian masnya juga mengatakan kalau misal mau nambah ‎angin atau nitrogen bisa di Cabang Planet Ban manapun. Apalagi Nomor Polisi motorku sudah ‎tercatat pada database Planet Ban. Itu pun tanpa biaya ya, atau free.‎


Keunggulan oli X-TEN Planet Ban


Untuk kamu yang mungkin juga sudah waktunya motornya untuk ganti oli, jangan ragu-ragu ‎untuk ganti oli di Planet Ban, ya. Karena oli X-TEN yang dimiliki Planet Ban memiliki ‎Keunggulan yang baik untuk keberlangsungan motormu. Jenis apapun itu, entah yang tua atau ‎muda, bisa banget. Kamu cukup sampaikan tipe motormu pada petugas Planet Ban. Berikut ini ‎keunggulan oli X-TEN Planet Ban:‎


a.‎ Oli Tahan Lama

Engine Oil USP Planet Ban ini mampu bertahan lama sampai dengan 5.000 KM atau 2x ‎lebih lama dari oli biasa

b.‎ Entengnya Tahan Lama

Membuat tarikan motor jadi lebih enteng hingga jadwal ganti oli berikutnya

c.‎ Bikin Mesin Tahan Lama

Oli tidak akan meninggalkan kotoran pada mesin, sehingga mampu mendinginkan dan ‎mengurangi gesekan di mesin

d.‎ Mengandung Bahan Ester

Salahsatu bahan yang tidak dimiliki oli lain. Bahkan berada di tingkat paling atas dari ‎type sebelumnya yang membuat oli jadi tahan lama

e.‎ Ketahanan tinggi pada Panas

Performa mesin kendaraan akan tetap baik sekalipun pada saat temperatur mesin ‎tinggi.‎


Kesimpulan ‎


Overall, untuk cewek yang pertama kali memutuskan ganti oli di Planet Ban adalah sebuah ‎pilihan yang tepat. Kita bisa bertanya kepada petugas pada apa yang ingin diketahui berkaitan ‎dengan motor. Jangan khawatir kesulitan menemukan Planet Ban karena cabangnya tersebar ‎di berbagai kota di Indonesia. Soal harga dijamin terjangkau, bahkan tidak ada biaya untuk ‎ganti olinya. Btw untuk ganti oli motor tua di Planet Ban waktu itu aku hanya mengeluarkan ‎uang Rp 38.000 saja. Tapi karena mendapatkan diskon Rp. 5.000, maka aku cukup membayar ‎Rp. 33.000 saja. Nah, gimana?‎


Selain ganti oli, di Planet Ban kamu juga bisa ganti ban, maupun service kendaraan kamu ya ‎sobats. Paket lengkap lah, apalagi pelayanannya oke banget.‎


Nah, itu dia sekadar informasi terkait suka duka punya motor tua yang sering mogok, hingga ‎akhirnya bertemu oli X-TEN di Planet Ban. Semoga bermanfaat ya, jangan lupa tinggalkan ‎komentar kamu di kolom bawah ini ya. ‎


Terima kasih sudah membaca dan berkunjung di artikel ini. sampai jumpa pada postingan ‎berikutnya.‎


‎~blessed‎

Kr. Rohmah


17 komentar

Terima kasih sudah membaca dan berkunjung kemari.
Salam kenal, jangan lupa tinggalkan komentar kalian ya, supaya bisa berkunjung balik. Hhee. ^_^
  1. Motor tua memang legend, ala-ala zaman jadul masih aesthetic kalau dipakai ke mana-mana dan masih awet. Memang umumnya itu kendalanya mogok, ada aja yang rusak saat di jalan. Terima kasih sharingnya!

    BalasHapus
  2. Gak hanya body motor, dan mesinnya aja ya yang perlu diperhatikan untuk sebuah motor, rutin ganti oli ini nih jadi kunci juga.

    BalasHapus
  3. Ini tuh lebih tua dari Honda Legenda, nggak sih? Pernah belakar motor pakai itu, mudah sih karena bodynya pendek.. hihihi.. kalau udah tua gini, masih dijual nggak ondeedilnya atau udah langka?

    BalasHapus
  4. hihi sekarang jangan diliat motornya yang tua, yang penting olinya prima ya kak :) bisa mendukung performa mesin jadi maksimal ;)

    BalasHapus
  5. Punya motor suka mogok memang merepotkan ya mbak
    Makanya perlu dirawat
    Salah satunya ya dengan memberikan oli yang terbaik bagi motor

    BalasHapus
  6. Sebenarnya kendaraan tua alias jadul itu melegenda dan bisa jadi barang antik ya. Selain berkualitas juga ada nilai seni. Kalau perawatan baik meski jadul tetap gagah dan tenaganya ok. Jadi kuncinya jangan salah di perawatan ya

    BalasHapus
  7. Iya sih ya. Urusan ganti oli ini memang penting bagi pemilik kendaraan. Kita kudu rutin ganti oli. Kata bapakku biar nggak ngejump gitu sih. Cuma aku nggak tahu maksudnya. Ya sekedar mengikuti saran saja. Rutin ganti oli.

    BalasHapus
  8. iya nih kak..tantangan merawat motor tua itu kalau mogok-an yaa.. ada juga sodaraku punya motor tua. akhirnya sekarang dipakai aktivitas di desa aja.. biar ngga repot juga hehe

    BalasHapus
  9. Ipar saya juga suka motor tua. Tentu rasa sentimental dan nostalgia membuat nilainya jadi istimewa ya.

    BalasHapus
  10. Wah punya motor tua asik lho...bener bnget hrganya makin mahal ...tp perawatannya lumayan ya mba...untung ada oli X-TEN di Planet Ban. Ada promonya juga ya klu beli oli ini...

    BalasHapus
  11. ada keuntungan dan kelebihannya ya, motor tua kalau rutin dirawat pasti masih sangat mumpuni untuk digunakan sehari hari. Bisa jadi suatu saat bakal jadi motor paling dicari karena langka banget hehehe

    BalasHapus
  12. Ya ampun Astreaa, ini mah kayak motor bututnya Ayahku. Si tua tapi bandel. Btw aku baru tahu lho kak kalau di Planet Ban juga bisa ganti oli, selama ini aku taunya cuma jualan dan ganti ban doang huhu. Bakal ganti oli di Planet Ban aja deh, deket rumah

    BalasHapus
  13. Planet ban recomended untuk mengganti ban dan oli yg original tidak abal abal.
    Soalnya banyak oli yg abal abal lho

    BalasHapus
  14. Semua mesin sangat membutuhkan sistem lubrikasi. Termasuk pada motor, olinya harus rutin diganti, karena ketika telat ganti oli, maka akan sangat mempengaruhi pada sistem pembakaran begitupun sistem piston dan silinder. Oli dengan bahan Ester akan lebih mudah membersihkan sisa pembakaran pada sistem silinder dan mesin tidak mudah mengalami overheating.
    Oli X-TEN rekomended banget karena mengandung ester.

    BalasHapus
  15. Jujur saya baru kenal dengan Planet Ban
    Saya jadi langsung sarankan ke suami karena pas banget mau ganti ban plus oli motor peninggalan bapak mertua

    BalasHapus
  16. aku baru tau brand Oli X-Ten mbak. Ga hapal merk oli juga
    jadi inget waktu SD dulu, bapakku juga punya motor tua dua tak, bahkan sampai aku SMA masih aku pakai. Siswa lain pakainya motor yang oke minimal honda astrea ya waktu itu udah bagus, aku bawa yang dua tak hahaha. Emang kuno keliatannya dan pas kuliah sempet make kalau balik ke jember, kesannya aneh hahaha.

    BalasHapus
  17. Aku ikutan...
    Pakai motor tua juga.. Justru gak bisa (lebih tepatnya, gak ahli) kalau pakai motor matic. Jadi lebih seneng model motor manual. Sehingga dengan perawatan yang rutin setiap bulan, motor tua pun masih oke punya doonk..

    BalasHapus

Chingudeul