Dear Covid-19, Inilah Pengaruhmu terhadap Kehidupan Sehari-hari

Senin, 27 April 2020

pengaruh covid-19 terhadap kehidupan sehari-hari
sumber gambar by pexels



Bismillaahirrohmaanirrohim...
Membahas terkait miss covid-19 tentu tidak akan pernah habisnya untuk saat ini. Ada kalanya sedih, khawatir, kalau bisa menyerang kita, maupun keluarga kapan saja, Naudzubillah. Di lain sisi, kita nggak boleh terlalu cemas secara berlebihan. Karena bisa membuat sesuatu hal yang belum terjadi bakal terjadi. Selain itu, diperlukan berbagai langkah supaya kita dapat terhindar dari pandemi yang tengah mewabah negeri ini.

Covid-19 yang mana sebuah penyakit yang menyerang saluran pernapasan seperti kasus Pneumonia yang ditandai dengan salahsatu gejala seperti demam, kemudian sesak napas ini diduga berasal dari pasar hewan dan makanan laut di Kota Wuhan, Tiongkok.


Virus corona dengan nama ilmiah novel corona virus (2019 n-CoV) ini telah dilaporkan oleh pemerintah Tiongkok ke WHO di akhir tahun 2019. Kemudian menyebar ke berbagai negara hingga WHO menyatakan darurat global dikarenakan virus ini. Bahkan Indonesia yang menurut salahsatu pejabat pemerintah kebal dari corona, ternyata terpatahkan karena di tanggal 2 Maret 2020 terdapat 3 pasien positif corona disebakan salahsatu perempuan yang terkena tersebut melakukan pertemuan dengan WNI Jepang yang masuk ke Indonesia di tanggal 14 Februari 2020.

Penyebaran virus corona di Indonesia pun lebih cepat dari dugaan, sebab sudah tersebar ke 34 provinsi dengan kasus terbanyak berada di wilayah DKI Jakarta. Dan pembagian tiap kasus pandemi ini dibedakan dari varian pasien, yang telah menjalani perawatan, hingga rangkaian test yang perlu dijalankan, seperti :
- Terdaftar sebagai pasien positif corona (memiliki gejala virus corona)
- Orang dalam pemantauan (ODP)
Memiliki gejala ringan dan punya riwayat ke berbagai negara yang menjadi tempat penyebaran virus corona, atau pernah ada kontak dengan pasien positif corona.
- Pasien dalam pengawasan (PDP)
Orang yang memiliki gejala infeksi saluran pernapasan akut, hingga pneumonia ringan maupun berat, memiliki riwayat bepergian ke berbagai wilayah tempat penyebaran virus corona, dan melakukan kontak dengan pasien yang positif covid-19. Pasien ini perlu melakukan pemantauan di rumah sakit.
- Orang tanpa gejala (OTG)
Oang yang tidak punya gejala namun memiliki risiko tertular dari pasien positif corona, sekalipun tanpa melakukan kontak fisik.

Setelah itu, pemerintah melakukan usaha dengan mengeluarkan kebijakan seperti penggunaan masker, social distancing, penyemprotan disinfektan, lockdown hingga PSBB untuk wilayah tertentu.

Adanya kebijakan pemerintah yang disebabkan oleh Covid-19, berpengaruh terhadap kehidupan sehari-hari yang telah dirasakan oleh seluruh warga masyarakat Indonesia. Kamu pun juga merasakannya kan sobats?

Dear Covid-19, Inilah Pengaruhmu terhadap Kehidupan Sehari-Hari


Salahsatu pengaruh yang kurasakan akibat virus cobid-19 ini salahsatunya “tidak bebas” seperti halnya tinggal di rumah mertua, ehh. Wkwkkwkwk. Curhat neng?. Back to main topic. Iya nggak bebas sebab mau keluar rumah, seperti ada ancaman bisa terkena dari orang yang tidak tahu riwayat sebelum kontak fisik dengan kita. Mau pergi ke tempat makan pun juga hati-hati, mau ke supermarket, atau ke pasar pakai masker, handsanytizer, dan lainnya. Bahkan saat mengobrol pun perlu jaga jarak, huhuuu.

Nah, di postingan ini aku akan membahas pengaruh covid-19 terhadap kehidupan sehari-hari yang mungkin kamu juga ikut merasakannya pula. Berikut ini adalah daftar pengaruh virus corona yang sudah aku bagi baik sisi negatif, hingga positifnya, lets check this out :

Pengaruh virus Covid-19 untuk hal Positif :

1. Kondisi bumi lebih baik disebabkan polusi udara global turun
2. Lebih dekat dengan keluarga
3. Punya spare time untuk mendekatkan diri kepada Tuhan
4. Lebih menjaga kesehatan dan kebersihan diri maupun lingkungan
5. Muncul hobi baru
6. Banyak pembelajaran atau webinar secara online dan siapapun boleh ikut
7. Terbuka peluang untuk bisnis mikro atau makro yang mana produknya dibutuhkan masyarakat, seperti masker, hingga jajanan.

Pengaruh virus Covid-19 dari sisi Negatif :

a. Ekonomi
1. Dari sektor pariwisata banyak yang ditutup dan tidak diperbolehkan untuk menerima wisatawan di berbagai wilayah di Indonesia. Hal ini berdampak akan ekonomi masyarakat sekitar yang mengandalkan pencaharian dari adanya wisatawan yang berkunjung di destinasi wisata tertentu.

2. Dari sektor transportasi, seperti penerbangan, tidak boleh beroperasi apalagi dari atau ke negara yang sudah tersebar virus corona. Moda transportasi umum pun juga sepi penumpang, sebab masyarakat tidak boleh keluar rumah rumah, dan dianjurkan jaga jarak. Hal itu berdampak pula terhadap pemasukan para sopir angkot, hingga transportasi lainnya.

3. Dari Sektor Perdagangan, pasar menjadi sepi pembeli apalagi para pedagang kecil yang mengandalkan dagangan di pasar untuk kehidupan sehari-hari, pasti sulit untuk mendapatkan penghasilan. Jam buka pasar pun juga dibatasi

b. Pendidikan
Baik lembaga pendidikan dari tingkat taman kanak-kanak, hingga perguruan tinggi diliburkan, dan diganti dengan pembelajaran melalui sistim online, atau dikenal dengan istilah school from home (SFH).

Akibatnya, untuk yang dapat terkoneksi dengan internet, tentu bisa mengakses materi pembelajaran lebih mudah. Jika untuk siswa yang belum terjamah akses internet, otomatis dibebas tugaskan terkait pembelajaran sekolah. Hal ini pun terjadi di salahsatu desa yang ada di Jember. Mungkin di kota lain pun juga ada tentunya. Bahkan aku pernah membaca berita ada seorang guru yang rela mendatangi rumah siswa-siswinya untuk memberikan pelajaran melalui rumah mereka. Jika siswa-siswi tidak bersekolah, para penjaja di sekitar sekolah pun juga mendapat pengaruh terhadap pemasukan sehari-hari.

Pengajar pun dituntut untuk memberikan pembelajaran di tiap minggu hingga per harinya tergantung kebijakan sekolah, maupun kampus. Berdasarkan pengalaman suami sendiri sih, jadwal pembelajaran melalui rumah sedikit lebih menguras tenaga daripada harus mengajar secara tatap muka.

Sebab, selain orangtua diminta mendampingi anak-anak selama proses pembelajaran dengan mengirimkan dokumentasi ke gurunya. Selanjutnya guru pun menerima banyak dokumentasi dari siswa-siswi di kelas yang dipegang. Akibatnya, kalau storage smartphone guru tersebut besar, tentu tetap bisa menyimpan banyak file berupa video atau gambar dari walimurid. Namun untuk guru yang memiliki perangkat dengan memori penyimpanan terbatas, dapat berpengaruh saat menyimpannya.  Hal ini sudah terjadi pada salahsatu guru yang ada di sekolah suami. Yang mana HP nya sampai nge-hang.

Kalau pengaruh covid-19 terhadap adik iparku saat SFH dia kerap kali butuh koneksi internet yang kuat, bahkan saat sakit cacar dia menguatkan diri supaya bisa webinar bersama dosen dan teman kuliahnya. Sehingga saat sudah sehat, dia kadang juga masih pergi ke warnet untuk mencari bahan referensi tugas yang diberikan oleh dosennya. Yang mana harusnya SFH jadi nggak #dirumahaja sebab perlu untuk kebutuhan tugas kuliah.

Kalau cerita kamu terkait pengaruh covid-19 terhadap sektor pendidikan yang mungkin kamu, atau anggota keluarga rasakan itu apa sih? Boleh share  di kolom komentar, ya ....

c. Sosial
1. Jaga Jarak / social distancing
Nggak boleh berkumpul-kumpul. Hindari keramaian, sebab bisa saja kita terkena kontak fisik dengan pembawa virus corona maupun yang sudah terdeteksi positif corona. Oleh karena itu, jadi tidak ada pertemuan di luar rumah, atau di tempat umum seperti tempat makan, pusat perbelanjaan, dan lainnya.

Di tempat umum pun juga sepi, apalagi di alun-alun, tidak ada car free day, semuanya diberi jarak 1m dari 1 orang ke orang lain, semisal antre di loket apotek. Bahkan saat pembagian sembako di dekat rumah pun warga diminta jarak 1m dan dipantau oleh kepolisian dan linmas.

Dengan menjaga jarak, masyarakat pun yang membuat orang-orang yang terbiasa berkumpul-kumpul jadi menahan diri untuk tidak bertemu untuk saat ini.

2. Stay at home / dirumah aja, dan SFH
Tingkat emosi bisa naik nih, apalagi yang perlu mendampingi anak belajar dari rumah, bisa saja orangtua tidak tahan ketika membimbing anak-anak, hehee. Hal ini pernah dicurhatkan oleh salahsatu walimurid di kelasnya suami. Pemasukan sedikit terkendala, namun tidak bisa menghindarkan diri untuk membuat aneka masakan di mana bukannya dapat menghemat keuangan, malah bisa menambah pengeluaran keuangan sekalipun di rumah aja.

d. Kesehatan
Buat orang yang memiliki gejala ringan dari covid-19 jadi takut untuk memeriksakan diri ke rumahsakit, dikarenakan nantinya bisa dirawat di sana. Dan yang semula masih menjadi ODP bisa jadi pasien positif apabila berkumpul dengan yang sudah terkena positif corona.

Beban kerja para tenaga medis pun meningkat. Akibatnya, ada banyak tenaga kesehatan yang harus menghadap illahi, karena capai, hingga terinfeksi virus corona sebab merawat pasien corona.

Nah, kalau menurut kamu, setor apalagi yang mendapat pengaruh dari adanya virus corona ini? Termasuk pengaruh terhadap kondisi psikis diri sendiri yang mulai dilanda kebosanan pun juga ya sobats, hehee. Semoga artikel terkait curhatan pengaruh covid-19 terhadap kehidupan sehari-hari ini dapat bermanfaat. Semoga bumi kian membaik, dan virus corona lekas menghilang, Aminn.

Terima kasih sudah membaca dan berkunjung di artikel ini. feel free to drop your comments  ya....

~Blessed
Khoirur Rohmah


Tidak ada komentar

Posting Komentar

Terima kasih sudah membaca dan berkunjung kemari.
Salam kenal, jangan lupa tinggalkan komentar kalian ya, supaya bisa berkunjung balik. Hhee. ^_^

Copyright © Fastabiqul Khoirots. Blog Design by SkyandStars.co