Bismillaahirrohmaanirrohim
Halo sobats. Siapa nih yang kalau melihat furnitur di rumah yang semula masih mulus, tapi ternyata perlahan berubah bentuknya gegara ulah tamu tak diundang kedatangannya. Terlebih jika menggunakan bahan kayu. Tamu tersebut bernama Rayap. Kalau kamu merasa kesal, saya pun juga demikian.
Pengalaman ini kerap kali terjadi di beberapa furnitur dari kursi di ruang tamu, pintu kamar, meja, bahkan di tempat tidur juga pernah diserbu koloni rayap ini. Apalagi di rumahku lebih banyak furnitur yang menggunakan bahan dasar kayu. Alamat, bisa dipastikan perabot rumah ketahanan usianya akan semakin berkurang.
Pasalnya, kadang sudah dibersihkan, diberi minyak, tetap ada saja sarang yang bisa bikin rayap dapat berkembang biak semakin menjadi-jadi. Bahkan melihat bentuk maha karya mereka aja terasa menjijikan.
Karena penasaran, sebenarnya tamu tak diundang ini asalnya dari mana sih? Dan kenapa mereka gencar banget membuat sarang yang bikin perabot tidak lagi estetik dan nampak indah. Untuk itu, berikut ini aku ingin sedikit menuliskan terkait rayap. Ya.. spesial artikel ini bahas koloni rayap.
Hal yang Perlu Diketahui Tentang Kehadiran Rayap
Saat Rayap Datang tanpa Aba-Aba
Ada banyak alasan kenapa rayap bisa datang sesuka hati mereka. Salah satu hal pemicunya karena rayap suka dengan kondisi rumah yang lembap. Bahkan, kebocoran kecil seperti sirkulasi udara yang kurang baik juga bisa menjadi sarang rayap berkembang. Termasuk adanya tumpukan kayu dan kardus yang tidak tersentuh.
Meski demikian, kehadirannya kadang justru telat disadari. Sebab, ketahuannya sudah terjadi dan terlihat goresan yang disebabkan karena aktivitas koloni rayap tersebut.
Telat Menyadari Kehadiran Rayap
Kalau telat datang bulan karena kehadiran garis dua buat yang menunggu momongan, adalah sebuah kabar bahagia yang dapat membuat senang hati. Berbeda halnya dengan telat menyadari kalau rayap telah menginvasi perabot yang ada di rumah. Sudah pasti bakalan memikirkan bagaimana caranya mengatasi hal tersebut.
Berikut ini adalah hal yang kerap menjadi tanda telat menyadari kehadiran rayap.
- Menemukan serbuk kayu atau sayap rayap di sekitar rumah atau perabotan tertentu
- Mendapati perabotan dengan kayu terasa rapuh
- Kayu terlihat baik di luar tapi rapuh di dalam
Hal seperti inilah yang akhirnya membuat pemilik rumah telat menyadari kalau pergerakan rayap sudah sejauh itu merusak perabot yang berusaha dirawat dengan baik-baik.
Kerusakan Akibat Rayap
Korban dari kebrutalan aktivitas rayap tidak hanya akan merusak perabot rumah semata. Jika hal tersebut dibiarkan, bisa jadi akan merambat ke perabot lainnya. Untuk itu, kerusakan sekecil apapun akibat rayap tetap harus diperhatikan dan tidak boleh diabaikan.
Pencegahan Rayap Datang Tanpa Diundang
Supaya dapat meminimalisir kehadiran rayap di rumah atau menyerbu furnitur yang ada di rumah. Beberapa hal berikut ini dapat menjadi langkah yang perlu diterapkan.
- Mencegah tumpukan kardus ataupun kayu bekas
- Menjaga kebersihan rumah untuk tetap kering
- Memperbaiki kebocoran yang ada di rumah
- Tidak menunggu kerusakan semakin parah
- Lakukan pemeriksaan area rumah secara berkala
Tapi, jika ada perabot kesayangan sudah terlanjur dihinggapi rayap, sebaiknya menggunakan jasa yang dapat membasmi rayap sangatlah diperlukan. Seperti jasa basmi rayap malang yang menjadi solusi furnitur rusak akibat ulah sang rayap.
Penutup
Jujur, sampai sekarang kalau saya melihat furnitur yang sudah digerogoti rayap itu selalu ada perasaan sebal. Sebab, perabot tersebut bisa dipastikan kekokohannya akan sedikit banyak jadi berkurang kekuatannya.
Rayap pun juga berkaitan dengan kebersihan. Ya walaupun saat sudah benar-benar memastikan perawatan perabot di rumah cukup baik. Bisa jadi ada celah yang membuat rayap membuat hunian di bagian perabot rumah.
Semoga, dengan sedikit curahan terkait keresahan aku karena invasi rayap di perabot rumah ini, bisa menjadi informasi yang mungkin kamu butuhkan. Atau kamu mau ikut nimbrung di kolom komentar. Dengan senang hati aku tunggu jejaknya ya.
Terima kasih telah membaca dan berkunjung di artikel ini. Sampai jumpa pada tulisan-tulisan berikutnya.
With love,
KR.Rohmah




Posting Komentar
Salam kenal, jangan lupa tinggalkan komentar kalian ya, supaya bisa berkunjung balik. Hhee. ^_^